Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target

Dirjen Pajak akui tantangan berat kejar target Rp2.189 triliun, namun tetap optimis lewat reformasi dan perluasan basis pajak.
ErickaEricka7 Mei 2025 Ekonomi
Djp
Gedung Dirjen Pajak (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Angin kencang menerpa laju penerimaan pajak nasional pada awal 2025. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengakui, capaian kuartal pertama tahun ini belum memuaskan dan berpotensi menghambat pencapaian target ambisius senilai Rp2.189 triliun.

Target itu naik 13,5% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Namun di hadapan Komisi XI DPR RI dalam rapat dengar pendapat (RDP) Rabu (7/5/2025), Dirjen Pajak Suryo Utomo mengakui tekanan fiskal yang dihadapi.

“Kalau dari besaran angka, penerimaan pajak ditargetkan Rp2.189 triliun atau tumbuh 13,5% apabila dibandingkan dengan realisasi 2024,” ungkap Suryo.

Ia menyebut bahwa meski awal tahun ini kinerjanya jeblok, ada titik terang pada bulan Maret, di mana penerimaan tercatat mencapai Rp168 triliun, naik dari Rp156 triliun pada Maret 2024.

“InsyaAllah untuk April ini kami sedang konsolidasi datanya dan kami sangat mengharapkan karena ini menjadi cerita, apalagi pajak merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan,” tegasnya.

Untuk mengejar target, DJP mengusung berbagai strategi utama. Mulai dari perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, hingga penguatan penegakan hukum.

Tak ketinggalan, reformasi administrasi pajak melalui sistem Coretax juga dijanjikan akan rampung pada Juli 2025.

“Kami meningkatkan kepatuhan dengan cara menguji, mensinergi, join program, serta menegakkan hukum,” ujar Suryo.

Ia menambahkan, harmonisasi kebijakan pajak internasional juga menjadi fokus untuk meningkatkan rasio pajak dan memperkuat daya saing usaha.

Insentif perpajakan akan tetap diberikan, tetapi secara terukur dan terarah, guna menunjang transformasi ekonomi bernilai tambah.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti capaian pendapatan negara hingga Maret 2025 yang mencapai Rp516,1 triliun.

Dari jumlah itu, penerimaan perpajakan berkontribusi sebesar Rp400,1 triliun, termasuk Rp322,6 triliun dari pajak dan Rp77,5 triliun dari bea cukai.

Ia menggarisbawahi lonjakan signifikan dibanding Februari, di mana hanya terkumpul Rp316,9 triliun. Hal ini menunjukkan potensi perbaikan jika tren pertumbuhan terus dipertahankan.

Meski jalan menuju target tampak terjal, DJP berkomitmen menjaga stabilitas fiskal nasional dengan pendekatan strategis dan kolaboratif lintas sektor.

Coretax 2025 Dirjen Pajak Suryo Utomo Penerimaan Pajak 2025 Reformasi Pajak Strategi DJP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEfisiensi Anggaran Tekan Okupansi Hotel di Kaltim
Next Article AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Mulai 2025

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP

Bisnis Alfi Salamah

Zakat Ternoda, Amanah Diperdagangkan

Editorial Udex Mundzir

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Gagasan Adit Musthofa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.