Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rangkap Jabatan, IWPI Minta Dirjen Pajak Baru Mundur dari Phapros

Penunjukan Bimo Wijayanto jadi Dirjen Pajak diwarnai kritik atas jabatannya di BUMN.
ErickaEricka21 Mei 2025 Ekonomi
Calon Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo Wijayanto
Calon Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo Wijayanto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penunjukan Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal Pajak oleh Presiden Prabowo Subianto menandai babak baru dalam reformasi perpajakan nasional. Namun, keputusan ini juga memunculkan kritik dan dorongan etik dari publik. Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) secara terbuka meminta Bimo untuk segera melepaskan jabatan Komisaris di PT Phapros guna menghindari potensi konflik kepentingan.

Ketua Umum IWPI, Rinto Setiawan, menyebut pergantian ini sebagai angin segar, terlebih Suryo Utomo—Dirjen sebelumnya—tidak lagi memenuhi ketentuan masa jabatan maksimal lima tahun sebagaimana diatur dalam PP No. 2 Tahun 1958.

“Pak Suryo memang semestinya diganti sejak Desember 2024. Kami sambut baik pergantian ini, tapi soal integritas juga penting. Kami mendorong Pak Bimo agar tidak rangkap jabatan,” kata Rinto pada Rabu (21/5/2025).

Menurut Rinto, Bimo harus memberikan contoh yang baik, khususnya kepada jajaran internal Direktorat Jenderal Pajak yang selama ini juga kerap dikritik soal rangkap jabatan di BUMN. Ia menambahkan, langkah mundur dari jabatan komisaris akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi perpajakan yang tengah berbenah.

“Kalau mundur, kepercayaan publik langsung pulih. Tidak ada lagi isu conflict of interest. Pegawai pajak di daerah pun akan mencontoh sikap itu,” tegas Rinto.

Bimo Wijayanto sendiri telah bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan pada Selasa (20/5/2025), di mana ia secara resmi ditunjuk sebagai Dirjen Pajak. Ia menyebut bahwa proses asesmen telah berlangsung sejak 20 Maret lalu.

“Saya diundang ke Istana untuk asesmen tanggal 20 Maret. Sekarang sudah ditunjuk, tinggal menunggu pelantikan,” ujar Bimo saat ditemui wartawan.

Di tengah transisi kepemimpinan, Bimo menekankan akan mempercepat penyempurnaan sistem Coretax sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan perpajakan. Ia menyatakan hal ini akan menjadi fokus utama setelah pelantikannya.

“Niatnya memang untuk mempercepat akselerasi pembenahan dan penyempurnaan sistem. Untuk target dan lain-lain tentu harus saya sampaikan ke Ibu Menteri dulu,” jelasnya.

Penunjukan Bimo juga menjadi sinyal Presiden Prabowo untuk mempersiapkan transformasi lembaga penerimaan negara yang lebih terintegrasi dan profesional. Kendati demikian, tantangan ke depan termasuk transparansi dan etika jabatan akan menjadi sorotan utama masyarakat.

IWPI menekankan bahwa upaya reformasi tidak hanya berhenti pada penggantian pejabat, tetapi harus dibarengi dengan konsistensi dalam menegakkan prinsip good governance di tubuh Ditjen Pajak.

Bimo Wijayanto BUMN Dirjen Pajak Baru Prabowo Subianto Rangkap Jabatan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenag Tegaskan Fantasi Seksual Mahram Langgar Norma Syariat
Next Article DPR Desak Menteri PKP Perjelas Skema Program 3 Juta Rumah

Informasi lainnya

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

5 Februari 2026

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh

Islami Alfi Salamah

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

Islami Lisda Lisdiawati

Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru

Travel Alfi Salamah

Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor