Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenduk Bangga Siapkan Kartu Lansia, Beri Akses Gratis dan Diskon Khusus

Kartu ini ditujukan untuk mendorong aktivitas, kesehatan, dan kesejahteraan warga lanjut usia.
ErickaEricka3 Juni 2025 Ekonomi
Program Kartu Lansia Kemendukbangga 2025
Ilustrasi Program Kartu Lansia Kemendukbangga 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengumumkan rencana penerbitan Kartu Lansia yang akan memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat usia lanjut. Kartu ini mengadopsi kebijakan serupa yang telah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan tambahan fasilitas dan jangkauan yang lebih luas.

Menteri Kemendukbangga merangkap Kepala BKKBN, Wihaji, menyatakan kartu tersebut akan memberikan akses diskon untuk berbagai layanan publik, seperti transportasi, tempat wisata, hingga obat-obatan.

“Kita akan buat kartu lansia, belajar dari Pemprov Jakarta. Biar nanti tiket kereta apinya diskon, belanja diskon, tempat wisata diskon, tiket pesawat diskon. Kalau cek kesehatan kan sudah gratis, tinggal obatnya nanti semoga dapat diskon,” ujar Wihaji saat kunjungan di RPTRA Matahari, Cempaka Putih, Selasa (3/6/2025).

Ia menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk penghormatan negara kepada lansia yang selama ini telah berkontribusi melalui pembayaran pajak dan partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa.

“Para lansia ini sudah membayar pajak, jadi jangan sampai diabaikan. Harapannya mereka bisa terus sehat, karena masalah lansia itu cuma satu, kesepian,” ucapnya.

Wihaji juga menyoroti bahwa meningkatnya angka harapan hidup Indonesia, yang kini mencapai 74,3 tahun, menjadi indikator bahwa perhatian terhadap lansia perlu ditingkatkan, tidak hanya dari sisi medis, tapi juga dari sisi sosial dan ekonomi.

Menurutnya, salah satu pendekatan yang kini dikembangkan adalah dengan menciptakan aktivitas yang mampu memberdayakan lansia secara langsung, termasuk pembentukan sekolah lansia, program wirausaha lansia, dan komunitas Bina Keluarga Lansia (BKL).

“Berdasarkan riset, kesepian bisa menurunkan kualitas hidup lansia. Maka, kita buat kegiatan untuk menunjang aktivitas mereka agar tetap sehat dan bahagia,” tutur Wihaji.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta Marullah Matali mengungkapkan bahwa jumlah lansia di Jakarta kini mencapai lebih dari 759 ribu orang. Program BKL dan sekolah lansia yang digagas Pemprov DKI terbukti efektif meningkatkan kualitas hidup dan keterlibatan sosial mereka.

Jumlah kelompok BKL saat ini mencapai 534 dengan lebih dari 10 ribu anggota, sedangkan sekolah lansia telah mencakup 10 sekolah dengan sekitar 2.000 peserta aktif.

Dengan kebijakan baru ini, pemerintah pusat berharap seluruh daerah dapat mengembangkan sistem pendukung lansia yang inklusif, aktif, dan berkelanjutan.

BKKBN Kartu Lansia Kemendukbangga Lanjut Usia 2025 Program Sosial Lansia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKasus COVID-19 Naik, Kemenkes Imbau Warga Hindari Bepergian ke Luar Negeri
Next Article Tahun 2026, ASN Tak Lagi Terima Uang Saku dan Tunjangan Pulsa

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Ketika Dilempari Batu, Bangunlah Istana: Pelajaran Bijak Menghadapi Kritik

Opini Udex Mundzir

Sadar MIMPI

Islami Syamril Al-Bugisyi

Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin

Islami Alfi Salamah

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Opini Assyifa

Inilah Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.