Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Relawan Muda di Arus Mudik

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 18 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PDIP Ragukan Usulan Solo Jadi Provinsi: Tak Ada Urgensi Nyata

Wacana Solo jadi provinsi sendiri dinilai belum memiliki dasar kuat dan kurang relevan saat ini.
ErickaEricka24 April 2025 Politik
Jalan Slamet Riyadi Solo, Surakarta
Jalan Slamet Riyadi Solo, Surakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gagasan menjadikan Kota Solo sebagai provinsi mandiri kembali muncul ke permukaan, namun tidak semua pihak menyambut hangat. Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP, Aria Bima, justru mempertanyakan urgensi dari ide pembentukan Daerah Istimewa Surakarta (DIS) tersebut.

Dalam pernyataannya pada Kamis (24/4/2025) di Kompleks Parlemen, Aria menilai bahwa wacana itu belum relevan di tengah kebutuhan pemerataan pembangunan nasional.

Ia juga menyebut Solo sudah berkembang sebagai kota dagang, pendidikan, dan industri, sehingga tidak memerlukan status istimewa.

“Ya, mulai ada keinginan, tapi saya melihat apakah relevansi untuk saat ini?” ujar Aria kepada wartawan.

Aria juga menyatakan bahwa pihaknya tidak terlalu tertarik membahas wacana tersebut, karena tidak melihat ada kebutuhan yang mendesak.

Ia menambahkan, pengajuan status keistimewaan tidak boleh hanya berlandaskan sejarah, tetapi harus melalui kajian akademis dan administratif yang komprehensif.

“Karena pada prinsipnya negara kesatuan ini, kita satu kesatuan wilayah, satu kesatuan ekonomi. Jangan sampai pemberian keistimewaan membuat daerah lain merasa tidak adil,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan keterbukaan terhadap pemekaran provinsi selama tidak mengganggu stabilitas ekonomi.

Namun ia menegaskan bahwa semua usulan harus melalui studi mendalam dan tidak didorong oleh emosi atau kepentingan politik semata.

“Selama tidak mengganggu kestabilan ekonomi, kami terbuka terhadap pemekaran. Tapi semua harus melalui kajian yang matang,” ucap Luthfi pada Selasa (22/4/2025).

Hingga saat ini, usulan Daerah Istimewa Surakarta masih dalam tahap wacana. Belum ada langkah konkret untuk mewujudkannya, dan resistensi politik tampaknya menjadi tantangan utama realisasi ide tersebut.

Dengan berbagai pandangan yang berkembang, arah pembentukan provinsi baru dari Solo masih menjadi tanda tanya besar di tengah peta politik dan administratif Indonesia.

Aria Bima Daerah Istimewa Surakarta Pemekaran Wilayah Politik PDIP Solo Provinsi Baru
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJurnalisme di Bawah Bayang Algoritma
Next Article Kartanegara Coffee Event Angkat Potensi Kopi Lokal Kukar

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Garuda Pertiwi: Semangat Tanpa Batas di Balik Trofi Perdana

Editorial Udex Mundzir

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

1 Agustus, Hari Scarf Pramuka Se-Dunia: Ayo Tunjukkan Scarf-mu

Daily Tips Lina Marlina

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi