Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Tinjau Masalah Jemaah Haji yang Terpisah Kloter dan Hotel

Timwas Haji DPR RI evaluasi sistem layanan syarikah Arab Saudi yang pisahkan keluarga jemaah.
ErickaEricka28 Mei 2025 Info Haji
jemaah haji terpisah kloter dan hotel 2025
Ilustrasi jemaah haji terpisah kloter dan hotel 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tim Pengawas Haji (Timwas Haji) DPR RI memulai tugas lapangan mereka di Arab Saudi sejak Selasa (27/5/2025), menyikapi sejumlah persoalan krusial dalam pelaksanaan haji tahun ini. Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah terpisahnya pasangan suami istri (pasutri) dan anggota keluarga dalam kloter maupun lokasi penginapan akibat sistem layanan baru.

Sistem yang digunakan Pemerintah Arab Saudi tahun ini menetapkan delapan syarikah sebagai penyedia layanan jemaah. Kebijakan ini berdampak signifikan pada pembagian kloter dan penempatan akomodasi yang menyebabkan sejumlah jemaah, termasuk pasutri, tidak lagi satu rombongan maupun tinggal di hotel yang sama.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memimpin langsung rombongan Timwas sebagai Amirul Hajj. Salah satu anggota Timwas, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa keberangkatan ini tidak hanya sebagai kunjungan seremonial, tetapi sebagai wujud pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif.

“Kami mengawal layanan yang disiapkan pemerintah kepada jemaah haji Indonesia. Jika ditemukan persoalan, kami akan menyampaikan masukan yang konkret,” ujar Marwan.

Dalam kunjungan tersebut, Timwas fokus mengevaluasi kualitas layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesiapan dan jumlah petugas haji. Menurut Marwan, pemisahan anggota keluarga akibat kebijakan syarikah menjadi salah satu masalah mendesak yang perlu diselesaikan sebelum puncak ibadah di Armuzna.

Baca Juga:
  • Tips Ampuh: Rahasia Menaklukkan Panasnya Cuaca Saat Berhaji
  • Pencegahan Melawan Ancaman Stroke di Kalangan Jamaah Haji
  • Mengarungi Safar Haji dengan Lancar: 5 Tips Berharga
  • Konsumsi Zamzam di Nabawi Capai 3.360 Ton Jelang Wukuf

“Kita sudah menggelar pertemuan dengan pihak terkait, termasuk Dirjen Haji, pejabat Kemenag di Makkah dan Madinah, serta para syarikah. Mereka telah menyatakan komitmen untuk memfasilitasi pertemuan kembali anggota keluarga yang terpisah,” jelasnya.

Timwas juga memeriksa secara langsung kelayakan hotel, termasuk fasilitas dasar seperti air bersih, ketersediaan lift, jemuran pakaian, dan akses menuju Masjidil Haram. Layanan transportasi seperti bus salawat menjadi perhatian khusus, terutama bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.

“Kami akan pastikan akses bus salawat ini tidak menyulitkan jemaah yang punya keterbatasan mobilitas,” tambah Marwan.

Aspek lain yang turut menjadi fokus Timwas adalah layanan konsumsi melalui jasa katering serta kesiapan petugas haji dalam mendampingi jemaah lanjut usia yang baru pertama kali ke luar negeri.

Artikel Terkait:
  • Kasus Kuota Haji 2024 Segera Masuk Tahap Penyidikan
  • DPR Setujui RUU Perubahan UU Haji Jadi Usul Inisiatif
  • Bandara Minangkabau Luncurkan 17 Kloter Jamaah Haji
  • Ekspansi Inisiatif Rute Haji 2023: Turki dan Pantai Gading

“Kita ingin memastikan petugas hadir dan tanggap ketika dibutuhkan. Jumlah mungkin sudah mencukupi, tapi efektivitasnya perlu kita pantau langsung,” ujarnya.

Kunjungan awal dilakukan di Madinah untuk meninjau situasi jemaah gelombang pertama. Selain itu, Timwas juga akan mengevaluasi jemaah haji khusus dan mengawasi potensi jemaah non-prosedural yang masih ditemukan akibat praktik penipuan.

“Kami terima laporan masih ada jemaah yang masuk tanpa prosedur resmi dan akhirnya dibuang ke Jeddah. Ini akan kami pastikan tidak terjadi lagi,” tegas Marwan.

Jangan Lewatkan:
  • Arab Saudi Isyaratkan Tambah Kuota Haji Indonesia Tahun 2026
  • Kemenag Tegaskan Belum Ada Kepastian Pembukaan Visa Furoda
  • Kemenag Rejang Lebong Sambut Kepulangan Haji Tambahan
  • Rekrutmen Petugas Haji 2026 Diperketat, Wajib Jalani Pelatihan Barak

Timwas akan berangkat secara bertahap sesuai kuota penerbangan, dengan gelombang lanjutan dijadwalkan pada 28, 30, dan 31 Mei 2025.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBanjir Hantam Tambak, Desa Ponoragan Harap Induk Ikan dari Pemkab
Next Article DPR Minta Kemenag Kerja Ekstra Hadapi Puncak Haji 2025

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Strategi Penggunaan WhatsApp Channel untuk Membangun Personal Branding

Techno Udex Mundzir

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

Happy Assyifa

Menaklukkan Gunung Cikuray, Atap Tertinggi di Garut

Travel Alfi Salamah

Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri

Islami Ericka

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi