Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Supermoon Akhir Mei Diprediksi Picu Rob di Pesisir Utara Jawa

BMKG mengimbau masyarakat pesisir utara waspada banjir rob dampak fenomena bulan dekat bumi.
ErickaEricka27 Mei 2025 Lingkungan
Peringatan Banjir Rob Akibat Supermoon di Jawa
Supermoon (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang dapat terjadi di sejumlah wilayah pesisir utara Jawa akibat fenomena supermoon yang diperkirakan berlangsung pada 28 hingga 31 Mei 2025.

Fenomena supermoon, yaitu ketika posisi bulan berada dalam jarak terdekat dengan bumi, memicu peningkatan gaya tarik gravitasi bulan terhadap air laut. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut dan menyebabkan banjir pesisir atau rob, khususnya di wilayah langganan seperti Sayung, Demak, serta kawasan pesisir Semarang, Pekalongan, Kendal, Batang, dan Jepara.

“Puncak rob kali ini diprediksi terjadi antara 28 hingga 30 Mei, menyusul puncak sebelumnya yang terjadi pada Rabu (21/5/2025). Pada saat itu, ketinggian air laut mencapai 205 sentimeter, jauh di atas rata-rata normal 100 hingga 130 sentimeter,” ujar Ganis Erutjahjo, Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Selasa (27/5/2025).

Ia menjelaskan, banjir rob tidak hanya disebabkan oleh pasang air laut semata, melainkan juga bisa diperparah oleh faktor meteorologis seperti kecepatan angin laut yang mencapai hingga 20 knot.

“Jika saat puncak pasang air laut terjadi bersamaan dengan angin laut kuat, maka tinggi gelombang akan meningkat signifikan dan memperparah rob,” terangnya.

Banjir rob sebelumnya telah menyebabkan gangguan di berbagai titik, termasuk jalan nasional Semarang-Demak yang terendam di wilayah Sayung. Hujan deras yang mengguyur Semarang pada Rabu malam (21/5/2025) turut memperparah kondisi banjir, membuat beberapa ruas jalan utama kota tidak dapat dilalui.

Menurut Ganis, saat ini Jawa tengah mengalami masa peralihan musim atau pancaroba, yang menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat. Ia menambahkan bahwa puncak musim pancaroba diperkirakan akan terjadi pada Agustus 2025.

“Pola musim memang berbeda-beda tiap wilayah. Tapi hingga akhir Mei ini, hujan singkat intens masih berpotensi terjadi di banyak wilayah pesisir,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir utara Jawa untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG melalui berbagai saluran media.

“Warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di daerah rawan rob. Selalu perhatikan informasi terbaru dari kami melalui media elektronik, cetak maupun media sosial,” pungkas Ganis.

Banjir Rob Pesisir Utara Jawa BMKG Semarang Cuaca Ekstrem Jawa Tengah Fenomena Alam Supermoon 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard
Next Article Menag Harap Idul Adha 2025 Jatuh Serentak pada 6 Juni

Informasi lainnya

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

14 Maret 2026

Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni

13 Maret 2026

Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan

10 Maret 2026

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

15 Februari 2026

Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis

15 Februari 2026

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Nusaibah binti Ka’ab, Ikon Keberanian

Profil Alfi Salamah

Ungkap Mengapa Wanita Tidak Mencukur Rambut Setelah Haji

Islami Alfi Salamah

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir

Surat Fatir, Munculnya Uban sebagai Pemberi Peringatan

Islami Alfi Salamah

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi