Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kecurangan UTBK 2025 Kian Canggih, Kamera Disembunyikan di Behel

Jakarta menjadi saksi kecanggihan akal bulus, ujian nasional diwarnai teknologi licik di balik senyum behel.
ErickaEricka25 April 2025 Pendidikan
Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025
Ilustrasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 yang diselenggarakan sejak Rabu (23/4/2025) tak hanya menyuguhkan tantangan intelektual, tetapi juga ujian moral.

Dalam dua hari pelaksanaan awal, panitia menemukan 14 kasus kecurangan yang dilakukan peserta, dengan modus yang semakin rumit dan sulit dideteksi.

Ketua Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Prof. Eduart Wolok, menyatakan bahwa kecurangan tersebut terungkap pada sesi pertama dan kedua pelaksanaan UTBK SNBT.

Pada Rabu (23/4/2025) ditemukan 9 kasus, dan Kamis (24/4/2025) sebanyak 5 kasus. Meski jumlahnya hanya 0,0071 persen dari 196.328 peserta, Eduart menegaskan bahwa pelanggaran sekecil apapun tetap ditindak tegas.

“Memang kecil secara persentase, tapi kami tidak akan mentolerir bentuk kecurangan apa pun,” ujar Eduart dalam konferensi pers virtual, Jumat (25/4/2025).

Baca Juga:
  • Awardee LPDP Raih Gelar Doktor dengan IPK 3.96 di UPI
  • Kemensos-Kemenag Kolaborasi, Sekolah Rakyat Siap Didirikan
  • KMD Sodonghilir Luluskan 49 Pembina Pramuka Baru
  • Workshop Politeknik Triguna, Lina: Pentingnya Personal Branding

Modus yang digunakan mencakup penggunaan perangkat lunak dan keras canggih untuk merekam soal, serta akses jarak jauh oleh pihak ketiga.

Bahkan, peserta menyembunyikan kamera di behel gigi, kuku, kancing baju, hingga sepatu untuk menghindari deteksi metal detector.

“Alat yang mereka gunakan sangat variatif. Ada yang menggunakan HP tersembunyi di tubuh dan benda kecil yang tidak terdeteksi oleh metal detector,” tambahnya.

Eduart juga memastikan bahwa tidak ada kebocoran soal karena setiap sesi ujian, termasuk antara pagi dan siang, memiliki paket soal yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas seleksi dan memastikan tidak ada manfaat dari pencurian soal.

Artikel Terkait:
  • Momen Haru Hiasi Wisuda SMA Primaganda di Jombang
  • AI dan Kearifan Lokal, Kunci Pendidikan Tanggap Bencana
  • Jota Joti Meriah, Kak Syamsuddin Himbau Peran Orang Dewasa
  • Pemberian Sertifikasi Guru, BNI Dorong Literasi Pendidikan Digital

“Soal sudah kami set berbeda untuk setiap sesi. Jadi jika ada yang berhasil mengambil soal pun, itu tidak akan berguna untuk sesi selanjutnya,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa pusat pelaksanaan UTBK masih minim alat pendeteksi logam, dan hal ini akan menjadi evaluasi penting untuk meningkatkan pengawasan di tahun mendatang.

“Kami akan jadikan ini sebagai catatan penting, agar pengawasan bisa lebih maksimal,” pungkas Eduart.

Jangan Lewatkan:
  • Hari Ketiga Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, Peserta Belajar Sismisat dan Latihan Membina
  • Akreditasi Gugus Depan Pramuka Dorong Mutu Pendidikan
  • Kenapa Ibu yang Paling Sering Belajar Parenting?
  • Bergerak Menginspirasi, Pesantren Pramuka Khalifa Gelar Dianpinsat Gudep Tasikmalaya 05.110

Fenomena ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap UTBK harus terus ditingkatkan, mengingat para peserta tak hanya bersaing secara akademik, tetapi juga mulai memanfaatkan teknologi secara tidak etis.

Kamera Behel Kecurangan Ujian SNPMB Eduart Wolok UTBK 2025 UTBK SNBT
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHari Otda ke-29, DPRD Kaltim Dukung Sinergi Daerah-Pusat
Next Article Akses Warga Terbuka Lewat Jembatan Gantung Ciburuy

Informasi lainnya

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

23 Juli 2026

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Tegakkan Keadilan, Umar bin Abdul Aziz Wafat Karena Diracun

Islami Alfi Salamah

Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Islami Ericka

Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu

Travel Alfi Salamah

Empat Inovasi Baru Pelayanan Haji di Arafah dan Mina

Islami Alfi Salamah

Karyawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi