Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam

Krisis geopolitik memicu gangguan pasokan energi, membuat harga bahan bakar di Asia Tenggara melonjak drastis.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati18 Maret 2026 Global
Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam
SPBU Caltex di Singapura (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bangkok – Seperti efek domino yang tak terhindarkan, konflik militer di Timur Tengah mulai mengguncang sektor energi Asia Tenggara. Thailand menghadapi kelangkaan pasokan, sementara Singapura mencatat lonjakan harga bahan bakar hingga menembus rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu kekhawatiran global terhadap distribusi energi, khususnya jalur minyak strategis. Dampaknya mulai terasa pada Rabu (18/03/2026), ketika sejumlah negara di Asia Tenggara melaporkan gangguan pasokan dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Di Thailand, harga solar dilaporkan naik sekitar 4 hingga 5 baht per liter, dipicu oleh kekhawatiran terganggunya rantai distribusi akibat konflik berkepanjangan.

“Bagi masyarakat tidak akan ada kekurangan minyak, tetapi mungkin akan ada dampak pada harga,” ujar Chaiyong Maneerungsakul, anggota Senat Thailand, dalam keterangannya pada Rabu (18/03/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa meskipun stok nasional masih terjaga, tekanan harga menjadi konsekuensi yang sulit dihindari. Di sejumlah wilayah Thailand bagian utara dan selatan, pasokan dari depot mengalami penurunan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Kondisi ini memicu antrean panjang di SPBU, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan kehabisan jenis BBM tertentu seperti Gasohol E85 dan E91.

Baca Juga:
  • Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei
  • Tsunami 4 Meter Landa Rusia Akibat Gempa Dahsyat Kamchatka
  • Aksi Boikot Israel, Menambah Derita Palestine?
  • Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa

Seorang pemilik SPBU di Mae Hong Son, Adul Payomdong, mengaku sempat mempertimbangkan untuk menghentikan penjualan sementara karena tidak mampu bersaing dengan harga dari jaringan besar.

“Saya berencana untuk menangguhkan penjualan BBM sementara karena kami tidak dapat bersaing dengan harga SPBU besar. Tetapi pelanggan tetap kami mengatakan mereka bersedia untuk terus membeli meskipun harganya disesuaikan,” ungkapnya.

Di wilayah perbatasan seperti Tachileik, situasi bahkan lebih kompleks. Harga BBM eceran dalam kemasan botol melonjak tajam, sementara volume penjualan justru dikurangi. Pemerintah setempat pun mengambil langkah pembatasan pembelian dan pengurangan jam operasional SPBU untuk menjaga stabilitas distribusi.

Sementara itu, Singapura mengalami tekanan dari sisi harga. Operator SPBU besar menaikkan harga BBM jenis RON 95 hingga setara lebih dari Rp58 ribu per liter, melampaui rekor yang sebelumnya tercatat pada 2022 saat konflik Rusia-Ukraina memuncak. Fluktuasi harga di negara tersebut juga tergolong tinggi, dengan penyesuaian yang dapat terjadi beberapa kali dalam sehari mengikuti dinamika pasar global.

Artikel Terkait:
  • Enam Negara Putuskan Idulfitri Jatuh pada 31 Maret 2025
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • Rudal Rusia CH-55 Ditemukan di Hutan Polandia
  • UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina

Kenaikan harga ini mencerminkan sensitivitas tinggi pasar energi terhadap konflik geopolitik. Jalur distribusi minyak global yang terganggu membuat negara-negara importir harus menyesuaikan harga domestik dengan cepat.

Selain berdampak pada sektor transportasi, lonjakan harga BBM juga berpotensi meningkatkan biaya logistik dan harga barang kebutuhan pokok. Jika konflik terus berlanjut, tekanan inflasi di kawasan Asia Tenggara diperkirakan akan semakin meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Secara keseluruhan, situasi ini menunjukkan betapa eratnya keterkaitan antara stabilitas geopolitik global dan ketahanan energi regional. Negara-negara di Asia Tenggara kini dihadapkan pada tantangan untuk menjaga pasokan sekaligus mengendalikan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Jangan Lewatkan:
  • Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU
  • WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza
  • Elon Musk Resmi Mundur dari DOGE
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
Asia Tenggara Harga BBM Konflik Timur Tengah Krisis Energi Singapura Thailand
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePesantren Dorong Energi Bersih Berbasis Nilai Islam
Next Article Hilal Dipantau di 117 Titik, Lebaran Segera Ditetapkan

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka

Sahabat Kecil Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Hukum Mencukur Bulu Kemaluan dalam Islam

Islami Alfi Salamah

8 Manfaat Berhenti Konsumsi Gula bagi Kesehatan

Daily Tips Assyifa

Sawer Meriah di Kampung Citepus

Happy Lina Marlina
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi