Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Tinjau Masalah Jemaah Haji yang Terpisah Kloter dan Hotel

Timwas Haji DPR RI evaluasi sistem layanan syarikah Arab Saudi yang pisahkan keluarga jemaah.
ErickaEricka28 Mei 2025 Info Haji
jemaah haji terpisah kloter dan hotel 2025
Ilustrasi jemaah haji terpisah kloter dan hotel 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tim Pengawas Haji (Timwas Haji) DPR RI memulai tugas lapangan mereka di Arab Saudi sejak Selasa (27/5/2025), menyikapi sejumlah persoalan krusial dalam pelaksanaan haji tahun ini. Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah terpisahnya pasangan suami istri (pasutri) dan anggota keluarga dalam kloter maupun lokasi penginapan akibat sistem layanan baru.

Sistem yang digunakan Pemerintah Arab Saudi tahun ini menetapkan delapan syarikah sebagai penyedia layanan jemaah. Kebijakan ini berdampak signifikan pada pembagian kloter dan penempatan akomodasi yang menyebabkan sejumlah jemaah, termasuk pasutri, tidak lagi satu rombongan maupun tinggal di hotel yang sama.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memimpin langsung rombongan Timwas sebagai Amirul Hajj. Salah satu anggota Timwas, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa keberangkatan ini tidak hanya sebagai kunjungan seremonial, tetapi sebagai wujud pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif.

“Kami mengawal layanan yang disiapkan pemerintah kepada jemaah haji Indonesia. Jika ditemukan persoalan, kami akan menyampaikan masukan yang konkret,” ujar Marwan.

Dalam kunjungan tersebut, Timwas fokus mengevaluasi kualitas layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesiapan dan jumlah petugas haji. Menurut Marwan, pemisahan anggota keluarga akibat kebijakan syarikah menjadi salah satu masalah mendesak yang perlu diselesaikan sebelum puncak ibadah di Armuzna.

Baca Juga:
  • Menuju Kesembuhan: 18 Jamaah Haji Berangkat ke Makkah
  • Kemenag Atur Tata Kelola Dam 2025, BAZNAS Jadi Penyalur Resmi
  • Operasi Pencarian Diperluas 2 Jamaah Haji Masih Hilang
  • Tim Medis Saudi Selamatkan Jamaah Indonesia dari Henti Jantung

“Kita sudah menggelar pertemuan dengan pihak terkait, termasuk Dirjen Haji, pejabat Kemenag di Makkah dan Madinah, serta para syarikah. Mereka telah menyatakan komitmen untuk memfasilitasi pertemuan kembali anggota keluarga yang terpisah,” jelasnya.

Timwas juga memeriksa secara langsung kelayakan hotel, termasuk fasilitas dasar seperti air bersih, ketersediaan lift, jemuran pakaian, dan akses menuju Masjidil Haram. Layanan transportasi seperti bus salawat menjadi perhatian khusus, terutama bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.

“Kami akan pastikan akses bus salawat ini tidak menyulitkan jemaah yang punya keterbatasan mobilitas,” tambah Marwan.

Aspek lain yang turut menjadi fokus Timwas adalah layanan konsumsi melalui jasa katering serta kesiapan petugas haji dalam mendampingi jemaah lanjut usia yang baru pertama kali ke luar negeri.

Artikel Terkait:
  • 6 Layanan Transportasi Wajib Inovasi Terkini Perusahaan Umroh
  • Kemenhaj dan Kejagung Perkuat Pengawasan Ibadah Haji Bebas Korupsi
  • Tips Perawatan Jamaah Haji Sehat dan Bugar Usai Armuzna
  • Larangan 40 Hari Ke Luar Rumah Selepas Pulang Haji

“Kita ingin memastikan petugas hadir dan tanggap ketika dibutuhkan. Jumlah mungkin sudah mencukupi, tapi efektivitasnya perlu kita pantau langsung,” ujarnya.

Kunjungan awal dilakukan di Madinah untuk meninjau situasi jemaah gelombang pertama. Selain itu, Timwas juga akan mengevaluasi jemaah haji khusus dan mengawasi potensi jemaah non-prosedural yang masih ditemukan akibat praktik penipuan.

“Kami terima laporan masih ada jemaah yang masuk tanpa prosedur resmi dan akhirnya dibuang ke Jeddah. Ini akan kami pastikan tidak terjadi lagi,” tegas Marwan.

Jangan Lewatkan:
  • Revitalisasi Agenda Haji: Rangkullah Pengalaman Penuh Makna
  • Enam Jamaah Haji Wafat di Tanah Suci dari Embarkasi Padang
  • Arab Saudi Ingatkan Jamaah Umroh Patuhi Jadwal Resmi
  • Petugas Menghadapi Jamaah Haji Sakit di Bandara Jeddah

Timwas akan berangkat secara bertahap sesuai kuota penerbangan, dengan gelombang lanjutan dijadwalkan pada 28, 30, dan 31 Mei 2025.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBanjir Hantam Tambak, Desa Ponoragan Harap Induk Ikan dari Pemkab
Next Article DPR Minta Kemenag Kerja Ekstra Hadapi Puncak Haji 2025

Informasi lainnya

Demi Maskapai Nasional, Jemaah Umrah Diminta Beralih

27 Oktober 2026

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Refleksi Alfi Salamah

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Perspektif Udex Mundzir

S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka

Profil Alfi Salamah

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah

Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini

Refleksi Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi