Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 13 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ahli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin

Alfi SalamahAlfi Salamah29 November 2024 Saintek
penyebab kerusakan mesin kendaraan
Tri Yuswidjajanto Zaenuri Ahli Konversi Energi FTMD-ITB (.gri)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta — Polemik soal bahan bakar Pertamax yang dikaitkan dengan kerusakan mesin kendaraan akhirnya mendapat penjelasan ilmiah. Ahli Konversi Energi dari ITB, Tri Yuswidjajanto Zaenuri, menegaskan bahwa kandungan dalam Pertamax tidak menjadi penyebab kerusakan mesin, seperti yang ramai diperbincangkan belakangan ini.

Pernyataan ini disampaikan Tri setelah viralnya video seorang pemilik mobil di Cibinong, Jawa Barat, yang mengeluhkan mesin kendaraannya rusak usai mengisi bahan bakar Pertamax. Dalam video itu, disebutkan mobil kehilangan tenaga akibat masalah pada fuel pump dan filter bensin.

Tri menjelaskan, saat kendaraan tersebut diperiksa di bengkel, tangki bahan bakar dikuras dan ditemukan endapan yang mengganggu suplai bahan bakar ke mesin. Untuk memastikan asal-usul endapan, tim LAPI ITB melakukan analisis mendalam menggunakan metode Energy-Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS).

“Hasil analisis EDS mengidentifikasi unsur-unsur pembentuk endapan tersebut. Menariknya, unsur itu tidak ditemukan dalam Pertamax yang diuji,” ungkap Tri kepada media, Rabu (27/11/2024)

Baca Juga:
  • AI Geser Google, Facebook, dan iPhone dari Puncak Dominasi
  • Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman
  • Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus
  • Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB

Bahan bakar Pertamax dari beberapa SPBU yang diduga terkait masalah ini juga diuji oleh Lemigas melalui analisis Fisika Kimia. Hasilnya, tidak ditemukan senyawa pembentuk endapan di dalam bahan bakar Pertamax.

Tri menduga, endapan tersebut berasal dari material antikorosi yang biasa digunakan sebagai pelapis tangki bahan bakar berbahan logam. “Pelapis ini umumnya mengandung unsur yang terdeteksi dalam analisis EDS. Namun, penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan asal-usulnya,” ujar dia.

Bagi pemilik kendaraan dengan tangki berbahan resin, Tri memastikan risiko serupa tidak akan terjadi. Hal ini karena tangki berbahan resin tidak memerlukan pelapis antikorosi, sehingga tidak akan menghasilkan endapan seperti yang ditemukan.

Artikel Terkait:
  • Ilmuwan Italia Berhasil Ubah Cahaya Menjadi Materi Padat
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • Waspada Banjir Rob! Gerhana Matahari Akan Terjadi 29 Maret 2025
  • Gerhana Bulan Total 13-14 Maret 2025, Sayangnya Tak Terlihat di Indonesia

“Penelitian masih berlanjut untuk memastikan penyebab pastinya. Tujuannya agar masalah serupa bisa dicegah di masa depan,” tambahnya.

Sebelumnya, wanita pemilik mobil Daihatsu dalam video viral itu melaporkan kerusakan fuel pump di bengkel resmi Astra Daihatsu Cibinong. Dugaan awal mengarah pada bahan bakar Pertamax, namun temuan ITB menepis anggapan tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan
  • Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia pada 12–13 Agustus
  • Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
Daihatsu Pertamax
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSeleksi PPPK Pemkab Kutim Dimulai 3 Desember 2024, Peserta Diharapkan Siapkan Diri
Next Article AS dan Inggris Restui Indonesia Masuk OECD

Informasi lainnya

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026

Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir

10 April 2026

Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

3 April 2026

Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia

2 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah

Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital

Biografi Alfi Salamah

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

Travel Alfi Salamah

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir

Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Islami Dexpert Corp
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi