Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025

Pendapatan premi asuransi syariah nasional mencatat pertumbuhan signifikan 8,04 persen secara tahunan hingga April 2025.
ErickaEricka16 Juni 2025 Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa total premi yang dibukukan industri asuransi syariah mencapai Rp9,84 triliun per April 2025. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan 8,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meliputi asuransi jiwa, asuransi umum, dan reasuransi berbasis syariah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa porsi premi asuransi syariah tersebut menyumbang 8,45 persen dari total premi industri asuransi nasional. Selain itu, jumlah polis dari sektor ini mencakup 2,8 persen dari keseluruhan polis asuransi komersial di Indonesia.

“Per April 2025, asuransi syariah mencatatkan premi sebesar Rp9,84 triliun atau meningkat sebesar 8,04 persen yoy,” ujar Ogi Prastomiyono dalam sebuah acara di Jakarta, Senin (16/6/2025).

Ia menambahkan bahwa dari sisi klaim, asuransi syariah membayarkan klaim sebesar Rp7,39 triliun, atau tumbuh 8,10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, aset asuransi syariah juga menunjukkan pertumbuhan, naik 4,35 persen yoy.

Pencapaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan yang berbasis prinsip syariah. Hal ini sejalan dengan karakteristik Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang memiliki potensi besar untuk pengembangan produk asuransi berbasis nilai-nilai Islam.

Lebih lanjut, Ogi menyampaikan bahwa dukungan regulasi yang semakin kuat serta inovasi dalam pengembangan produk menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan industri ini. Ia menegaskan bahwa OJK berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem industri keuangan syariah secara menyeluruh.

Selain asuransi syariah, OJK juga mencatat pertumbuhan positif sektor keuangan syariah lainnya. Pembiayaan perbankan syariah naik 8,87 persen yoy menjadi Rp653,44 triliun. Piutang pembiayaan syariah juga meningkat sebesar 8,03 persen menjadi Rp28,76 triliun. Di pasar modal, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencatat penguatan 4,81 persen secara year-to-date hingga Mei 2025, dan reksa dana syariah mengalami lonjakan aset kelolaan sebesar 16,74 persen yoy menjadi Rp59,01 triliun.

Dengan kinerja tersebut, industri keuangan syariah Indonesia menunjukkan ketahanan dan potensi untuk terus berkembang, khususnya di tengah dinamika ekonomi global dan tuntutan konsumen terhadap produk keuangan yang etis dan sesuai dengan prinsip agama.

Asuransi Syariah Ekonomi Syariah Indonesia Ogi Prastomiyono OJK 2025 Premi Asuransi Syariah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut
Next Article Kementerian PKP Siapkan Skema FLPP untuk Rumah Susun

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Panduan Berkunjung ke Klinik IMC

Daily Tips Assyifa

Mengenal Sosok Siti Maryam yang Penuh Keikhlasan

Islami Alfi Salamah

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir

Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat

Food Lina Marlina
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.