Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PDIP Sindir Jokowi: Loyalitas yang Kini Dipertanyakan

Ketegangan meningkat pasca Jokowi dipecat, pernyataan keras terus dilontarkan dari dua pihak.
SilvaSilva20 Desember 2024 Politik
Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus
Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus (.okz)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Drama politik semakin memanas setelah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi diberhentikan sebagai kader PDI-Perjuangan (PDIP). Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, memberikan respons tegas terhadap pernyataan Jokowi yang mengatakan bahwa “waktu akan menguji”. Deddy menyatakan bahwa waktu justru telah membuktikan bahwa loyalitas Jokowi terhadap partai, prinsip, dan konstitusi patut dipertanyakan.

“Waktu sudah menunjukkan bagaimana beliau bersikap. Itu sudah jelas dari surat pemberhentian,” ujar Deddy pada Jumat (20/12/2024).

Deddy juga menyoroti langkah Jokowi selama masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres), khususnya terkait 17 kunjungannya ke Jawa Tengah. Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan gaya politik pork barrel, istilah yang digunakan untuk politik berbasis kepentingan sempit demi keuntungan elektoral.

“Para akademisi pemilu menyebut ini politik gentong babi. Ini jelas menggambarkan motifnya,” tambah Deddy.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan bahwa pemecatannya sebagai kader PDIP akan diuji oleh waktu. Dalam sebuah wawancara, ia menyebut bahwa perjalanan politiknya akan memberikan jawaban atas keputusan partai yang dianggap kontroversial tersebut.

Namun, pernyataan Jokowi ini tampaknya menjadi pemicu perdebatan lebih lanjut. Menurut pengamat politik Universitas Indonesia, Dr. Ahmad Fauzan, ketegangan ini mencerminkan konflik mendalam di tubuh PDIP terkait arah politik partai.

“PDIP tengah menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan soliditas, terutama dengan pemecatan tokoh besar seperti Jokowi,” ujar Fauzan dalam wawancara terpisah.

Sementara itu, berbagai spekulasi muncul mengenai langkah politik Jokowi setelah dipecat. Beberapa analis memperkirakan bahwa ia akan menjadi rebutan oleh partai-partai lain, termasuk NasDem atau Partai Golkar, yang membutuhkan figur kuat untuk meningkatkan elektabilitas di Pilpres mendatang.

Dinamika politik ini menjadi sorotan publik, terutama menjelang Kongres PDIP yang disebut-sebut akan menjadi ajang penentuan arah partai. Hingga kini, belum ada tanda-tanda rekonsiliasi antara Jokowi dan PDIP, sementara rivalitas politik terus memanas.

Jokowi PDIP Pemecatan Jokowi Politik Nasional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePramono Anung dan Rano Karno Menang Pilkada Jakarta 2024
Next Article Fasilitas Air Minum di Bandara Sepinggan Rusak, Penumpang Kecewa

Informasi lainnya

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

26 Januari 2026

Warisan Masalah Era Jokowi

19 Januari 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir

Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Gagasan Udex Mundzir

Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar

Techno Silva

Untuk Apa Kenaikan UMP 6,5% Itu?

Editorial Udex Mundzir

Tom Lembong dan Kriminalisasi Kebijakan Publik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.