Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PDIP Ragukan Usulan Solo Jadi Provinsi: Tak Ada Urgensi Nyata

Wacana Solo jadi provinsi sendiri dinilai belum memiliki dasar kuat dan kurang relevan saat ini.
ErickaEricka24 April 2025 Politik
Jalan Slamet Riyadi Solo, Surakarta
Jalan Slamet Riyadi Solo, Surakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gagasan menjadikan Kota Solo sebagai provinsi mandiri kembali muncul ke permukaan, namun tidak semua pihak menyambut hangat. Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP, Aria Bima, justru mempertanyakan urgensi dari ide pembentukan Daerah Istimewa Surakarta (DIS) tersebut.

Dalam pernyataannya pada Kamis (24/4/2025) di Kompleks Parlemen, Aria menilai bahwa wacana itu belum relevan di tengah kebutuhan pemerataan pembangunan nasional.

Ia juga menyebut Solo sudah berkembang sebagai kota dagang, pendidikan, dan industri, sehingga tidak memerlukan status istimewa.

“Ya, mulai ada keinginan, tapi saya melihat apakah relevansi untuk saat ini?” ujar Aria kepada wartawan.

Aria juga menyatakan bahwa pihaknya tidak terlalu tertarik membahas wacana tersebut, karena tidak melihat ada kebutuhan yang mendesak.

Baca Juga:
  • Sekda Jabar Pastikan PSU Tasik Siap Tanpa Kendala
  • Veridiana: Peci Hitam Ganjar Bukan Niru Anies- Sandi, Itu Atribut Nasional
  • Pakar Hukum Desak Penetapan Tersangka Dito Ariotedjo-Budi Arie
  • Seno Aji Yakin Raih 70 Persen Suara di Samarinda

Ia menambahkan, pengajuan status keistimewaan tidak boleh hanya berlandaskan sejarah, tetapi harus melalui kajian akademis dan administratif yang komprehensif.

“Karena pada prinsipnya negara kesatuan ini, kita satu kesatuan wilayah, satu kesatuan ekonomi. Jangan sampai pemberian keistimewaan membuat daerah lain merasa tidak adil,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan keterbukaan terhadap pemekaran provinsi selama tidak mengganggu stabilitas ekonomi.

Namun ia menegaskan bahwa semua usulan harus melalui studi mendalam dan tidak didorong oleh emosi atau kepentingan politik semata.

Artikel Terkait:
  • 300 Polisi Isi Jabatan Sipil, Polri Tegaskan Mekanisme Sesuai Aturan
  • RIDO Akan Gugat Hasil Pilgub Jakarta ke Mahkamah Konstitusi
  • Wacana Pilkada via DPRD, Menkumham Tegaskan Belum Diputuskan
  • Isran-Hadi Klaim Budaya Kaltim Lebih Unggul, Rudy-Seno Siapkan Jospol

“Selama tidak mengganggu kestabilan ekonomi, kami terbuka terhadap pemekaran. Tapi semua harus melalui kajian yang matang,” ucap Luthfi pada Selasa (22/4/2025).

Hingga saat ini, usulan Daerah Istimewa Surakarta masih dalam tahap wacana. Belum ada langkah konkret untuk mewujudkannya, dan resistensi politik tampaknya menjadi tantangan utama realisasi ide tersebut.

Dengan berbagai pandangan yang berkembang, arah pembentukan provinsi baru dari Solo masih menjadi tanda tanya besar di tengah peta politik dan administratif Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang
  • Prabowo-Gibran Dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029
  • PKS Solid, Ali Hamdi Optimis Pasangan Anies – Muhaimin Menang pada Pilpres 2024
  • Bendera One Piece Jelang HUT RI, Ketua MPR: Itu Kreativitas

Aria Bima Daerah Istimewa Surakarta Pemekaran Wilayah Politik PDIP Solo Provinsi Baru
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJurnalisme di Bawah Bayang Algoritma
Next Article Kartanegara Coffee Event Angkat Potensi Kopi Lokal Kukar

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Prabowo Tidak Peka Terhadap Derita Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Pandemi Berlalu, Industri Film Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan

Happy Ericka

Ilmu dan Inovasi dalam Peradaban

Islami Lina Marlina

Titik Kritis Kepemimpinan Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru

Profil Ericka
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi