Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 14 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ancaman PHK Massal Mengintai Karyawan Sritex

Mahkamah Agung nyatakan PT Sritex pailit, lebih dari 50.000 pekerja kini menghadapi ketidakpastian.
AssyifaAssyifa26 Desember 2024 Ekonomi
Key-phrase:Karyawan Sritex Terancam PHK, Berikut Penyebabnya. Meta Deskripsi: Kebangkrutan Sritex memicu ancaman PHK massal bagi lebih dari 50.000 karyawan. Pemerintah didesak segera bertindak. Tags: Kebangkrutan Sritex,PHK Massal,Pemerintah Diminta Bertindak,Ekonomi Nasional,Sektor Tekstil
Karyawan Sritex Terancam PHK.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ribuan karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi perusahaan tersebut dan menyatakannya pailit. Keputusan ini memicu kekhawatiran akan dampak ekonomi luas, mengingat Sritex merupakan salah satu produsen tekstil terbesar di Indonesia.

Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, mendesak pemerintah mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan pekerja. Menurutnya, kebangkrutan Sritex dapat mengguncang stabilitas sektor tekstil dan menyebabkan PHK besar-besaran.

“Kami khawatir dampaknya luas. Banyak pekerja terancam kehilangan mata pencaharian,” ujar Saleh dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (26/12/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah muncul laporan bahwa sebagian karyawan sudah dirumahkan akibat habisnya bahan baku. Saleh mengingatkan janji Menteri Perindustrian Agus Gumiwang untuk melindungi karyawan Sritex terlepas dari hasil putusan hukum.

Baca Juga:
  • Ekspor Produk Halal Indonesia ke Australia Tembus Rp2,5 Triliun
  • UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan
  • Bos Telkom Soroti Masa Depan Telekomunikasi Pasca Merger XL-Smartfren
  • Sektor Nonmigas Dominasi Surplus Dagang Indonesia pada April 2025

Putusan pailit MA diterbitkan pada 18 Desember 2024, menolak kasasi yang diajukan Sritex terhadap putusan Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Semarang pada 21 Oktober 2024. Sebagai tanggapan, Sritex menyatakan menghormati putusan tersebut dan melakukan konsolidasi dengan pemangku kepentingan.

Dampak dari kebangkrutan ini tidak hanya dirasakan oleh karyawan, tetapi juga oleh sektor pendukung, seperti pemasok bahan baku dan logistik. Para ekonom memperingatkan bahwa PHK massal dapat memengaruhi ekonomi regional jika tidak ada intervensi dari pemerintah.

Saleh menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto harus turun tangan langsung untuk menyelesaikan persoalan ini. Ia berharap pemerintah memberikan solusi cepat agar operasional perusahaan tetap berjalan dan ribuan karyawan dapat mempertahankan pekerjaan mereka.

Artikel Terkait:
  • Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global
  • Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS
  • DPR Setujui Kemenkeu Gunakan SAL Rp85,6 T Tutup Defisit APBN
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

Dengan situasi ini, upaya penyelamatan perusahaan dan perlindungan pekerja menjadi prioritas mendesak untuk menghindari dampak buruk bagi ekonomi nasional.

Jangan Lewatkan:
  • BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan Jemaah Haji di Arab Saudi
  • Konflik Timur Tengah Mereda, IHSG Naik ke 6.900
  • Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan
  • Laporan Investigasi: eFishery Diduga Palsukan Data Keuangan
Ekonomi Nasional Kebangkrutan Sritex Pemerintah Diminta Bertindak PHK Massal Sektor Tekstil
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal
Next Article Antara Harapan dan Kekecewaan

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bukan Vasektomi Solusinya

Editorial Udex Mundzir

Pendidikan Tersedot Program MBG

Editorial Udex Mundzir

Eksotisme Gunung Papandayan, Surga Alam di Garut

Travel Alfi Salamah

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

Editorial Udex Mundzir

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi