Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menperin Pastikan Proyek Baterai EV Tetap Berjalan Tanpa LG

Mundurnya LG dari proyek baterai kendaraan listrik dinilai wajar dan tidak ganggu target ekosistem EV Indonesia.
ErickaEricka28 April 2025 Ekonomi
LG Energy Solution
LG Energy Solution (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah dinamika investasi asing, pemerintah memastikan bahwa mundurnya konsorsium LG Energy Solution dari proyek baterai kendaraan listrik di Indonesia bukan ancaman serius.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pergantian investor seperti ini lazim terjadi dalam proyek berskala besar dan tidak akan mengganggu akselerasi pengembangan kendaraan listrik nasional.

Dalam keterangan pers pada Minggu (27/4/2025), Agus menyebut Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd dari Tiongkok sudah ditunjuk sebagai pengganti LG. Hal ini memastikan kelangsungan proyek strategis nasional tetap sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.

“Pergantian investor itu biasa dalam proyek besar. Target pengembangan kendaraan listrik tetap jalan,” ujar Agus Gumiwang.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa Indonesia telah memiliki sejumlah perusahaan produsen baterai kendaraan listrik, baik untuk roda dua maupun roda empat.

Dua di antaranya adalah PT Industri Ion Energisindo dan PT Energi Selalu Baru, yang memproduksi masing-masing 10 ribu dan 12 ribu baterai motor listrik per tahun dengan investasi puluhan miliar rupiah.

Sementara itu, di sektor mobil listrik, PT HLI Green Power—kolaborasi Hyundai Group dan LG—tetap beroperasi dengan kapasitas produksi tahap pertama 10 GWh, mendukung produksi hingga 170 ribu unit kendaraan listrik.

Ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, produksi kendaraan listrik meningkat 78% dari tahun sebelumnya, dari 116 ribu unit menjadi 207 ribu unit.

“Kemajuan ini berkat berbagai kebijakan strategis pemerintah seperti pemberian insentif, penyusunan roadmap, dan penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” jelas Agus.

Pemerintah sendiri menargetkan produksi sembilan juta motor listrik, 600 ribu mobil dan bus listrik pada 2030, yang diharapkan menghemat konsumsi BBM hingga 21,65 juta barel dan mengurangi emisi CO2 sebesar 7,9 juta ton.

Agus menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi di sektor ini, mengingat efek bergandanya terhadap perekonomian nasional, termasuk penciptaan lapangan kerja baru.

Saat ini, Indonesia mencatat 63 perusahaan motor listrik, sembilan perusahaan mobil listrik, dan tujuh perusahaan bus listrik yang aktif berproduksi, dengan total investasi mencapai Rp 5,63 triliun.

“Dengan semua ini, kami tetap optimistis masa depan kendaraan listrik di Indonesia cerah,” tutup Menperin.

Baterai EV Investasi Industri Otomotif Kemenperin LG Energy Solution Proyek Kendaraan Listrik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleProgram MBG Didesak Profesional, BGN Diminta Berbenah
Next Article Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Menjadi Bintang

Islami Syamril Al-Bugisyi

Adab Bertemu Guru dalam Islam

Islami Assyifa

Hindari Kata Kasar, Bisa Dipenjara 4 Bulan!

Daily Tips Udex Mundzir

Eksotisme Gunung Papandayan, Surga Alam di Garut

Travel Alfi Salamah

Kenaikan Harga BBM dan Tantangan Ketahanan Energi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.