Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rakyat Kesulitan LPG 3 Kg, Polri Turun Langsung Cek Ketersediaan

Polri melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi LPG 3 kg berjalan lancar di tengah kelangkaan yang terjadi.
SilvaSilva4 Februari 2025 Nasional
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri turun langsung ke masyarakat untuk mengecek ketersediaan LPG 3 kilogram di tengah kesulitan yang dialami warga akibat perubahan pola distribusi gas subsidi ini.

“Dittipideksus sudah melakukan pengecekan langsung di lapangan, khususnya di Jabodetabek dan Banten,” ujar Brigjen Helfi Assegaf, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, dalam keterangannya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (04/02/2025).

Dari hasil pengecekan, Helfi mengungkapkan bahwa perubahan skema distribusi menjadi faktor utama yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah daerah. Sebelumnya, LPG 3 kg dapat dijual melalui pengecer, namun kini hanya disalurkan melalui agen dan pangkalan resmi.

“Yang tadinya bisa dipecah satu pangkalan menjadi beberapa penyalur atau pengecer, saat ini fokus di satu tempat sehingga terjadi antrean di beberapa titik,” jelasnya.

Selain itu, timnya menemukan bahwa suplai LPG ke agen mengalami penurunan signifikan.

“Biasanya satu agen menerima 280 tabung LPG 3 kg per hari, tetapi sekarang hanya mendapat 130 tabung,” ungkap Helfi.

Polri juga mengawasi harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg di tingkat agen, yang ternyata bervariasi. Harga di beberapa daerah berkisar antara Rp22 ribu hingga Rp25 ribu per tabung, meskipun subsidi seharusnya membuat harga lebih stabil.

Mengenai isu dugaan penimbunan LPG, Helfi menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menemukan bukti adanya oknum yang menimbun gas subsidi tersebut.

“Tidak ada penimbunan. Memang ada penurunan stok suplainya. Itu sementara, dan saat ini kami sedang berkomunikasi dengan Dirjen Migas untuk mencari solusinya,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah mengubah kebijakan distribusi LPG 3 kg per 1 Februari 2025, di mana pengecer tidak lagi diizinkan menjual gas melon ini. Namun, pada Selasa (04/02/2025), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa pengecer boleh kembali berjualan dengan status subpangkalan, guna menormalkan kembali distribusi di tengah kelangkaan.

Dengan langkah Polri turun langsung ke lapangan dan adanya penyesuaian kebijakan dari pemerintah, diharapkan masyarakat bisa kembali memperoleh LPG 3 kg dengan lebih mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang.

Distribusi LPG Kelangkaan Gas Krisis Energi LPG 3 Kg Polri Cek Lapangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut
Next Article Bahlil: Pengecer LPG 3 Kg Kini Berstatus Sub-Pangkalan

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Ironi di Balik Program Bergizi

Opini Assyifa

Polres Sampang Kecolongan

Editorial Udex Mundzir

Halal Kulture District Ajak Muslim Muda Sambut Ramadan Lebih Mindful

Happy Assyifa

Jamaah Laksanakan Safari Wukuf, Puskes Haji akan Skrining

Islami Alfi Salamah

Mas Isman, Komandan Rakyat Muda

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi