Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 9 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Desa Sebuntal Kukar Desak Presiden Selesaikan Konflik Bendungan Marangkayu

Warga minta Presiden Prabowo turun tangan selesaikan konflik ganti rugi lahan yang tergenang sejak 2007.
ErickaEricka13 Juli 2025 Daerah
Bendungan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Bendungan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kukar – Puluhan warga Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menggelar aksi tidur di ruang rapat DPRD Kukar pada Kamis (10/7/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes atas ketidakjelasan penyelesaian ganti rugi lahan yang terdampak pembangunan Bendungan Marangkayu, proyek strategis nasional (PSN) yang telah menenggelamkan wilayah pertanian dan permukiman warga sejak 2007.

Warga mendesak agar Presiden Prabowo Subianto turun tangan menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama hampir dua dekade. Mereka merasa diabaikan oleh pemerintah daerah dan pusat, meskipun bendungan telah selesai dibangun dan berfungsi. Menurut mereka, hak atas lahan dan sumber penghidupan belum mendapat kompensasi yang layak.

“Kami memohon kepada pemerintah, termasuk kepada Prabowo (Presiden), tolong kami diselesaikan hak-hak kami, karena tumpuan hidup kami hanya di situ, penghasilan kami,” ujar Mainur, salah satu warga terdampak.

Warga menyampaikan bahwa lahan pertanian dan rumah mereka bukan terendam karena banjir, melainkan menjadi genangan permanen akibat pembangunan bendungan. Genangan ini menyebabkan mereka kehilangan mata pencaharian utama dan tempat tinggal. Mereka menegaskan bahwa meskipun bendungan itu proyek negara, hak-hak dasar warga tidak boleh diabaikan.

Baca Juga:
  • HUT Sukahening ke-24, Anton Raksadiwangsa: Tingkatkan Kualitas Ekonomi Masyarakat
  • Isran Noor Hadiri Upacara Penurunan Bendera di Istana dengan Kurtis
  • MUI Jabar Tegaskan Vasektomi Haram dalam Islam, Ini Alasannya
  • Hari Bhayangkara ke-78, Harun Al Rasyid Apresiasi Peran dan Kontribusi Polri

“Sebenarnya kami sangat bersyukur adanya bendungan, tapi pada intinya hak-hak kami tidak diselesaikan, termasuk pembebasan ganti rugi lahan kami. Sampai sekarang ini sudah bisa dikatakan 18 tahun belum clear sampai pembayaran ini,” ujar Areza, warga lainnya.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, turut menanggapi aksi warga. Ia menilai bahwa permasalahan ini tidak seharusnya berlarut-larut, terutama karena bendungan tersebut merupakan PSN. Ia juga menyayangkan konflik lahan dan klaim Hak Guna Usaha (HGU) oleh perusahaan milik negara menjadi penghalang penyelesaian.

“Karena kebetulan ini secara peraturan perundang-undangan ini adalah PSN, proyek strategis nasional yang harus diamankan, harus dilaksanakan. Jangan gara-gara persoalan HGU, persoalan sepele, itu harus gugur dengan sendirinya,” tegas Yani.

Artikel Terkait:
  • Rob Masih Rendam Jalan RE Martadinata, Warga Diminta Waspada
  • Kemendikbudristek Dorong Transisi Menyenangkan PAUD dan SD di Kutai Kartanegara
  • Zulkarnain: Selamat Atas Kantor Baru Kabarterdepan.com
  • Ketua Umum PJS Tegaskan Pentingnya Kompetensi Wartawan di Jambi

Ia menekankan bahwa status PSN tidak boleh menghilangkan hak-hak masyarakat yang telah lama tinggal dan mengelola lahan tersebut. Ia meminta agar Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan segera menuntaskan proses pembayaran ganti rugi.

“Masyarakat hanya butuh bagaimana tanam tumbuhnya, rumahnya yang ada di situ, kerjaannya selama ini puluhan tahun, itu diselesaikan. Jadi mudah. Dan saya harap ini persoalan yang mudah dan tentu balai wilayah sungai itu sebenarnya sudah siap membayar,” lanjutnya.

Dengan semakin mendesaknya tuntutan warga, DPRD Kukar meminta agar kementerian terkait serta Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus agar konflik ini segera diselesaikan secara adil dan tuntas.

Jangan Lewatkan:
  • Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?
  • Kasus Korupsi BKS, Pemprov Kaltim Bakal Evaluasi Perusda
  • Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka
  • Dua Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Samarinda
Bendungan Marangkayu Ganti Rugi Lahan Kalimantan Timur PSN Warga Kukar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya
Next Article Pansus DPRD Kukar Pelajari Pemekaran Desa Baru di Takalar

Informasi lainnya

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Editorial Udex Mundzir

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir

Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air

Profil Dexpert Corp

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi