Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kiai Cholil: Pendidikan Agama Diperkuat Selama Ramadan

Wacana memperkuat pendidikan agama di sekolah selama Ramadan diusulkan oleh Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah.
AssyifaAssyifa12 Januari 2025 Pendidikan
Pendidikan Agama Selama Ramadan
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis (.madani)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menilai bulan Ramadan merupakan momen penting untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis agama di sekolah. Ia menyarankan agar waktu belajar dipersingkat, namun kegiatan pendidikan agama, seperti pesantren Ramadan, ditingkatkan untuk menanamkan nilai-nilai Islami pada generasi muda.

“Ramadan harus dimanfaatkan sebagai momen pendidikan karakter. Tidak tepat jika sekolah diliburkan sepenuhnya, terutama untuk sekolah umum di perkotaan,” ujar Kiai Cholil pada Sabtu (11/01/2025).

Ia menekankan perlunya program pesantren Ramadan yang dirancang untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mengajarkan nilai-nilai Islami yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini, menurutnya, bisa menjadi solusi agar Ramadan lebih produktif tanpa mengganggu aktivitas belajar.

Kiai Cholil juga menyoroti tingginya angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia, yang diperkirakan mencapai 65 persen. Menurutnya, bulan Ramadan adalah kesempatan ideal untuk mengadakan program khusus, seperti Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ), yang dapat diintegrasikan dalam kurikulum sekolah.

“Ramadan bisa menjadi waktu yang tepat untuk meluncurkan program seperti BBQ di sekolah-sekolah, agar anak-anak bisa belajar membaca dan memahami Al-Qur’an,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai puasa, seperti kejujuran dan kedisiplinan, perlu diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari siswa di sekolah. Dengan demikian, Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga pembelajaran karakter yang lebih mendalam.

Sebagai solusi agar siswa tetap bisa fokus pada pendidikan dan ibadah selama Ramadan, Kiai Cholil merekomendasikan pengurangan waktu belajar di sekolah. Namun, ia menegaskan pentingnya menambah porsi pendidikan agama Islam selama bulan suci tersebut.

“Waktu belajar bisa dipersingkat, tetapi pendidikan agama harus ditingkatkan. Dengan cara ini, siswa tetap mendapatkan nilai akademik dan spiritual secara seimbang,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak sekolah dapat mengadopsi kebijakan yang tidak hanya mengedepankan pendidikan formal, tetapi juga membangun karakter Islami siswa selama Ramadan.

Melalui pendekatan ini, Kiai Cholil berharap Ramadan menjadi waktu untuk memperkuat pondasi spiritual dan moral generasi muda. Ia menegaskan bahwa pendidikan agama selama Ramadan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata yang dapat membentuk kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan cara ini, Ramadan akan menjadi momentum kebangkitan spiritual sekaligus pendidikan karakter bagi siswa di Indonesia,” tutupnya.

KH Cholil Nafis Majelis Ulama Indonesia Pendidikan Agama Pendidikan Ramadan Pesantren Ramadan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMakan Siang Gratis, Solusi Nutrisi?
Next Article Hasto Kristiyanto: Program 3 Juta Rumah Senapas dengan PDIP

Informasi lainnya

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

4 Februari 2026

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026

Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal

26 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi

Profil Adit Musthofa

Bahaya Riba dalam Islam dan Cara Menghindarinya

Islami Ericka

Destinasi Impian untuk Cuti Bersama Desember 2023

Travel Alfi Salamah

Senyum di Tengah Derita

Islami Alfi Salamah

Polemik Privasi di Era Digital

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor