Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 23 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Istri Chis John Tuntut Keadilan untuk Putrinya

Alwi AhmadAlwi Ahmad2 September 2023 Daerah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mojokerto – Suasana di kantor media Kabar Terdepan menjadi begitu istimewa pada Jumat (25/8/2023) ketika keluarga mantan atlet petinju nasional, Chris John mendatangi kantor media tersebut.Acara khusus ini berlangsung di PB Sudirman 47E Jagalan, Kranggan, Kota Mojokerto, di mana Kabar Terdepan mengadakan podcast perdana. Podcast ini bertujuan untuk mengungkap jejak atletik Maria Luna Ferisa, putri Chris John, yang mengikuti jejak orang tuanya di dunia olahraga.Chapter 3: Menjadi Atlet: Tantangan bagi FerisaAnna Maria Megawati, istri Chris John dan mantan atlet wushu, berbicara tentang tantangan mendidik putrinya sebagai atlet. Ferisa memiliki banyak bakat, termasuk menyanyi dan menari, namun keluarga ini memilih untuk mengarahkannya ke dunia olahraga.

Kecewa Atas Proses Seleksi yang Kontroversial

Anna Maria Megawati, istri Chris John yang juga mantan atlet wushu mengaku bukanlah hal yang mudah untuk mendidik putrinya sebagai seorang atlet.“Ferisa dulunya punya segudang bakat, seperti menyanyi, menari, dan sebagainya. Tapi kita sama-sama ingin anaknya di jalur yang sama (olahraga),” jelas Mega.

Dikatakan Mega, Ferisa dari awal harus difokuskan di jalur prestasi atau sekadar menjadikan olahraga sebagai gaya hidup saja.

“Jiwa anak ini lebih ke prestasi, akhirnya kita support dengan mengutamakan wushu daripada sekolah,” ujar istri Chris John itu.

Saat disinggung soal isu penjegalan Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Indonesia untuk proses seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terhadap Ferisa, Mega dan putrinya mengaku kecewa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pengkot Wushu Indonesia dituding melakukan proses seleksi dengan indikator yang tidak jelas.Sejumlah atlet yang seharusnya mendapatkan slot, diharuskan untuk mengikuti seleksi.Namun, kata Mega, atlet yang tidak mengikuti seleksi justru malah mendapat kesempatan untuk ikut dalam latihan persiapan Porprov 2023.

Baca Juga:
  • Masalah Pengelolaan Menghantui Koperasi di Kabupaten Paser: 47% Koperasi Tidak Aktif
  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat
  • SK Gubernur Larangan Domba Masuk Kaltim Direvisi
  • Dampak Penghapusan Tenaga Honorer: Penajam Siaga Hadapi Konsekuensi

“Tolong anak-anak diberikan kesempatan untuk bertanding. Saya akan memperjuangkan semua hak atlet yang hatinya terluka,” ungkapnya.Menurutnya, peraturan olahraga di Indonesia perlu direvisi kembali.

“Supaya yang terjaring betul-betul atlet prestasi, bukan atlet titipan atau atlet yang punya kepentingan,” tuturnya.

Chris John Membela Hak Anaknya

Chris John, mantan petinju nasional dan Pengkot Wushu Semarang, menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan kepada Ferisa. Dia meminta keadilan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.“Harapannya Pak Eri dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Kami ingin mewakili Kota Surabaya, ingin menunjukkan prestasi terbaik untuk Kota Surabaya,” jelasnya.

Perlu Revisi dalam Peraturan Olahraga

Chris John juga menyoroti perlunya merevisi peraturan olahraga di Indonesia agar lebih adil dalam memilih atlet prestasi. Dia mendesaknya mendukung atlet yang benar-benar berprestasi.Chris melanjutkan, nomor taichi putri yang diikuti Ferisa, altlet wushu Surabaya sudah ada yang mendapatkan medali perak dan perunggu di Porprov sebelumnya.Sehingga tidak dilakukan penjaringan seleksi kembali. Ini merupakan keputusan bersama seluruh Pengkot Surabaya dan Pelatih Puslatcab. Bagi nomor yang sudah mendapatkan medali pada Porprov Jember, tidak ada seleksi lagi, meskipun sebelumnya memakai 5-5 dan sekarang 5-3-2.

Tanggapan dari Pengkot Wushu Surabaya

Pengkot Wushu Surabaya memberikan tanggapannya terkait kritik yang disampaikan oleh keluarga Chris John. Mereka menjelaskan bahwa proses seleksi mereka telah berjalan sesuai prosedur dan berdasarkan hasil Porprov sebelumnya.

Artikel Terkait:
  • Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus
  • Launching Sukri Institute, Nidya Listiyono Beri Penghargaan pada Wartawan MSI Grup
  • Penyusunan Sumber Daya Air Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim
  • Kukar Sambut Menteri KLHK dan Gubernur di Kota Bangun

Pengkot Wushu Surabaya dinilai tidak adil dalam melaksanakan proses seleksi pusat latihan cabang (Puslatcab) untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023.

“Omongan seperti itu sebetulnya sudah ada dari lama. Tapi saya tidak berkomentar, takutnya malah melebar,” ungkap Chriswanto Ketua Pengkot Wushu Surabaya itu lantas mengonfirmasi langsung pada Kabar Terdepan, Senin (28/8/2023).

“Yang meraih medali perunggu di Porprov Jember adalah peraih emas di porprov Lamongan dan 1 sasana dengan luna. Jadi kita putuskan melaksanakan seleksi di nomor-nomor yang non medali,” pungkas Chriswanto yang juga Wakil Ketua III di Pengprov Jatim.

Lanjut Chris, proses seleksi Pengkot Wushu Surabaya semuanya murni hasil seleksi dan Porprov sebelumnya.

Jangan Lewatkan:
  • Polisi Amankan Kurir Pengedar Narkoba di Samarinda Sebrang
  • Pertura Kota Mojokerto, Kemeriahan Kebudayaan Melalui Seni dan Hiburan
  • Bagikan Air Bersih di Wilayah Polresta Mojokerto, 28 Tahun Patria Tama Mengabdi
  • Pramono Tegaskan Tanggul Beton Cilincing Bukan Urusan DKI

“Tidak ada. Jadi atlet yang masuk di Puslatcab semuanya murni,” jelas Chris.

Kabar Terdepan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePhubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
Next Article Pesan Kiai Aus: Pancasila Sebagai Pilar Pemersatu Generasi Muda

Informasi lainnya

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

14 September 2026

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Biografi Ericka

Benturan Kekuasaan dan Kemanusiaan

Perspektif Assyifa

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah

Keindahan Desa Shirakawa-go yang Menawan

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi