Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Melangkah lebih dulu bukan soal cepat, melainkan berani mengambil peluang ketika pintu terbuka di depan mata.
Adit MusthofaAdit Musthofa29 Oktober 2025 Profil
Muhamad Sahrul Fahri berpose dengan toga usai Wisuda ke-XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya, Rabu (29/10/2025).
Muhamad Sahrul Fahri berpose dengan toga usai Wisuda ke-XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya, Rabu (29/10/2025).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Di tengah riuh rendah Wisuda ke-XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya, Muhamad Sahrul Fahri menatap masa depannya dengan tenang—bukan karena segalanya mudah, melainkan karena ia sudah menapaki langkah pertama lebih dulu. 

Mahasiswa Program Studi Keuangan dan Perbankan asal Garut itu resmi diwisuda dengan predikat Dengan Pujian (IPK 3,63), namun dua bulan sebelumnya ia sudah tercatat sebagai pegawai Bank BCA KCP Iskandar Muda, Jakarta Selatan, di lini depan layanan sebagai Teller.

Kesempatan itu datang tanpa skenario yang rumit. “Sebenarnya awalnya saya dapat informasi itu dari Instagram. Waktu itu saya sedang scroll, lalu lihat ada webinar. Saya ikuti webinar tersebut, dan di akhir acara diberikan link pendaftaran kerja. Saya coba daftar, kemudian di kualifikasi ulang. Dari situlah akhirnya saya lolos dan mulai kerja,” jelas Sahrul usai Wisuda di Hotel Santika Tasikmalaya, Rabu (29/10/2025). 

Sejak 11 September 2025, ia resmi bertugas—belajar ritme operasional bank, standar layanan, dan disiplin akurasi transaksi harian.

Sahrul mengaku tak punya “ritual” khusus menyiapkan diri. “Nggak ada sama sekali. Bahkan waktu daftar itu berbarengan sama penyusunan tugas akhir. Jadi benar-benar spontan aja, saya ikuti alurnya,” tuturnya sambil tersenyum. 

Namun di balik spontanitas itu, ada fondasi yang ia bawa dari kampus: mata kuliah Perbankan dan Pelayanan yang menajamkan sense layanan nasabah, ketelitian, dan komunikasi di counter.

Di meja teller, hitungan detik adalah mutu layanan, dan hitungan rupiah adalah kepercayaan. Sahrul menata adaptasinya sederhana: prioritas dan perencanaan waktu. 

Baca Juga:
  • Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota
  • Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel
  • Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru
  • Tidur Nanti Saja

“Saya lebih merencanakan terlebih dahulu kalau misalkan kuliah sama kerjaan. Kebetulan saya kuliah juga sambil kerja, jadi saya mengatur prioritas mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Terus juga ada sambil belajar juga,” katanya. 

Ritme organisasi yang ia lakoni dari semester 1 sampai 6 di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ikut melatihnya: koordinasi, disiplin agenda, dan tenang menghadapi hari-hari panjang.

Tugas Akhir menjadi pijakan akademik yang relevan. Ia meneliti “Pengaruh Kualitas Produk Kredit Guna Bakti terhadap Keputusan Pengambilan Kredit pada Bank BJB KCP Mitra Batik.” Tema itu membuatnya akrab dengan variabel mutu produk kredit, perilaku nasabah, dan aspek pelayanan yang memengaruhi keputusan finansial—persis lensa yang kini berguna ketika ia melayani nasabah di front line.

Sahrul tak lupa menyebutkan para pendamping akademik yang membersamainya. “Dosen yang paling berdampak untuk saya hampir semua. Teruntuk Dosen Pembimbing I Ibu Yumi Sri Andriati, SE., MM.; Dosen Pembimbing II Bapak Wildan Army Abdillah, SE., ME., MM.; dan Wali Kelas Bapak Rizal Faizal, S.Sos., MM. Tapi untuk semua dosen juga saya ucapkan terima kasih telah membimbing saya sampai saat ini,” ucapnya.

Tentang proses diterima, ia merendah. “Mungkin faktor keberuntungan ya. Soalnya banyak juga teman-teman saya yang ikut daftar. Saya sendiri merasa nggak ada yang istimewa, cuma memang nekat coba-coba aja,” katanya. 

Namun di balik “nekat”, ada mindset yang ia pegang: jangan hanya fokus pada tugas akhir—cari celah peluang kerja sejak dini. 

Artikel Terkait:
  • Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia
  • Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu
  • B.J. Habibie: Arsitek Kebebasan Pers Indonesia
  • Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas

“Penting bagi mahasiswa semester akhir untuk mulai mencari pengalaman dan informasi tentang dunia kerja sejak dini. Jadi, sambil menyusun tugas akhir, kita juga bisa mulai planning—setelah lulus mau ke mana, bidang apa yang ingin digeluti,” tambahnya.

Pandangan itu sejalan dengan pesan kampus. Direktur Politeknik Triguna Tasikmalaya, Ir. Ubaidillah, MM, mengapresiasi capaian Sahrul. Ia menyebut penerimaan di BCA sebagai kebanggaan, mengingat ketatnya persaingan lintas kampus. 

“Kuncinya ada pada keseimbangan antara knowledge, skill, dan attitude. Itulah yang membedakan lulusan vokasi. Ketika wawancara, mereka sudah terbiasa menjawab dengan percaya diri dan komunikatif karena selama tiga tahun sudah puluhan kali berlatih presentasi,” ujar Ubaidillah. 

Ke depan, kampus berkomitmen memperkuat posisi politeknik sebagai lembaga vokasi yang siap praktik, beretos kerja, dan adaptif terhadap tantangan industri.

Pada akhirnya, kisah Sahrul mengingatkan bahwa peluang sering datang lewat pintu yang paling dekat—sebuah unggahan Instagram, tautan webinar, keberanian mengisi formulir. 

Jangan Lewatkan:
  • Malahayati, Laksamana Laut Perempuan
  • S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka
  • Dari Dapur ke Ruang Strategis
  • Nusaibah binti Ka’ab, Ikon Keberanian

“Buat adik-adik semester lima dan enam, semangat terus. Jangan hanya terpaku pada skripsi atau tugas akhir, tapi pikirkan juga langkah berikutnya. Karena pengalaman kerja bisa jadi bekal berharga setelah wisuda nanti,” tutup Sahrul.

Dunia Kampus Garut Karier Muda Perbankan Politeknik Triguna Tasikmalaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleThrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan
Next Article Biaya Haji 2026 Turun, Jemaah Hanya Bayar Rp54,1 Juta

Informasi lainnya

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Dalam Diam, Tumbuh Arah

21 April 2026

Jejak Muda, Prestasi Nyata

21 April 2026

Dari Dapur ke Ruang Strategis

21 April 2026

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

31 Januari 2026

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

30 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Menjaga Amanah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Lindungi Uangmu, Cerdas Finansial dengan PeKA

Daily Tips Ericka

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Menjaga Keberkahan Rumah dalam Islam

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi