Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenhut Berhasil Repatriasi Empat Orangutan Korban Perdagangan Ilegal ke Indonesia

Orangutan ditempatkan dalam kandang khusus yang sesuai dengan standar internasional dan didampingi oleh dokter hewan
Richard MundzirRichard Mundzir24 Desember 2025 Nasional
Raja Juli Antoni
Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan (Menhut) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia kembali mengambil langkah besar dalam konservasi satwa liar dengan berhasil merepatriasi empat orangutan yang sebelumnya menjadi korban perdagangan ilegal di Thailand. Keempat orangutan yang terdiri dari tiga individu Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan satu individu Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) ini kini telah tiba di Indonesia setelah melalui perjalanan panjang.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap masih berlanjutnya kejahatan jual beli satwa liar yang merusak ekosistem dan keberlanjutan spesies langka.

“Saya terpukul dan merasa sedih karena kejahatan jual beli satwa liar masih terus terjadi. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dan sinergi antar kementerian dan lembaga untuk menjaga perbatasan kita agar kejahatan ini tidak terulang,” ungkap Menhut.

Orangutan Tiba di Indonesia, Lanjutkan Proses Rehabilitasi

Keempat orangutan yang baru saja tiba di Indonesia pada Selasa (23/12/2025) pukul 17.30 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-867, diserahkan secara resmi oleh Pemerintah Thailand kepada Pemerintah Indonesia melalui KBRI Bangkok. Selama perjalanan, orangutan ditempatkan dalam kandang khusus yang sesuai dengan standar internasional dan didampingi oleh dokter hewan untuk memastikan kesehatan mereka tetap terpantau.

Baca Juga:
  • Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat Mandiri pada 15-16 Juli 2025
  • Arab Saudi Buat Jembatan Udara Bantu Korban Gempa Maroko
  • Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat
  • Karya Seni Menggambarkan Penderitaan Anak-anak Gaza

Keempat individu orangutan tersebut disita oleh otoritas Thailand pada Januari dan Mei 2025 dalam operasi yang menggagalkan perdagangan satwa liar ilegal. Setelah disita, orangutan tersebut dirawat di Khao Pratubchang Wildlife Rescue Centre di Provinsi Ratchaburi, Thailand.

Setelah tiba di Indonesia, orangutan akan menjalani perawatan di Pusat Rehabilitasi Sumatran Rescue Alliance (SRA) yang terletak di Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Rencananya, orangutan ini akan kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di hutan Sumatera setelah proses rehabilitasi yang sesuai.

Komitmen Pemerintah Indonesia dalam Konservasi Satwa Liar

Menhut Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa repatriasi ini merupakan bukti komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi dan melestarikan satwa liar yang dilindungi, terutama orangutan yang kini statusnya semakin terancam. Menhut juga menyoroti kondisi hutan Sumatera yang masih menghadapi berbagai tekanan, baik dari bencana alam maupun deforestasi.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan
  • Debat Iran Digelar di Samarinda, Publik Ramai
  • Pergub ASN, Pj Gubernur Jakarta Tegaskan Bukan untuk Poligami
  • Menag Serahkan Bantuan Rp 3 Miliar untuk MUI

“Kesedihan kedua adalah kondisi hutan Sumatera yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana dan tekanan lainnya. Repatriasi ini menjadi pengingat bagi Kemenhut untuk melakukan evaluasi komprehensif dan memastikan hutan dapat dijaga sebaik-baiknya, sehingga orangutan dapat tetap hidup aman di habitat alaminya,” ujar Menhut.

Dukungan Dunia Usaha untuk Konservasi

Proses repatriasi ini juga menunjukkan peran aktif dunia usaha, di mana Garuda Indonesia Airlines turut serta dalam memfasilitasi perjalanan orangutan dengan menyediakan penerbangan khusus untuk memastikan keselamatan satwa tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.

Dengan kembalinya empat individu orangutan tersebut ke Indonesia, pemerintah berharap dapat melakukan rehabilitasi secepat mungkin agar orangutan tersebut dapat kembali ke alam liar di hutan Sumatera, tempat yang merupakan rumah alami mereka. Proses ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap konservasi satwa liar dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Gerak Cepat, Kemensos Salurkan Bantuan Gempa Bantul
  • Pemerintah Rancang Revisi Besar Catatan Sejarah Indonesia
  • Pelepasan Kontingen Peserta KPN 2023 Kwarcab Tasikmalaya
  • Semeru Kembali Erupsi, Kolom Letusan Capai 1.000 Meter
Hutan Sumatera Kemenhut Konservasi Satwa Liar Perdagangan Ilegal Satwa Liar Repatriasi Orangutan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSerakah-nomics, Presiden Prabowo Serahkan Hasil Sitaan Rp6,6 Triliun dan 4 Juta Hektar Lahan
Next Article Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000

Informasi lainnya

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam

Islami Assyifa

7 Kunci Sukses ala Bill Gates yang Bisa Kamu Terapkan

Bisnis Ericka

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

5 Peran Penting Dalam Tim yang Solid

Daily Tips Assyifa

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi