Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 21 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Sidang isbat memutuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Sabtu setelah hilal belum memenuhi kriteria visibilitas.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 Maret 2026 Nasional
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin sidang isbat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti menunggu fajar yang belum sepenuhnya terbit, pemerintah akhirnya menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, setelah posisi hilal dinilai belum memenuhi standar yang ditentukan. Keputusan ini diumumkan usai sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada Kamis malam.

Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah memimpin rangkaian sidang isbat di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di berbagai wilayah Indonesia, tinggi hilal berada di kisaran 0,9 hingga 3,1 derajat dengan elongasi antara 4,5 hingga 6,1 derajat. Angka ini dinilai belum memenuhi kriteria minimum MABIMS, yakni tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, sehingga 1 Syawal diputuskan jatuh pada Sabtu.

“Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers.

Keputusan ini diambil melalui kombinasi metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung), yang melibatkan tim Kementerian Agama, Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait. Sidang isbat juga dihadiri berbagai pihak seperti Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, hingga perwakilan DPR dan negara sahabat.

Baca Juga:
  • Momen Bersejarah! Arab Saudi Ikuti Ajang Miss Universe 2024
  • Arab Saudi Buat Jembatan Udara Bantu Korban Gempa Maroko
  • ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T
  • KH Miftachul Akhyar Desak Gus Yahya Mundur dari PBNU

Meski demikian, terdapat perbedaan penetapan dengan Muhammadiyah yang lebih dahulu menetapkan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Perbedaan ini disebabkan penggunaan metode hisab yang menjadi pedoman utama organisasi tersebut, tanpa menunggu konfirmasi rukyat.

Fenomena perbedaan penetapan hari raya bukan hal baru di Indonesia. Sejak lama, perbedaan metode antara hisab dan rukyat kerap menghasilkan tanggal yang berbeda. Namun, pemerintah melalui sidang isbat berupaya menjadi titik temu berbagai pandangan dengan mempertimbangkan data ilmiah dan hasil pengamatan lapangan.

Sidang isbat sendiri memiliki akar sejarah panjang sejak awal kemerdekaan Indonesia. Tradisi ini mulai dilembagakan sejak era Presiden Soekarno melalui regulasi tahun 1946 yang memberi kewenangan kepada Menteri Agama dalam menetapkan hari raya keagamaan.

Seiring waktu, mekanisme ini diperkuat dengan berbagai aturan, termasuk Keputusan Menteri Agama tahun 1963 yang menjadikan sidang isbat sebagai forum resmi penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Artikel Terkait:
  • Ekonomi Digital Indonesia Mengalami Lonjakan 78,19 Persen
  • Ahli Gizi: Rp10 Ribu Bisa Buat Anak Makan Bergizi!
  • Hilal Dipantau di 117 Titik, Lebaran Segera Ditetapkan
  • BNPB: Banjir Jakarta Kali Ini Lebih Lama Surut

Dalam praktiknya, sidang isbat digelar setiap tanggal 29 bulan Hijriah terkait, dengan tahapan pemaparan data astronomi, sidang tertutup, hingga pengumuman hasil kepada publik. Proses ini bertujuan menjaga kesatuan umat sekaligus mengakomodasi perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia yang mengikuti pemerintah diharapkan dapat mempersiapkan diri menyambut Idulfitri pada Sabtu, termasuk dalam pelaksanaan mudik dan ibadah hari raya.

Sebagai penutup, sidang isbat kembali menegaskan perannya sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan tradisi keagamaan dalam menentukan momen penting umat Islam di Tanah Air.

Jangan Lewatkan:
  • Dua Kapal Pinisi di CPI Makassar Bangga Pakai Produk Dalam Negeri
  • Upah Minimum Sektoral 2025 Jakarta Resmi Ditetapkan
  • HEH Diduga Melakukan Ujaran Kebencian Terhadap Muhammadiyah
  • Masa WFA ASN Diperpanjang hingga 8 April 2025

1 Syawal 1447 H Hilal Indonesia Kementerian Agama Lebaran 2026 Sidang Isbat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
Next Article Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan

Perspektif Udex Mundzir

Tips Mengatur Waktu agar Gak Overwhelmed Tiap Hari

Daily Tips Alfi Salamah

Prabowo Lebih Pro pada Koruptor

Editorial Udex Mundzir

10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi