Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

Antrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 11 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta

PERDOKHI mengingatkan pentingnya pola hidup sehat bagi jamaah haji komorbid jelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Alfi SalamahAlfi Salamah10 April 2026 Nasional
Info Haji
Petugas Medis periksa calon jemaah haji (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menjelang musim haji, menjaga kesehatan ibarat “bekal utama” yang tak terlihat namun menentukan kelancaran ibadah, terutama bagi jamaah dengan penyakit penyerta atau komorbiditas. Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PERDOKHI) pun mengingatkan pentingnya kesiapan fisik agar ibadah tidak terganggu kondisi kesehatan.

Ketua Umum PERDOKHI, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpKFR, MARS, AIFO-K, menegaskan bahwa jamaah dengan komorbid perlu menjaga status istitha’ah melalui pola hidup sehat. Hal ini mencakup konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, serta menghindari makanan yang dapat memicu peningkatan kolesterol. Ia menyarankan agar jamaah mengonsumsi makanan seimbang seperti nasi, ikan, daging, telur, serta sayur dan buah yang kaya serat.

“Pertama memelihara status istitha’ah-nya dengan melakukan olahraga teratur, asupan makanan bergizi, dan menghindari makanan pemicu hiperkolesterolemia,” kata Syarief, pada Jumat (10/4/2026).

Ia juga menekankan pentingnya menghindari makanan tinggi garam, gula, dan santan yang berisiko memperburuk kondisi kesehatan. Selain itu, kebutuhan cairan harus tercukupi dengan minum air putih secara rutin untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama menjalani rangkaian ibadah.

“Jangan lupa untuk meminum vitamin atau suplemen setiap hari,” ujarnya.

Dalam persiapan fisik, jamaah dianjurkan melakukan aktivitas olahraga ringan hingga sedang selama 40–60 menit, minimal tiga kali dalam sepekan. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, atau jogging dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sebelum keberangkatan.

Selain menjaga kebugaran, jamaah dengan komorbid juga diingatkan untuk disiplin dalam konsumsi obat. Mereka diminta membawa persediaan obat yang cukup selama berada di Arab Saudi dan menyimpannya di tempat yang mudah dijangkau agar tidak terlewat.

PERDOKHI juga menyoroti pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, istirahat yang cukup, serta menjaga kondisi mental tetap positif. Hal ini dinilai berpengaruh besar terhadap ketahanan fisik selama menjalankan ibadah haji yang padat dan melelahkan.

Setibanya di Tanah Suci, jamaah disarankan mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan fisik masing-masing. Prioritas ibadah perlu disesuaikan agar tidak memaksakan diri yang berujung pada kelelahan atau gangguan kesehatan.

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia pada tahun ini memperoleh kuota sebanyak 221.000 jamaah haji. Proses pemberangkatan dijadwalkan dimulai pada [22 April 2026], sehingga persiapan kesehatan menjadi hal krusial yang tidak boleh diabaikan.

Dengan berbagai langkah preventif tersebut, diharapkan jamaah haji, khususnya yang memiliki penyakit penyerta, dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan dalam kondisi prima hingga kembali ke Tanah Air.

Info Haji Jamaah Komorbid Kesehatan Haji PERDOKHI Persiapan Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKomdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir
Next Article Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

Informasi lainnya

Antrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi

11 April 2026

Rapimnas PJS Matangkan Langkah ke Dewan Pers

7 April 2026

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

4 April 2026

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

4 April 2026

Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh

3 April 2026

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bebas Bertanggung Jawab

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah

Polemik Privasi di Era Digital

Opini Udex Mundzir

Menag di Vatikan: Diplomasi Iman dan Kemanusiaan

Editorial Udex Mundzir

QR Warung dan Ketakutan Amerika

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.