Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Efisiensi Anggaran Tekan Okupansi Hotel di Kaltim

Kebijakan penghematan belanja daerah picu penurunan drastis kegiatan pemerintahan di hotel, sektor perhotelan tertekan.
ErickaEricka7 Mei 2025 DPRD Kaltim
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Lesunya sektor perhotelan di Kalimantan Timur menjadi sorotan Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, yang menilai penurunan tersebut sebagai dampak langsung dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.

Situasi ini mencuat dalam forum Musrenbang RPJMD 2025–2029 di Pendopo Odah Etam, Senin (5/5/2025).

“Artinya ada penurunan, karena ada efisiensi, kita tahun ini kurang lebih Rp700 miliar. Artinya pemerintah sekarang sudah jarang melakukan kegiatan di hotel,” jelas Hasanuddin.

Kebijakan efisiensi tersebut berdampak nyata pada minimnya kegiatan pemerintah di hotel, seperti rapat, sosialisasi, maupun forum resmi.

Sebagai gantinya, kegiatan kini lebih sering digelar di gedung-gedung milik pemerintah seperti Lamin dan Odah Etam, serta aula kantor kedinasan masing-masing.

Baca Juga:
  • Sutomo Jabir Dorong Pemerataan Pembangunan di Wilayah Pedalaman Kaltim
  • Ananda Emira Moeis Desak Penanganan Stunting di Kaltim
  • Nidya Listiyono Khawatir Terkait Nasib Aset Pemprov Kaltim
  • Saefuddin Zuhri Tanggapi Isu Isran Noor jadi Menteri Pertanian

“Pemerintah dan dewan juga lebih banyak melakukan agenda di aula kantor kedinasan masing-masing,” tambahnya.

Selain itu, penurunan signifikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga memperburuk situasi.

Hasanuddin menyebutkan, dari sebelumnya sekitar Rp21 triliun, APBD Kaltim kini diperkirakan hanya mencapai Rp18 triliun.

Kondisi ini mendorong pemerintah untuk lebih selektif dalam penggunaan anggaran, termasuk memotong belanja non-esensial seperti akomodasi hotel.

Artikel Terkait:
  • Sapto Setyo Pramono Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Keragaman
  • DPRD Kaltim Minta Dukungan Nasional untuk Lindungi KHDTK Unmul
  • Kontroversi UU ASN, DPRD Kaltim Pertahankan Nasib Tenaga Honorer
  • Fitri Maisyaroh Raih Penghargaan Anggota Dewan Terbaik dari Fraksi PKS

Tak hanya kegiatan internal, kunjungan dari instansi pemerintah maupun DPRD luar daerah pun dibatasi.

Hal ini makin mempertegas penurunan aktivitas di sektor perhotelan, yang sebelumnya cukup bergantung pada mobilitas pemerintahan.

Hasanuddin menilai, pelaku usaha perhotelan perlu segera beradaptasi dengan kondisi fiskal yang kian menekan. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dianggap penting agar sektor ini tidak sepenuhnya terpuruk.

Jangan Lewatkan:
  • Potensi Investasi Kaltim Menarik Perhatian Investor Lokal dan Internasional
  • Salehuddin Berupaya Atasi Tingginya Angka Putus Sekolah di Kaltim
  • Nelayan di Berau Membutuhkan Jaring Hingga Mesin Kapal, Harun: Siap Perjuangkan
  • DPRD Kaltim Harap Akmal Malik Lanjutkan Program RPJMD hingga 2026

Dengan APBD yang terus menyusut dan kebijakan efisiensi yang masih akan berlanjut, sektor perhotelan di Kaltim perlu mencari strategi baru agar dapat bertahan dan kembali berkembang di tengah perubahan pola kerja pemerintahan.

APBD Kaltim 2026 DPRD Kalimantan Timur Efisiensi Anggaran Okupansi Hotel Turun Perhotelan Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDBH Kaltim Turun, Ketua DPRD Dorong Efisiensi Anggaran
Next Article Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target

Informasi lainnya

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

17 Maret 2026

Bansos Digital Diuji di Banyuwangi, Mensos Sebut Hemat Rp14 T

27 Agustus 2025

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

29 Juli 2025

Industri Hotel Tertekan, Okupansi Merosot dan PHK Mengancam

1 Juni 2025
Paling Sering Dibaca

Menaklukkan Gunung Cikuray, Atap Tertinggi di Garut

Travel Alfi Salamah

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Buruh Sejahtera, Pengusaha Tertekan

Editorial Udex Mundzir

Jamaah Laksanakan Safari Wukuf, Puskes Haji akan Skrining

Islami Alfi Salamah

Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi