Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BNPB Sebut 303 Korban Jiwa dalam Banjir dan Longsor Sumatra

Lonjakan korban jiwa akibat bencana di Sumatra membuka kembali luka lama soal mitigasi yang tak kunjung tuntas.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati30 November 2025 Nasional
BNPB Sebut 303 Korban Jiwa dalam Banjir-Longsor Sumatra
Korban tewas banjir dan longsor (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Medan – Seperti gelombang yang datang tanpa henti, kabar duka dari Sumatra kembali menghanyutkan ketenangan publik. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis angka terbaru korban jiwa dalam bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi, memperlihatkan betapa dahsyatnya dampak cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa total korban meninggal mencapai 303 orang, berdasarkan laporan hingga Ahad (30/11/2025).

Korban tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sementara ratusan lainnya masih dalam proses pencarian. Abdul Muhari menyampaikan data ini dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV.

“Untuk jumlah korban, secara total itu 303 jiwa meninggal dunia,” ujar Abdul Muhari, menegaskan skala bencana yang begitu besar yang menimpa beberapa wilayah secara bersamaan.

Ia memerinci, 47 korban jiwa berasal dari Aceh, sedangkan 166 orang meninggal dunia di Sumatra Utara. Sementara itu, masih terdapat 143 orang yang belum ditemukan dan masuk dalam daftar pencarian.

Pada bagian lain, Abdul Muhari menjelaskan kondisi di Sumatra Barat yang mengalami penambahan korban setelah banjir dan longsor atau galodo menurut sebutan masyarakat setempat menerjang kawasan di kaki Gunung Singgalang, Kabupaten Agam. Peristiwa itu menewaskan 74 warga, sementara 78 orang lainnya belum ditemukan.

“Jika digabung dengan kejadian sebelumnya di Padang dan Padang Pariaman, total korban meninggal di Sumbar menjadi 90 jiwa dan 85 lainnya masih dalam pencarian,” jelasnya, menegaskan bahwa kondisi di provinsi tersebut masih memerlukan operasi SAR yang intensif.

Selain korban jiwa, BNPB mencatat jumlah warga yang mengungsi hampir 50 ribu orang. Mereka tersebar di pos resmi maupun tempat pengungsian mandiri yang saat ini masih didata. Banyak di antara mereka kehilangan rumah, akses jalan, dan mata pencaharian akibat bencana yang terjadi beruntun sejak sepekan terakhir.

“Sedangkan yang mengungsi di pos-pos yang dikelola pemerintah daerah, lengkap dengan dapur umum dan tenda, itu total sekitar 50 ribu jiwa,” imbuh Abdul Muhari, menggambarkan skala besar pengungsian yang membutuhkan dukungan logistik.

Meski cuaca mulai membaik, BNPB menegaskan bahwa proses pendataan akan terus diperbarui seiring sejumlah warga kembali ke rumah mereka untuk membersihkan material lumpur dan puing yang tersisa. Namun, proses pencarian dan pertolongan tetap menjadi prioritas karena situasi di lapangan masih dinamis, terutama di wilayah yang aksesnya sempat terputus.

Dengan jumlah korban yang terus diperbarui, bencana ini kembali mengingatkan publik tentang pentingnya mitigasi bencana jangka panjang dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan.

Aceh Banjir Longsor Bencana Sumatra BNPB Sumatra Barat Sumatra Utara
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis
Next Article MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Bisnis Alfi Salamah

Jurnalisme di Bawah Bayang Algoritma

Editorial Udex Mundzir

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Hindari Jebakan Kehidupan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.