Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Semeru Kembali Erupsi, Kolom Letusan Capai 1.000 Meter

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru meningkat dengan enam kali erupsi dalam sehari.
AssyifaAssyifa15 Desember 2024 Nasional
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru
Gunung Semeru meletus, mengeluarkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas Joggring Saloko.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lumajang – Gunung Semeru, ikon tertinggi di Pulau Jawa, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Minggu (15/12/2024). Dalam satu hari, gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut ini tercatat enam kali erupsi, dengan kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi pertama terjadi pada pukul 03.44 WIB dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter dan intensitas sedang hingga tebal ke arah timur laut. Erupsi terakhir dilaporkan pada pukul 16.50 WIB, meski visual letusan tidak teramati, namun aktivitasnya terekam di seismograf.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 16.50 WIB. Amplitudo maksimum mencapai 21 mm dengan durasi 105 detik,” ungkap Sigit Rian Alfian, petugas pos pengamatan.

Aktivitas vulkanik lainnya dilaporkan terjadi pada pukul 05.01 WIB, 05.18 WIB, dan 06.10 WIB. Letusan ini menghasilkan kolom abu setinggi 400 hingga 1.000 meter dengan warna kelabu hingga putih. Semeru juga mencatatkan amplitudo seismik maksimum 22 mm, menunjukkan intensitas aktivitas yang signifikan.

Baca Juga:
  • Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam
  • Wartawan Dilarang Liput Dapur MBG, Rekaman Dipaksa Hapus
  • Bareskrim Polri Tetapkan Panji Gumilang Jadi Tersangka
  • Wakil Ketua DPR Nilai Aksi ‘Indonesia Gelap’ Bagian Demokrasi

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertahankan status Gunung Semeru pada level Waspada. Sebagai langkah antisipasi, masyarakat dilarang mendekati sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan hingga radius delapan kilometer dari puncak.

“Masyarakat juga diimbau tidak berada dalam radius tiga kilometer dari kawah, karena rawan lontaran batu pijar,” tambah Sigit.

PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya lahar hujan yang dapat terjadi di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Sungai seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat menjadi area yang perlu diwaspadai.

Artikel Terkait:
  • BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka
  • Kemenag Terbitkan Edaran Efisiensi Anggaran Tahun 2025
  • Peserta Rakernas JMSI Apresiasi Kemajuan Pembangunan IKN
  • Ini Alasan Nurul Ghufron Ajukan Perpanjangan Jabatan KPK

Hingga saat ini, warga sekitar telah diberikan peringatan untuk tidak beraktivitas di daerah rawan bahaya. Kondisi Semeru masih terus dipantau guna memastikan keselamatan penduduk di sekitarnya.

Gunung Semeru merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, yang kerap menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana vulkanik di kawasan rawan letusan.

Jangan Lewatkan:
  • Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun
  • Kemenkumham Tingkatkan Layanan Legalisasi Apostille di Seluruh Indonesia
  • Gubernur Pramono Larang Operasi Yustisi Usai Mudik Lebaran
  • Utamakan Keselamatan, Ini Tips Aman saat Mudik
Erupsi Gunung Berapi Gunung Semeru Lingkungan Lumajang PVMBG
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleInilah Harga Baru Pembuatan Paspor Mulai 17 Desember
Next Article UMP 2025: Melampaui Angka, Memahami Kebutuhan

Informasi lainnya

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

10 Juli 2026

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

6 Juli 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter

Refleksi Udex Mundzir

Bingung Mau Liburan Kemana? Yuk Nikmati Keindahan Wisata Alam Musim Panas di Nikko Jepang

Travel Alfi Salamah

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah

Evaluasi Smart City Kabupaten Sidoarjo, Sekda Minta Kolaborasi Hexahelix

Techno Silva
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi