Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pelabuhan Baai Dikeruk, Suplai BBM Ditargetkan Lancar Juli

Kemenhub pastikan pengerukan selesai akhir Juni, guna atasi gangguan distribusi BBM dan dukung logistik Pulau Enggano.
ErickaEricka29 Juni 2025 Ekonomi
Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu,
Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bengkulu – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menggenjot pengerukan Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, guna mengatasi hambatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menyebabkan antrean panjang di SPBU wilayah Bengkulu Utara. Operasional pelabuhan ini ditargetkan kembali berjalan normal mulai awal Juli 2025.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan bahwa pengerukan alur pelayaran tahap pertama akan selesai akhir Juni. Proses ini menjadi kunci agar kapal tanker Pertamina dapat kembali bersandar dan menyalurkan BBM secara efisien.

“Kami berharap awal bulan Juli ini operasional Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu bisa dilaksanakan,” ujar Masyhud dalam keterangan pers di Jakarta, Ahad (29/6/2025).

Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai terus melakukan percepatan pengerjaan dan pengawasan proyek ini. Salah satu fokusnya adalah menjamin kelaiklautan kapal serta kesiapan infrastruktur pelabuhan untuk memulai kembali aktivitas bongkar muat BBM.

Gangguan distribusi BBM terjadi akibat pendangkalan alur pelayaran, yang membuat kapal pengangkut tidak bisa bersandar dengan aman. Akibatnya, pada Jumat (27/6/2025) lalu, masyarakat Bengkulu Utara mengalami antrean panjang di sejumlah SPBU. BBM jenis Pertalite, Bio Solar, Pertamax, dan Dexlite dilaporkan sulit didapat, dan beberapa di antaranya diduga sudah habis.

Di tengah kondisi ini, harga BBM di tingkat pengecer melonjak. Pertamax, misalnya, dijual dengan harga Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per liter, meskipun harga resmi per Juni 2025 turun menjadi Rp12.100 per liter.

“Pemeriksaan kelaiklautan kapal akan terus dilakukan guna menjamin keselamatan dan keamanan kapal-kapal yang akan melakukan pelayaran ke luar dan masuk Pelabuhan Pulau Baai,” lanjut Masyhud.

Pemerintah daerah dan pusat diimbau untuk terus bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan ini. Masyhud juga menekankan pentingnya menjaga suplai logistik ke daerah terpencil seperti Kecamatan Pulau Enggano, yang kini masih bergantung pada pasokan BBM dan bahan pokok hingga akhir Juli 2025.

Dengan pengerukan yang ditargetkan selesai tepat waktu, diharapkan distribusi energi kembali stabil dan harga BBM di pasaran tidak lagi merugikan masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur pelabuhan sebagai titik penting dalam rantai pasok nasional, khususnya untuk daerah yang sulit dijangkau.

Kelangkaan BBM Kemenhub Pelabuhan Baai Pengerukan Bengkulu Pertamina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBahlil Sebut Legalitas Hanya untuk Sumur Minyak Rakyat yang Sudah Jalan
Next Article KPU Dorong Pemerintah dan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Pemilu

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Perisai Kehidupan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Unwanted Leader

Argumen Syamril Al-Bugisyi

Pers Dibelenggu, Demokrasi Tercekik

Editorial Udex Mundzir

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.