Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Presiden RI Prabowo Subianto memberi izin kepada Kementerian Pertanian untuk memulai proses ekspor beras ke Malaysia.
ErickaEricka29 Mei 2025 Ekonomi
ekspor beras Indonesia ke Malaysia 2025
Ilustrasi ekspor beras Indonesia ke Malaysia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi membuka peluang ekspor beras ke Malaysia setelah Presiden RI Prabowo Subianto memberikan persetujuannya atas rencana tersebut. Kabar ini dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat ditemui dalam Rapat Pembahasan Potensi dan Strategi Pengembangan Budidaya Komoditas Pertanian di Jakarta pada Rabu (28/5/2025).

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif antara Indonesia dan Malaysia terkait kerja sama perdagangan beras. Sudaryono menjelaskan bahwa Malaysia menunjukkan minat kuat untuk mengimpor beras dari Indonesia, dengan kebutuhan mencapai 2.000 ton per bulan. Permintaan ini sudah disampaikan langsung oleh pengusaha asal Malaysia dalam pertemuan sebelumnya.

“Sudah, (Pak Presiden sudah ngasih lampu hijau ekspor beras ke Malaysia),” ujar Sudaryono menegaskan kesediaan pemerintah Indonesia untuk melaksanakan ekspor.

Menurutnya, proses selanjutnya kini bergantung pada kesiapan dan mekanisme dari pihak Malaysia. Pemerintah Indonesia telah menyiapkan skema kerja sama dan menunggu tindak lanjut dari pemerintah Malaysia untuk mulai merealisasikan ekspor tersebut.

“Ini lagi dibicarakan ya, lagi proses. Oh enggak di KTT (pembicaraan ekspornya), di level menteri sudah bicara,” tambah Sudaryono.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga sempat menerima kunjungan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Seri Haji Mohamad Bin Sabu di Jakarta pada Selasa (22/4/2025). Dalam pertemuan tersebut, Malaysia menyatakan keinginan mengimpor beras dari Indonesia sebagai respons atas melonjaknya harga beras di negara tersebut.

Menteri Amran mengungkapkan bahwa produksi beras domestik Malaysia hanya mampu mencukupi 40 hingga 50 persen dari kebutuhan nasional mereka, sehingga membuat ketergantungan pada impor menjadi solusi sementara.

Namun, Amran juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tetap mengutamakan stabilitas stok beras nasional sebelum mengambil keputusan ekspor dalam jumlah besar. Hal ini penting agar tidak mengganggu pasokan domestik dan menjaga ketahanan pangan dalam negeri.

Langkah ekspor ini menandai babak baru dalam diplomasi pangan Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan peran Indonesia sebagai negara pengekspor produk pertanian di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, peluang ekspor ini dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan petani serta memperkuat posisi komoditas beras Indonesia di pasar internasional.

Kerja sama ini juga akan berjalan dengan mengikuti mekanisme dan prosedur internasional yang telah disepakati bersama. Pemerintah Indonesia akan terus memantau dan menyesuaikan kapasitas produksi dan distribusi agar tetap seimbang antara kebutuhan dalam negeri dan permintaan ekspor.

Ekspor Beras Kementerian Pertanian Kerja Sama Indonesia Malaysia Pangan Asia Tenggara Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRazia Gabungan Sita 8.940 Batang Rokok Ilegal
Next Article Kurban dan Dam Jemaah Haji Indonesia Wajib Lewat Adahi

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional

Food Alfi Salamah

Rupiah Terjun Bebas, Ekonomi ke Mana?

Editorial Udex Mundzir

Adab Bertemu Guru dalam Islam

Islami Assyifa

Liburan Seru Cuma Rp1 Juta?

Travel Alfi Salamah

Keindahan Negeri Dua Benua, Inilah 10 Tempat yang Harus Dikujungi di Turki

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.