Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Serukan Solidaritas di KTT D8 Mesir: “Hak Asasi Tak Berlaku untuk Muslim”

Pidato Presiden RI di Kairo menyoroti ketidakadilan global terhadap umat Muslim.
SilvaSilva21 Desember 2024 Global
Presiden Prabowo Subianto pada sesi pleno KTT Ke-11 D-8, di Istana Kepresidenan New Administrative Capital
Presiden Prabowo Subianto pada sesi pleno KTT Ke-11 D-8, di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir (19/12/2024), (.yut)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kairo – Presiden Prabowo Subianto kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap ketidakadilan yang dialami umat Muslim di dunia. Dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 D8 di Kairo, Mesir, Kamis (19/12/2024), Prabowo menyoroti lemahnya solidaritas antarnegara Muslim dan kurangnya dukungan nyata untuk mengatasi isu-isu global.

“Hak asasi manusia bukan untuk orang Muslim. Ini kenyataannya, sangat menyedihkan,” ujar Prabowo di hadapan pemimpin negara-negara D8.

Prabowo menekankan pentingnya kesadaran akan realitas ini untuk menciptakan langkah yang lebih konkret dalam membantu saudara Muslim di Palestina, Suriah, dan negara lain yang dilanda konflik.

Prabowo mengungkapkan bahwa banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim hanya menyatakan dukungan simbolis tanpa memberikan bantuan yang signifikan.

“Kita selalu menyatakan dukungan untuk Palestina, Suriah, tapi dukungan yang seperti apa? Ketika saudara kita kesusahan, kita hanya memberikan pernyataan tanpa tindakan nyata,” katanya dengan nada kritis.

Prabowo juga menyoroti perpecahan internal di antara negara-negara Muslim sebagai faktor penghambat utama. Menurutnya, konflik internal memperlemah solidaritas dan mengurangi kemampuan untuk menghadapi tantangan bersama.

“Bagaimana kita bisa membantu Palestina kalau kita saling bermusuhan antarsesama? Mari kita jujur kepada rakyat kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus mendorong persatuan dan kerja sama antarnegara Muslim. Ia menegaskan bahwa Indonesia akan menggunakan segala cara untuk memperkuat solidaritas global di kalangan umat Islam.

“Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dengan cara apapun yang kita bisa, tapi saya mendorong persatuan. Saya mendorong kerja sama,” tutup Prabowo.

Pidato Prabowo ini mendapat perhatian luas di forum internasional. Beberapa pemimpin negara Muslim memberikan dukungan terhadap seruan Prabowo, sementara yang lain menekankan pentingnya mengatasi masalah domestik sebelum berbicara tentang solidaritas global.

Pengamat hubungan internasional, Dr. Hasan Al-Faruqi, menilai bahwa pidato ini menunjukkan keberanian Indonesia sebagai salah satu negara Muslim terbesar untuk bersuara lantang di panggung dunia.

“Namun, tantangannya adalah bagaimana Indonesia dan negara Muslim lainnya dapat merealisasikan pesan ini dalam aksi nyata,” kata Hasan.

Pidato ini diharapkan menjadi pemicu dialog yang lebih intens di kalangan negara-negara Muslim. Prabowo menyampaikan harapan agar solidaritas ini dapat membuka jalan bagi solusi yang lebih konkret, termasuk bantuan kemanusiaan dan diplomasi yang lebih agresif untuk membantu negara-negara dalam konflik.

Dengan penekanan pada persatuan dan kerja sama, Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto berupaya menjadi jembatan bagi negara-negara Muslim dalam menghadapi tantangan global.

Hak Asasi Muslim Konflik Global KTT D-8 Palestina Prabowo Subianto Suriah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTetap Personal Branding, Tapi Jaga Privasi
Next Article DPRD Jakarta Tolak Rencana Kenaikan Tarif TransJakarta

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025
Paling Sering Dibaca

Bumi Tanpa Pohon, Krisis yang Tak Terlihat

Opini Alfi Salamah

Sadar MIMPI

Islami Syamril Al-Bugisyi

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

XL dan Smartfren Merger, Bagaimana ‘Nasib’ Pelanggan?

Techno Silva
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor