Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 19 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Penjelasan urutan kunjungan saat Idulfitri menurut ajaran Islam agar silaturahmi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 Maret 2026 Nasional
Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
Ilustrasi silaturahmi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lebaran ibarat simpul yang kembali mengikat benang-benang hubungan yang sempat renggang. Di tengah suasana saling memaafkan, muncul pertanyaan klasik: siapa yang sebaiknya lebih dulu dikunjungi agar silaturahmi bernilai lebih dalam ajaran Islam?

Momentum Idulfitri setelah Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga dan sosial. Dalam ajaran Islam, menjaga silaturahmi bukan hanya tradisi, melainkan amalan yang memiliki nilai ibadah tinggi.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 36 yang memerintahkan umat Islam untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, hingga lingkungan sekitar. Selain itu, hadis riwayat Bukhari dan Muslim juga menegaskan bahwa silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.

Dalam berbagai literatur keislaman, dijelaskan adanya urutan yang dianjurkan dalam bersilaturahmi saat Lebaran. Posisi paling utama adalah ibu, diikuti oleh ayah, kemudian anak, kakek, nenek, serta saudara kandung. Setelah itu, kunjungan dilanjutkan kepada kerabat dekat seperti paman dan bibi dari kedua jalur keluarga, lalu keluarga dari pihak mertua, hingga tetangga.

“Dalam Islam, ibu memiliki kedudukan paling tinggi dalam hal bakti. Karena itu, mengunjungi ibu terlebih dahulu menjadi bentuk penghormatan utama, disusul ayah dan keluarga inti lainnya,” ujar seorang pengajar ilmu agama, Kamis (19/03/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi tertentu juga perlu menjadi pertimbangan. Misalnya, jika ada anggota keluarga yang sedang sakit atau membutuhkan perhatian khusus, maka mereka patut diprioritaskan meskipun berada di luar urutan umum.

Selain mengunjungi keluarga yang masih hidup, umat Islam juga dianjurkan untuk melanjutkan silaturahmi dengan berziarah ke makam keluarga yang telah wafat. Tradisi ini menjadi bentuk doa dan penghormatan kepada leluhur, sekaligus mengingatkan akan hakikat kehidupan.

Dalam praktiknya, silaturahmi juga harus dibarengi dengan adab bertamu yang baik. Niat yang tulus menjadi dasar utama, diikuti dengan pemilihan waktu yang tepat agar tidak mengganggu tuan rumah. Tamu juga dianjurkan untuk tidak berlama-lama hingga merepotkan, namun tetap menjaga kualitas interaksi.

Adab lainnya mencakup sikap sopan santun, tidak pilih kasih dalam bersilaturahmi, serta tidak menjadikan kunjungan sebagai ajang mencari hidangan. Rasulullah SAW mencontohkan untuk selalu menghargai jamuan yang diberikan tanpa mencela makanan yang disajikan.

Tak kalah penting, menjaga sikap agar tidak menimbulkan fitnah, berpakaian sederhana, serta membawa bingkisan sebagai bentuk perhatian juga menjadi bagian dari etika yang dianjurkan. Meski tidak wajib, hal tersebut dapat mempererat hubungan emosional antar keluarga.

Dengan memahami urutan dan adab silaturahmi ini, momen Lebaran diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Adab Islam IdulFitri Keluarga Silaturahmi Lebaran Tradisi Muslim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWaspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya
Next Article Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Informasi lainnya

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

19 Maret 2026

Hilal Dipantau di 117 Titik, Lebaran Segera Ditetapkan

19 Maret 2026

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

18 Maret 2026

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

17 Maret 2026

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

17 Maret 2026

Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Doa-doa Istimewa Keberkahan Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir

Islami Alfi Salamah

Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI

Bisnis Silva

Sentralisasi Berkedok Nasionalisme

Editorial Udex Mundzir

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Islami Ericka
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

259 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi