Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rupiah Terus Melemah, BI Dinilai Gagal Stabilkan Nilai Tukar

Pelemahan kurs rupiah dinilai sebagai kegagalan Bank Indonesia menjaga stabilitas moneter nasional.
ErickaEricka24 Maret 2025 Ekonomi
Bank Indonesia (BI).
Bank Indonesia (BI) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Saat nilai tukar rupiah terus merosot terhadap dolar AS, sorotan tajam pun diarahkan kepada Bank Indonesia (BI). Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menyatakan bahwa depresiasi yang terjadi bukan sekadar gejala pasar, melainkan cerminan gagalnya fungsi BI dalam menjaga stabilitas moneter.

“Kurs rupiah ini sudah sejak lama terus terdepresiasi. Ini seharusnya tugas pokok dari BI. Tapi kelihatannya BI gagal menjalankan tugas itu,” ujar Anthony saat dihubungi di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Menurutnya, lemahnya pengendalian nilai tukar berkaitan erat dengan ketidakefektifan kebijakan moneter, termasuk suku bunga. Ia juga menyoroti kepemimpinan Gubernur BI Perry Warjiyo yang dinilai tidak mampu memberikan dampak signifikan terhadap kestabilan kurs sejak menjabat pada 2018.

“Harus dipertanyakan mengapa mempertahankan Perry Warjiyo, sama halnya dengan Sri Mulyani. Ekonomi tidak baik-baik saja,” tegasnya.

Baca Juga:
  • DPR Soroti Kepailitan Sritex: Tragedi Nasional
  • Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target
  • Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS
  • BNI Salurkan KUR ke Petani Tebu untuk Dukung Swasembada Gula 2028

Anthony menambahkan, meskipun ada kebijakan kontroversial yang berpotensi menyebabkan capital outflow, BI seharusnya mampu mengendalikan dampaknya dengan instrumen moneter yang dimiliki.

Sementara itu, Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi INDEF, Andry Satrio Nugroho, menyatakan bahwa potensi pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp17.000 per dolar AS sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat jika pemerintah tidak segera mengambil kebijakan pemulihan kepercayaan pasar.

“Kalau tidak ada kebijakan yang mampu memulihkan kepercayaan pasar terhadap rupiah dan para pengelola ekonomi nasional, angka Rp17.000 itu bukan tidak mungkin,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Menkeu Purbaya Siap Cairkan Dana Darurat untuk Bencana Sumatra
  • Wamendag Ajak JAPINDA Hadapi Tantangan Perdagangan Global
  • Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil
  • Kementan Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Iduladha 2025

Andry juga menyoroti penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menjadi sinyal investor asing mulai meninggalkan pasar Indonesia, menandakan kepercayaan terhadap kondisi ekonomi domestik semakin menipis.

Ia pun mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera berkoordinasi dengan jajaran ekonom dan menteri terkait guna merespons gejolak pasar sebelum pelemahan rupiah berlanjut lebih dalam.

Jangan Lewatkan:
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif
  • Prabowo Minta Regulasi Migas Disederhanakan untuk Dorong Investasi
  • Indonesia Upayakan Tarif Impor AS Turun, Negosiasi Masih Berlangsung
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
Anthony Budiawan Bank Indonesia Depresiasi Rupiah Ekonomi Nasional INDEF Kurs Rupiah 2025 Perry Warjiyo
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAndi Malarangeng Jadi Ketua Dewan Pakar Demokrat 2025-2030
Next Article DPP PJS Kecam Teror ke Tempo, Desak Kapolri Usut Tuntas Pelaku

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Membentuk Generasi Hebat, Lima Syarat Menjadi Anak Hebat

Opini Alfi Salamah

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva

Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

Profil Alfi Salamah

Mengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?

Opini Alfi Salamah

Wisata Instagramable Jadi Pangsa Pasar Baru

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi