Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Turun Tajam! Produksi Industri Jerman Anjlok pada Maret

Setelah produksi di sektor industri berkembang dinamis di awal tahun, terjadi penurunan tajam yang tidak terduga di bulan Maret
Dexpert CorpDexpert Corp8 Mei 2023 Ekonomi
bendera jerman
Ilustrasi bendera Jerman (dpa/picture alliance via Getty Images)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Wiesbaden – Pada bulan Maret 2023, produksi industri di Jerman menurun lebih banyak dari yang diharapkan. Data resmi yang dirilis pada hari Senin (8/5/2023) menunjukkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh menurunnya produksi pada industri manufaktur mobil.

Berdasarkan data musiman yang disesuaikan dari Badan Statistik Federal Destatis, produksi turun sebesar 3,4% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Data ini berbeda dibandingkan pertumbuhan yang kuat pada dua bulan sebelumnya, Januari dan Februari, dan lebih buruk dari perkiraan penurunan satu persen oleh analis yang disurvei oleh firma data keuangan FactSet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Menko Airlangga Optimistis, Tapi 12 Ribu Buruh Sritex Kena PHK
  • Harga Emas Dunia Terkoreksi Usai Sentuh Rekor Tertinggi
  • Rupiah Terus Melemah, BI Dinilai Gagal Stabilkan Nilai Tukar
  • PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 23 Mei 2025

“Setelah produksi di sektor industri berkembang dinamis di awal tahun, terjadi penurunan tajam yang tidak terduga di bulan Maret,” kata Kementerian Perekonomian dalam sebuah pernyataan, mengutip AFP, Senin (8/5/2023).

Kabar tersebut muncul setelah data yang dirilis pekan lalu menunjukkan anjloknya pesanan baru di pabrik-pabrik Jerman. Fenomena ini terjadi menyusul sektor industri negara itu dihantam oleh harga energi yang tinggi menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Meski begitu, ada harapan bahwa Jerman dapat menghindari penurunan.

Artikel Terkait:
  • OJK Tegaskan Tak Campur Tangan Distribusi Dividen BUMN ke Danantara
  • BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan Jemaah Haji di Arab Saudi
  • Pemerintah Diingatkan Mitigasi Dampak Kenaikan PPN 12 Persen
  • BI Tegaskan Peran Strategis Policy Mix dalam Forum G20

Industri otomotif merupakan kontributor utama penurunan bulan Maret, di mana pembuatan kendaraan dan suku cadang turun 6,5%. Padahal pada Februari sebelumnya, Jerman mengalami kenaikan 6,9%.

Jerman adalah rumah bagi produsen mobil, termasuk Volkswagen, BMW dan Mercedes-Benz, dan sektor otomotif merupakan pilar industri negara tersebut.

Setelah berkontraksi pada akhir tahun 2022, ekonomi Jerman menghindari resesi pada kuartal pertama tahun ini dan mencatat pertumbuhan yang datar. Pemerintah Jerman memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,4% untuk keseluruhan tahun 2023.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo Tunjuk Rosan Roeslani Pimpin Danantara, Erick Thohir Jadi Pengawas
  • Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja
  • JK: 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Etnis China
  • Diskon Tarif Tol Diberlakukan di 12 Ruas pada Libur Tahun Baru Hijriah

BMW Jerman Mercedes-Benz otomotif Volkswagen
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAnies Baswedan Kritik Subsidi Mobil Listrik Pemerintah
Next Article Toyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu

Informasi lainnya

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

11 April 2026

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

11 April 2026

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024, Hanya Legitimasi Kemenangan Petahana

Opini Udex Mundzir

Mau Upgrade Diri? Inilah 5 Buku yang Wajib Kamu Baca di Awal Tahun

Daily Tips Alfi Salamah

Ketika Relawan Butuh Akal Sehat, Bukan Sekadar Semangat

Opini Udex Mundzir

ASN BKN Boleh WFA 2 Hari Seminggu, Efisiensi Anggaran dan Uji Kinerja Digital

Bisnis Assyifa

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi