Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rupiah Terus Melemah, BI Dinilai Gagal Stabilkan Nilai Tukar

Pelemahan kurs rupiah dinilai sebagai kegagalan Bank Indonesia menjaga stabilitas moneter nasional.
ErickaEricka24 Maret 2025 Ekonomi
Bank Indonesia (BI).
Bank Indonesia (BI) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Saat nilai tukar rupiah terus merosot terhadap dolar AS, sorotan tajam pun diarahkan kepada Bank Indonesia (BI). Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menyatakan bahwa depresiasi yang terjadi bukan sekadar gejala pasar, melainkan cerminan gagalnya fungsi BI dalam menjaga stabilitas moneter.

“Kurs rupiah ini sudah sejak lama terus terdepresiasi. Ini seharusnya tugas pokok dari BI. Tapi kelihatannya BI gagal menjalankan tugas itu,” ujar Anthony saat dihubungi di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Menurutnya, lemahnya pengendalian nilai tukar berkaitan erat dengan ketidakefektifan kebijakan moneter, termasuk suku bunga. Ia juga menyoroti kepemimpinan Gubernur BI Perry Warjiyo yang dinilai tidak mampu memberikan dampak signifikan terhadap kestabilan kurs sejak menjabat pada 2018.

“Harus dipertanyakan mengapa mempertahankan Perry Warjiyo, sama halnya dengan Sri Mulyani. Ekonomi tidak baik-baik saja,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG
  • Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan
  • PKS Ingatkan Dampak PHK Massal: Ekonomi Bisa Lesu
  • Pemerintah Tegaskan Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Tak Boleh Rugikan UMKM

Anthony menambahkan, meskipun ada kebijakan kontroversial yang berpotensi menyebabkan capital outflow, BI seharusnya mampu mengendalikan dampaknya dengan instrumen moneter yang dimiliki.

Sementara itu, Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi INDEF, Andry Satrio Nugroho, menyatakan bahwa potensi pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp17.000 per dolar AS sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat jika pemerintah tidak segera mengambil kebijakan pemulihan kepercayaan pasar.

“Kalau tidak ada kebijakan yang mampu memulihkan kepercayaan pasar terhadap rupiah dan para pengelola ekonomi nasional, angka Rp17.000 itu bukan tidak mungkin,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan
  • World Bank Beri Solusi untuk Capai Kemakmuran Ekonomi di Indonesia
  • Stasiun Kereta Cepat Karawang Resmi Beroperasi
  • Paser Gelar Gerakan Pangan Murah: Stabilkan Harga dan Pasokan

Andry juga menyoroti penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menjadi sinyal investor asing mulai meninggalkan pasar Indonesia, menandakan kepercayaan terhadap kondisi ekonomi domestik semakin menipis.

Ia pun mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera berkoordinasi dengan jajaran ekonom dan menteri terkait guna merespons gejolak pasar sebelum pelemahan rupiah berlanjut lebih dalam.

Jangan Lewatkan:
  • Rangkap Jabatan, IWPI Minta Dirjen Pajak Baru Mundur dari Phapros
  • Transaksi UMKM Tembus Rp1,1 Triliun per Mei 2025
  • Pekerja Padat Karya Bergaji Rp 10 Juta Kini Bebas Pajak
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
Anthony Budiawan Bank Indonesia Depresiasi Rupiah Ekonomi Nasional INDEF Kurs Rupiah 2025 Perry Warjiyo
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAndi Malarangeng Jadi Ketua Dewan Pakar Demokrat 2025-2030
Next Article DPP PJS Kecam Teror ke Tempo, Desak Kapolri Usut Tuntas Pelaku

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Jejak Muda, Prestasi Nyata

Profil Lisda Lisdiawati

Memahami Etika Tak Tertulis di Masyarakat

Daily Tips Alfi Salamah

Inilah Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa

Islami Alfi Salamah

Integritas di Balik Gelar Akademik

Editorial Udex Mundzir

Ribuan Jamaah Haji Terjangkit ISPA, KKHI Mendorong Kepatuhan Prokes

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi