Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 4 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Raking: Atasi Stunting, FokTantangan Menuju 14 Pesen di 2024

Ajeng ZahraAjeng Zahra30 November 2023 DPRD Bontang
Raking Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang
Raking Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bontang – Komisi I DPRD Bontang saat ini tengah berfokus pada pengentasan stunting. Pasalnya, pada 2024 mendatang pemerintah menekankan prevalensi stunting di setiap daerah turun menjadi 14 persen.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking menilai penanganan masalah stunting perlu dilakukan lebih spesifik agar program yang dijalankan tepat sasaran.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menangani stunting. Penanganan stunting pada tahun ini menurutnya, sudah cukup baik sehingga layak diapresiasi.

“Seluruh jajaran pemerintah sudah bekerja keras untuk menangani hal ini. Saya rasa perlu diapresiasi juga,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
  • DPRD Bontang Desak Perusahaan Lakukan Rekrutmen Tenaga Kerja secara Terbuka
  • Pembangunan Gedung Lambat, Komisi I Akan Cek ke SMPN 2 Bontang
  • Adrofdita Tegaskan Guru Pahlawan Masa Depan Bangsa
  • 13 Raperda Masih Dalam Tahap Pembahasan DPRD Kota Bontang

Lebih lanjut, Raking memaparkan penanganan itu merujuk pada program yang telah bergulir. Seperti pemberian makanan bergizi tambahan, pembentukan orang tua asuh, bantuan perbaikan tempat tinggal keluarga dengan akses air bersih dan sanitasi yang layak dan program operasi timbang yang baru berjalan pada Kamis (9/11/2023) lalu.

Dari program-program itu, lanjutnya, terbukti bisa menekan prevalensi stunting di Bontang. Tercatat dari 26 persen pada tahun 2021, turun 5 persen pada 2022.

Oleh karenanya, ia yakin angka itu akan kembali turun pada tahun ini. Meski demikian, ia meminta pemerintah untuk tidak mudah puas dengan hasil yang dicapai saat ini.

la menyarankan pihak-pihak terkait bisa menelurkan pendekatan baru yang sifatnya lebih spesifik dan tepat sasaran, dengan cara klaster melihat sumber masalahnya.

Artikel Terkait:
  • Sepi Pembeli, DPRD Bontang Minta DKUKMP Segera Tangani Pasar Tamrin Bontang
  • Waspada! Akun Facebook Palsu Ketua DPRD Bontang, Jangan Tertipu
  • Agus Haris Harapkan Serapan Anggaran Capai Titik 80 Persen di November
  • DPRD Bontang Minta Dinas Lebih Selektif Memilih Sasaran Bantuan

“Persoalan stunting ini jangan hanya diartikan dari pemenuhan makanan bergizi, tetapi faktor lingkungan juga mempengaruhi. Maksud saya didata, dikelompokkan sesuai masalahnya. Saya yakin cara itu efektif,” tuturnya optimis.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Bontang pada 9 November lalu telah menggelar kegiatan operasi timbang serentak di 121 posyandu di 15 kelurahan sebagai upaya validasi data angka stunting di Kota Taman.

Harapannya, dengan kegiatan tersebut dapat memantau perkembangan terkait situasi rawan stunting di masing-masing daerah.

Jangan Lewatkan:
  • DPRD Bontang Harapkan Pemerintah Ambil Sikap Terkait UU ASN 2023
  • Abdul Malik Minta Pemkot Realisasi Lahan Pemakaman Muslim di Bontang Barat
  • Harga Beras Meroket, Sumaryono Sarankan Pemkot Bontang Secepatnya Gelar Operasi Pasar
  • Suharno Ajak Memahami Arti Sejati Cinta kepada Rasulullah
Penanganan Stunting Raking Wakil Ketua DPRD Bontang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDestinasi Impian untuk Cuti Bersama Desember 2023
Next Article Sutarmin: Program Pembangunan Sentuh Langsung Warga Bontang Barat

Informasi lainnya

Bupati Kukar Resmikan Tiga Posyandu Baru di Kota Bangun

8 April 2025

Bupati Kukar Resmikan Posyandu Bunga Rampai III di Loa Tebu

25 Februari 2025

Faisal: Revisi Perwali Penting untuk Atasi Kenaikan Harga Material

2 Desember 2023

Andi Faiz: Nasib Honorer Bukan Rekrutmen Baru, Tapi Konversi

2 Desember 2023

13 Raperda Masih Dalam Tahap Pembahasan DPRD Kota Bontang

2 Desember 2023

Faisal Dorong Pemerintah Berikan Fasilitas Motor pada Pengawas Sekolah

2 Desember 2023
Paling Sering Dibaca

7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel

Techno Alfi Salamah

Revisi Dam: Ibadah atau Administrasi?

Editorial Udex Mundzir

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah

Benturan Kekuasaan dan Kemanusiaan

Perspektif Assyifa

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

Zero ODOL Diterapkan 2026, Pemerintah Uji Coba di Jabar

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi