Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 6 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Hidup adalah perjalanan, bukan sekadar seberapa jauh kita melangkah, tapi seberapa banyak kita belajar.
Udex MundzirUdex Mundzir12 Juli 2025 Profil
Pakar pendidikan terkemuka, Rhenald Kasali
Pakar pendidikan terkemuka, Rhenald Kasali (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pakar pendidikan terkemuka, Rhenald Kasali, kembali menarik perhatian publik dengan pandangannya yang berani dan inspiratif. Melalui sebuah postingan di akun Instagram @psikologianak.ig, Rhenald membagikan pemikirannya tentang pentingnya anak merantau. Menurutnya, merantau bukan hanya soal pergi jauh dari rumah, tapi sebuah cara mendidik anak menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh.

Di tengah maraknya fenomena anak yang terlalu nyaman di rumah, Rhenald justru mengajak orang tua untuk berani melepas anak mereka. Banyak anak saat ini yang sulit mengambil keputusan sendiri dan tidak terbiasa menghadapi masalah sehari-hari. Hal itu, menurutnya, terjadi karena mereka selalu “di bawah ketiak” orang tua.

“Berikan kesempatan anak-anakmu merantau. Merantau karena sekolah, itu yang paling gampang. Kalau selalu anak itu di bawah ketiak orang tua, dia akan sangat manja. Tapi ketika merantau, mereka belajar merawat dirinya,” ungkap Rhenald Kasali dalam postingan tersebut.

Ia menegaskan, dengan merantau, anak-anak akan terbiasa menghadapi tantangan kecil seperti mengunci pintu sendiri, mencuci pakaian, hingga memasak. Meski awalnya hanya bisa “masak air” atau menanak nasi, hal ini menjadi awal yang baik untuk belajar mandiri. Proses sederhana ini akan membantu mereka belajar bertahan, mengatur waktu, hingga memahami pentingnya mengelola keuangan pribadi.

Rhenald juga menekankan bahwa merantau melatih anak merencanakan segala sesuatu sendiri. Mereka belajar menjaga kesehatan, membangun pertemanan dengan orang baru, dan menghadapi perbedaan budaya. “Walaupun terseok-seok, setidaknya mereka belajar merencanakan, belajar bagaimana merindukan orang tua,” tambahnya dalam keterangan yang diunggah pada Senin (8/7/2025).

Menurutnya, banyak orang tua masih merasa takut melepas anak pergi jauh. Namun, justru rasa takut itulah yang harus dihadapi bersama. Dengan mendukung anak merantau, orang tua sebenarnya sedang memberikan bekal berharga: keberanian, ketahanan mental, dan keterampilan hidup.

Selain mengajarkan kemandirian, pengalaman merantau juga memperluas wawasan anak. Mereka belajar menghargai perbedaan, mengenal budaya baru, dan memperluas cara pandang tentang dunia. Semua pengalaman ini tak bisa digantikan hanya dengan tinggal nyaman di rumah.

Bagi Rhenald, merantau adalah “sekolah kehidupan” yang paling nyata. Ia percaya, ketika anak kembali ke rumah, mereka akan membawa banyak cerita, pelajaran, dan rasa syukur yang lebih dalam terhadap keluarga.

Melalui postingan tersebut, Rhenald Kasali sekali lagi menunjukkan visinya sebagai pendidik dan motivator. Merantau bukan hanya tentang meninggalkan rumah, melainkan tentang menemukan diri, membangun keberanian, dan mempersiapkan masa depan yang lebih matang.

Anak Merantau Didik Anak Mandiri Profil Tokoh Psikologi Anak Rhenald Kasali
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFestival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong
Next Article Warga Desa Sebuntal Kukar Desak Presiden Selesaikan Konflik Bendungan Marangkayu

Informasi lainnya

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

31 Januari 2026

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

30 Januari 2026

Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua

29 Januari 2026

Mas Isman, Komandan Rakyat Muda

29 Januari 2026

S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka

28 Januari 2026

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

27 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Savoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung

Travel Assyifa

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

Editorial Udex Mundzir

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah

Kyoto Kerek Tarif Wisata Demi Selamatkan Warisan Budaya

Travel Alfi Salamah

PDIP Pecat Jokowi: Dinamika Baru

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.