Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Relawan Muda di Arus Mudik

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 18 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hasil Audit: eFishery Diduga Manipulasi Laporan Keuangan

Audit eksternal mengungkap ketidaksesuaian laporan keuangan eFishery, termasuk pendapatan dan jumlah fasilitas pakan yang diduga dimanipulasi sejak 2018.
AssyifaAssyifa1 Februari 2025 Ekonomi
Manipulasi Laporan Keuangan eFishery
Terungkap dugaan manipulasi laporan keuangan oleh pendiri eFishery (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – eFishery, startup budidaya ikan asal Bandung, tersandung dugaan manipulasi laporan keuangan setelah hasil audit eksternal mengungkap sejumlah ketidaksesuaian data sejak 2018. Startup yang didirikan oleh Gibran Huzaifah ini sebelumnya mencapai status unicorn setelah meraih pendanaan Seri D senilai US$ 200 juta pada 2023.

Menurut laporan audit, eFishery memiliki dua versi laporan keuangan yang berbeda untuk kepentingan internal dan eksternal. Salah satu perbedaan mencolok adalah pendapatan perusahaan yang dalam laporan eksternal tampak jauh lebih besar dibandingkan laporan internal.

Pada periode Januari-September 2024, laporan eksternal mencatat pendapatan mencapai Rp12,3 triliun, sedangkan laporan internal hanya mencatat Rp2,6 triliun. Tren ini juga terlihat sejak 2021, di mana pendapatan eksternal menunjukkan angka yang terus meningkat dari Rp1,6 triliun (2021) menjadi Rp10,8 triliun (2023), sementara versi internal lebih rendah.

Selain itu, laporan audit juga menemukan bahwa eFishery dalam laporan eksternal membukukan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp261 miliar pada Januari-September 2024. Namun, dalam laporan internal, perusahaan justru mengalami kerugian Rp578 miliar pada periode yang sama. Sejak 2021, laporan internal menunjukkan bahwa eFishery terus mengalami kerugian, dengan angka tertinggi pada 2022 sebesar Rp784 miliar.

Manipulasi data tidak hanya terjadi pada laporan keuangan, tetapi juga pada klaim jumlah fasilitas pakan otomatis (feeder). Gibran sebelumnya menyebut perusahaan memiliki lebih dari 400.000 feeder, tetapi hasil investigasi menunjukkan jumlah sebenarnya hanya sekitar 24.000.

Selain itu, sejak 2018, eFishery diduga membentuk lima perusahaan fiktif atas nama pihak lain untuk mencatat transaksi palsu guna meningkatkan pendapatan di laporan keuangan. Pada 2023, dugaan manipulasi semakin kompleks dengan pemalsuan dokumen seperti invoice, kontrak, dan pembukuan fiktif.

Sebagai respons atas temuan ini, eFishery mengumumkan pergantian kepemimpinan. Adhy Wibisono ditunjuk sebagai CEO interim, menggantikan Gibran Huzaifah, sementara Albertus Sasmitra diangkat sebagai CFO interim.

“eFishery saat ini beroperasi di bawah kepemimpinan baru dengan komitmen meningkatkan tata kelola perusahaan,” ujar juru bicara eFishery dalam pernyataan tertulisnya.

Manajemen eFishery juga menyatakan keseriusannya dalam menangani isu ini dan berjanji akan meningkatkan standar tata kelola dan etika bisnis perusahaan.

Audit Keuangan eFishery Gibran Huzaifah Manipulasi Keuangan Startup Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTips Move On Ala Ustaz Hanan Attaki
Next Article Pramono Tunduk ke Pemerintah Pusat soal Jadwal Pelantikannya

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

Techno Ericka

Jangan Serahkan Pendidikan ke Negara yang Tak Konsisten

Editorial Udex Mundzir

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

Di Balik Kegelapan yang Diteriakkan

Editorial Udex Mundzir

Pajak dan Beban Kehidupan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi