Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 26 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sofian Effendi Tarik Ucapan Soal Ijazah Jokowi

Mantan Rektor UGM akui pernyataannya di YouTube keliru dan mohon maaf kepada semua pihak.
ErickaEricka17 Juli 2025 Politik
Surat pernyataan mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Sofian Effendi.
Surat pernyataan mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Sofian Effendi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Setelah pernyataannya menuai polemik, mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Sofian Effendi secara resmi menarik ucapan yang menyebut Presiden Joko Widodo tidak memiliki ijazah sarjana. Pernyataan ini disampaikan dalam surat tertulis yang ia tandatangani di Yogyakarta pada Kamis (17/7/2025).

Sofian menyatakan, pernyataan sebelumnya yang disampaikan dalam wawancara di kanal YouTube “Langkah Update” pada 16 Juli 2025 tidak didukung bukti kuat dan bertentangan dengan dokumen resmi UGM.

“Saya menyatakan bahwa pernyataan Rektor UGM Prof. Dr. Ova Emilia tertanggal 11 Oktober 2022 memang sesuai dengan bukti-bukti yang tersedia di universitas,” tulis Sofian dalam suratnya.

Baca Juga:
  • Prabowo: Koruptor Tak Rela Pemerintah Bersih-bersih
  • Jokowi: Kepala Daerah Harus Hadir di Retret Akmil Magelang
  • ASN Penajam Paser Utara Dingatkan Tetap Netral Politik Pemilu 2024
  • Seno Aji Raih 25.293 Suara Terbanyak Pileg 2024 Se Kukar

Ia juga memohon agar video wawancara tersebut ditarik dari peredaran dan menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang disebut dalam wawancara tersebut. Sofian berharap agar wacana dugaan ijazah palsu Presiden dapat segera diakhiri demi ketenangan publik.

Sebelumnya, dalam wawancara tersebut, Sofian mengklaim bahwa Jokowi hanya menyelesaikan program sarjana muda (B.Sc) dan tidak pernah mengajukan skripsi. Ia juga menyinggung nilai IPK Jokowi yang disebutnya di bawah standar kelulusan serta tudingan bahwa ijazah Jokowi adalah milik kerabatnya yang telah wafat.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas di media sosial dan menimbulkan pertanyaan mengenai kredibilitas sumber serta motivasi di balik klaim tersebut.

Artikel Terkait:
  • PDIP Pertanyakan Peran MKD dalam Pemanggilan Rieke Diah Pitaloka
  • Ancaman Jokowi dan Fakta-fakta 8 Menteri-Wamen yang Mencalonkan Diri dalam Pemilu 2024
  • Teriak Gratispoll, Rudy Janjikan Kenaikan Insentif Guru
  • PKS Resmi Dukung Pasangan Anies -Muhaimin di Pilpres 2024

Pihak UGM sendiri telah menegaskan keaslian ijazah Jokowi sejak 2022 melalui pernyataan resmi Rektor Ova Emilia, yang menyatakan bahwa Jokowi adalah lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985. Dokumen kelulusan tersebut tercatat dan dapat diverifikasi dalam sistem administrasi akademik universitas.

Dengan klarifikasi terbaru dari Sofian Effendi, publik diharapkan dapat kembali pada sumber informasi yang terverifikasi dan tidak terjebak pada narasi yang tidak berdasar.

Jangan Lewatkan:
  • Partisipasi Pilkada Jabar 2024 Turun, KPU Siap Evaluasi
  • DPR Kaji Opsi Naikkan Status BP Haji Jadi Kementerian
  • Demokrat Nilai Pemisahan Pemilu Punya Kelebihan dan Tantangan
  • Istana Belum Pastikan Reshuffle Usai OTT Wamenaker Noel
Jokowi Ijazah Kontroversi Ijazah Sofian Effendi UGM Youtube Langkah Update
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWamensesneg Ungkap Alasan HUT ke-80 Indonesia Tak Digelar di IKN
Next Article Driver Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perppu Perlindungan Mitra

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak

Bisnis Silva

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

Bisnis Udex Mundzir

Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Info Haji
Udex Mundzir5 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi