Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pelabuhan Baai Dikeruk, Suplai BBM Ditargetkan Lancar Juli

Kemenhub pastikan pengerukan selesai akhir Juni, guna atasi gangguan distribusi BBM dan dukung logistik Pulau Enggano.
ErickaEricka29 Juni 2025 Ekonomi
Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu,
Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bengkulu – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menggenjot pengerukan Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, guna mengatasi hambatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menyebabkan antrean panjang di SPBU wilayah Bengkulu Utara. Operasional pelabuhan ini ditargetkan kembali berjalan normal mulai awal Juli 2025.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan bahwa pengerukan alur pelayaran tahap pertama akan selesai akhir Juni. Proses ini menjadi kunci agar kapal tanker Pertamina dapat kembali bersandar dan menyalurkan BBM secara efisien.

“Kami berharap awal bulan Juli ini operasional Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu bisa dilaksanakan,” ujar Masyhud dalam keterangan pers di Jakarta, Ahad (29/6/2025).

Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai terus melakukan percepatan pengerjaan dan pengawasan proyek ini. Salah satu fokusnya adalah menjamin kelaiklautan kapal serta kesiapan infrastruktur pelabuhan untuk memulai kembali aktivitas bongkar muat BBM.

Gangguan distribusi BBM terjadi akibat pendangkalan alur pelayaran, yang membuat kapal pengangkut tidak bisa bersandar dengan aman. Akibatnya, pada Jumat (27/6/2025) lalu, masyarakat Bengkulu Utara mengalami antrean panjang di sejumlah SPBU. BBM jenis Pertalite, Bio Solar, Pertamax, dan Dexlite dilaporkan sulit didapat, dan beberapa di antaranya diduga sudah habis.

Di tengah kondisi ini, harga BBM di tingkat pengecer melonjak. Pertamax, misalnya, dijual dengan harga Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per liter, meskipun harga resmi per Juni 2025 turun menjadi Rp12.100 per liter.

“Pemeriksaan kelaiklautan kapal akan terus dilakukan guna menjamin keselamatan dan keamanan kapal-kapal yang akan melakukan pelayaran ke luar dan masuk Pelabuhan Pulau Baai,” lanjut Masyhud.

Pemerintah daerah dan pusat diimbau untuk terus bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan ini. Masyhud juga menekankan pentingnya menjaga suplai logistik ke daerah terpencil seperti Kecamatan Pulau Enggano, yang kini masih bergantung pada pasokan BBM dan bahan pokok hingga akhir Juli 2025.

Dengan pengerukan yang ditargetkan selesai tepat waktu, diharapkan distribusi energi kembali stabil dan harga BBM di pasaran tidak lagi merugikan masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur pelabuhan sebagai titik penting dalam rantai pasok nasional, khususnya untuk daerah yang sulit dijangkau.

Kelangkaan BBM Kemenhub Pelabuhan Baai Pengerukan Bengkulu Pertamina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBahlil Sebut Legalitas Hanya untuk Sumur Minyak Rakyat yang Sudah Jalan
Next Article KPU Dorong Pemerintah dan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Pemilu

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Pilkada Jakarta: Gugat Aja Dulu

Editorial Udex Mundzir

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Daily Tips Assyifa

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

Hukum Mencukur Bulu Kemaluan dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi