Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bebas Bertanggung Jawab

Segala perbuatan di dunia ini akan diminta pertanggungjawabannya di pengadilan akhirat
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi23 Agustus 2024 Refleksi
Merdeka
Ilustrasi Merdeka (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Merdeka itu bebas, tapi bukan tanpa batas. Merdeka itu bebas terbatas. Itulah yang disebut bebas bertanggung jawab. Bertanggung jawab kepada siapa? Bertanggung jawab kepada diri sendiri, orang lain, negara dan Allah. Pertama, bertanggung jawab kepada pribadinya sendiri berarti apa yang di lakukan bermanfaat dan tidak merugikan diri sendiri.

Silakan makan dan minum apa saja asalkan itu baik untuk kesehatan. Tidak cukup lagi kriteria makan dan minum hanya halal saja. Perlu di perhatikan thayyib atau baik. Sekarang ini banyak kasus anak kecil usia SD dan SMP yang harus cuci darah karena gagal ginjal. Itu karena mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak baik untuk kesehatan secara berlebihan dalam jangka panjang.

Kedua, bertanggung jawab kepada orang lain berarti apa yang di lakukan tidak merugikan orang lain. Anda bebas memutar musik keras-keras di rumah. Tapi pastikan tidak mengganggu tetangga. Anda bebas memarkir kendaraan di depan rumah sendiri, tapi tidak boleh menghalangi jalan orang lain. Hati-hati saat pasang tenda di jalan raya. Bisa jadi itu menjadi penyebab kemacetan panjang yang merugikan banyak orang.

Perlu kita pahami ada kepentingan pribadi, juga ada kepentingan umum. Tidak boleh kepentingan pribadi mengorbankan kepentingan umum. Kepentingan umum harus di dahulukan jika terjadi konflik dengan kepentingan pribadi. Pejabat yang korupsi karena mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompok.

Baca Juga:
  • Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip
  • Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal
  • Unwanted Leader
  • AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

Korupsi itu menguntungkan koruptor, juga keluarga dan koleganya yang menikmati hasil korupsinya. Tapi tentu merugikan masyarakat. Korupsi APBD dan APBN yang di perkirakan mencapai 20-30% akibatnya kualitas infrastruktur tidak sesuai harapan. Jalanan cepat rusak. Jembatan cepat rubuh. Bangunan sekolah asal-asalan. Itu semua karena tidak bertanggung jawab kepada orang lain atau masyarakat.

Ketiga, bertanggung jawab kepada negara artinya bebas berbuat asalkan tidak melanggar konstitusi dan peraturan perundang-undangan lainnya. Negara memiliki dasar negara yaitu Pancasila. Juga konstitusi yaitu UUD 1945. Kemudian di turunkan dalam Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, Peraturan Daerah dan aturan lainnya. Itu semua di buat agar kehidupan bernegara berjalan dengan baik.

Permasalahan muncul jika ada perilaku tidak bertanggung jawab dari warga dan pejabat negara karena mengejar keuntungan pribadi, keluarga dan kelompok. Sangat berbahaya jika kelompok elit dan pejabat negara atau penguasa yang melanggar. Lebih bahaya lagi jika penguasa membuat peraturan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Atau mengubah peraturan untuk memuluskan keinginan pribadi, keluarga dan kelompok.

Artikel Terkait:
  • Energi Para Pahlawan
  • Merdeka Jiwa
  • Agar Generasi Z tidak Mencemaskan
  • Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini

Keempat yaitu bertanggung jawab kepada Allah artinya ada kesadaran dan keyakinan bahwa segala perbuatan di dunia ini akan diminta pertanggungjawabannya di pengadilan akhirat. Syarat lolos yaitu tidak melanggar syariah atau ajaran agama. Dalam mua’malah prinsipnya segalanya boleh kecuali yang dilarang. Dalam ibadah prinsipnya segalanya dilarang kecuali yang diperbolehkan.

Motivasi hidupnya yaitu mardhatillah atau meraih ridha Allah. Sebelum berbuat berpikir terlebih dahulu apakah Allah ridha atau tidak. Caranya hidup dalam jalan takwa. Menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah. Semoga kita bisa menjalani hidup yang bebas bertanggung jawab. Bertanggung jawab kepada diri sendiri, orang lain, negara dan Allah Sang Pencipta. Itulah merdeka sejati.

Jangan Lewatkan:
  • Memilih Menteri
  • Ujian Jabatan
  • Musik AI Tanpa Hak Cipta
  • Hindari Jebakan Kehidupan
Artikel Islami Catatan Syamril Indonesia Merdeka Tips Bertanggung Jawab
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKaltim Jadi Tuan Rumah, 38 Daerah Siap Ikuti MTQ Nasional Ke-30
Next Article Kehidupan di Jepang, Perpaduan Tradisi dan Modernitas

Informasi lainnya

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

6 September 2026

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

15 Agustus 2026

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

18 Januari 2026

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

1 Agustus 2025

Musik AI Tanpa Hak Cipta

27 Juli 2025
Paling Sering Dibaca

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

Daily Tips Alfi Salamah

Pendidikan Tersedot Program MBG

Editorial Udex Mundzir

Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?

Islami Alfi Salamah

Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

Bisnis Alfi Salamah

Sentralisasi Berkedok Nasionalisme

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi