Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Golkar Sebut PDIP “Mencla-Mencle” Soal Kenaikan PPN 12 Persen

Golkar kritik keras PDIP atas sikap inkonsisten dalam kebijakan PPN.
SilvaSilva23 Desember 2024 Politik
Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar
Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Polemik kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen semakin panas. Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun, menuding Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersikap “mencla-mencle” terkait kebijakan yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2025.

“Sikap politik PDIP seperti ini, mencla-mencle, harus diketahui rakyat. Saat berkuasa mereka mendukung, kini bersikap seolah-olah membela rakyat,” ujar Misbakhun, Senin (23/12/2024).

Ia menegaskan bahwa PDIP terlibat aktif dalam proses pembahasan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang menjadi dasar kenaikan PPN. Bahkan, Misbakhun menyebut kader PDIP, Dolfie OFP, pernah memimpin Panitia Kerja (Panja) RUU tersebut.

“PDIP tak bisa cuci tangan. Mereka mendukung UU ini pada Oktober 2021, yang mengatur kenaikan PPN dari 10 persen ke 11 persen pada 2022, dan naik lagi menjadi 12 persen pada 2025,” tambahnya.

Misbakhun menekankan bahwa Fraksi Golkar selalu berpihak pada rakyat kecil, terutama UMKM. Ia mengingatkan bahwa pihaknya sempat mengusulkan penurunan pajak untuk UMKM menjadi 0,5 persen, meskipun ide tersebut tidak diakomodasi sepenuhnya dalam pembahasan Panja.

“Kami konsisten memperjuangkan UMKM. Namun, seringkali Golkar tidak dilibatkan dalam lobi-lobi penting karena dianggap terlalu kritis,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan bahwa penerapan PPN 12 persen adalah amanat UU yang harus dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, kebijakan ini perlu diimplementasikan dengan moderasi.

“Presiden Prabowo tetap memperhatikan aspirasi masyarakat, seperti membatasi PPN pada barang mewah agar tidak membebani rakyat kecil,” katanya.

Sementara itu, PDIP membantah tudingan Golkar. Mereka mengklaim telah meminta kajian ulang terhadap kebijakan kenaikan PPN. Menurut PDIP, kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih, sehingga kenaikan pajak bisa menjadi beban tambahan.

Kenaikan PPN menjadi 12 persen terus menuai pro dan kontra. Sebagian pihak menilai kebijakan ini diperlukan untuk meningkatkan penerimaan negara, sementara yang lain menganggapnya berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.

Golkar Kebijakan Perpajakan Mencla-mencle PDIP PPN 12 persen
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMahfud MD: Gagasan Prabowo Maafkan Koruptor Bisa Tabrak Hukum
Next Article Kalau Mau Selamat, Jadilah Koruptor di Indonesia

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Opini Udex Mundzir

Kesehatan Tubuh: Kunci Kesuksesan Jamaah Haji Lansia dan Risti

Islami Alfi Salamah

Ijazah Jokowi, Ada Atau Tidak?

Opini Udex Mundzir

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

Travel Alfi Salamah

Selat Hormuz dan Ancaman Ekonomi Dunia

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.