Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Istri Chis John Tuntut Keadilan untuk Putrinya

Alwi AhmadAlwi Ahmad2 September 2023 Daerah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mojokerto – Suasana di kantor media Kabar Terdepan menjadi begitu istimewa pada Jumat (25/8/2023) ketika keluarga mantan atlet petinju nasional, Chris John mendatangi kantor media tersebut.Acara khusus ini berlangsung di PB Sudirman 47E Jagalan, Kranggan, Kota Mojokerto, di mana Kabar Terdepan mengadakan podcast perdana. Podcast ini bertujuan untuk mengungkap jejak atletik Maria Luna Ferisa, putri Chris John, yang mengikuti jejak orang tuanya di dunia olahraga.Chapter 3: Menjadi Atlet: Tantangan bagi FerisaAnna Maria Megawati, istri Chris John dan mantan atlet wushu, berbicara tentang tantangan mendidik putrinya sebagai atlet. Ferisa memiliki banyak bakat, termasuk menyanyi dan menari, namun keluarga ini memilih untuk mengarahkannya ke dunia olahraga.

Kecewa Atas Proses Seleksi yang Kontroversial

Anna Maria Megawati, istri Chris John yang juga mantan atlet wushu mengaku bukanlah hal yang mudah untuk mendidik putrinya sebagai seorang atlet.“Ferisa dulunya punya segudang bakat, seperti menyanyi, menari, dan sebagainya. Tapi kita sama-sama ingin anaknya di jalur yang sama (olahraga),” jelas Mega.

Dikatakan Mega, Ferisa dari awal harus difokuskan di jalur prestasi atau sekadar menjadikan olahraga sebagai gaya hidup saja.

“Jiwa anak ini lebih ke prestasi, akhirnya kita support dengan mengutamakan wushu daripada sekolah,” ujar istri Chris John itu.

Saat disinggung soal isu penjegalan Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Indonesia untuk proses seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terhadap Ferisa, Mega dan putrinya mengaku kecewa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pengkot Wushu Indonesia dituding melakukan proses seleksi dengan indikator yang tidak jelas.Sejumlah atlet yang seharusnya mendapatkan slot, diharuskan untuk mengikuti seleksi.Namun, kata Mega, atlet yang tidak mengikuti seleksi justru malah mendapat kesempatan untuk ikut dalam latihan persiapan Porprov 2023.

Baca Juga:
  • Polisi Kawal Penyaluran 4.495 MBG untuk Pelajar di Bima
  • Gelar Sosperda Ketahanan Keluarga, Rusman Minta Perkokoh Pondasi Keluarga
  • Kanal Pengaduan Pemkab Sidoarjo, Call Center 112 dan SP4N Lapor Kembali Tunjukkan Eksistensinya
  • ARTOTEL TS Suites, One Deck Night Market Ramaikan Surabaya Selama Agustus

“Tolong anak-anak diberikan kesempatan untuk bertanding. Saya akan memperjuangkan semua hak atlet yang hatinya terluka,” ungkapnya.Menurutnya, peraturan olahraga di Indonesia perlu direvisi kembali.

“Supaya yang terjaring betul-betul atlet prestasi, bukan atlet titipan atau atlet yang punya kepentingan,” tuturnya.

Chris John Membela Hak Anaknya

Chris John, mantan petinju nasional dan Pengkot Wushu Semarang, menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan kepada Ferisa. Dia meminta keadilan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.“Harapannya Pak Eri dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Kami ingin mewakili Kota Surabaya, ingin menunjukkan prestasi terbaik untuk Kota Surabaya,” jelasnya.

Perlu Revisi dalam Peraturan Olahraga

Chris John juga menyoroti perlunya merevisi peraturan olahraga di Indonesia agar lebih adil dalam memilih atlet prestasi. Dia mendesaknya mendukung atlet yang benar-benar berprestasi.Chris melanjutkan, nomor taichi putri yang diikuti Ferisa, altlet wushu Surabaya sudah ada yang mendapatkan medali perak dan perunggu di Porprov sebelumnya.Sehingga tidak dilakukan penjaringan seleksi kembali. Ini merupakan keputusan bersama seluruh Pengkot Surabaya dan Pelatih Puslatcab. Bagi nomor yang sudah mendapatkan medali pada Porprov Jember, tidak ada seleksi lagi, meskipun sebelumnya memakai 5-5 dan sekarang 5-3-2.

Tanggapan dari Pengkot Wushu Surabaya

Pengkot Wushu Surabaya memberikan tanggapannya terkait kritik yang disampaikan oleh keluarga Chris John. Mereka menjelaskan bahwa proses seleksi mereka telah berjalan sesuai prosedur dan berdasarkan hasil Porprov sebelumnya.

Artikel Terkait:
  • 11 Titik Panas di Kaltim Kembali Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada Karhutla
  • Dinas Perindustrian Kaltim Berdedikasi Majukan Sektor Koperasi Menuju IKN
  • Kepala Kantah Tasikmalaya: Perbaikan Data PTSL Tanpa Biaya
  • SPR Kukar Dideklarasikan untuk Cetak Generasi Petani Muda

Pengkot Wushu Surabaya dinilai tidak adil dalam melaksanakan proses seleksi pusat latihan cabang (Puslatcab) untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023.

“Omongan seperti itu sebetulnya sudah ada dari lama. Tapi saya tidak berkomentar, takutnya malah melebar,” ungkap Chriswanto Ketua Pengkot Wushu Surabaya itu lantas mengonfirmasi langsung pada Kabar Terdepan, Senin (28/8/2023).

“Yang meraih medali perunggu di Porprov Jember adalah peraih emas di porprov Lamongan dan 1 sasana dengan luna. Jadi kita putuskan melaksanakan seleksi di nomor-nomor yang non medali,” pungkas Chriswanto yang juga Wakil Ketua III di Pengprov Jatim.

Lanjut Chris, proses seleksi Pengkot Wushu Surabaya semuanya murni hasil seleksi dan Porprov sebelumnya.

Jangan Lewatkan:
  • Pemprov Kaltim Rancang Regulasi Percepatan Eliminasi Malaria
  • Dampak Penghapusan Tenaga Honorer: Penajam Siaga Hadapi Konsekuensi
  • Pramono Tegaskan Tanggul Beton Cilincing Bukan Urusan DKI
  • Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

“Tidak ada. Jadi atlet yang masuk di Puslatcab semuanya murni,” jelas Chris.

Kabar Terdepan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePhubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
Next Article Pesan Kiai Aus: Pancasila Sebagai Pilar Pemersatu Generasi Muda

Informasi lainnya

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026
Paling Sering Dibaca

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir

Menyingkap Tabir di Balik ‘Penyalahgunaan Wewenang’

Editorial Udex Mundzir

KDM, Calon Diktator yang Terlihat Merakyat

Opini Udex Mundzir

Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

Bisnis Assyifa

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi