Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Supermoon Akhir Mei Diprediksi Picu Rob di Pesisir Utara Jawa

BMKG mengimbau masyarakat pesisir utara waspada banjir rob dampak fenomena bulan dekat bumi.
ErickaEricka27 Mei 2025 Lingkungan
Peringatan Banjir Rob Akibat Supermoon di Jawa
Supermoon (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang dapat terjadi di sejumlah wilayah pesisir utara Jawa akibat fenomena supermoon yang diperkirakan berlangsung pada 28 hingga 31 Mei 2025.

Fenomena supermoon, yaitu ketika posisi bulan berada dalam jarak terdekat dengan bumi, memicu peningkatan gaya tarik gravitasi bulan terhadap air laut. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut dan menyebabkan banjir pesisir atau rob, khususnya di wilayah langganan seperti Sayung, Demak, serta kawasan pesisir Semarang, Pekalongan, Kendal, Batang, dan Jepara.

“Puncak rob kali ini diprediksi terjadi antara 28 hingga 30 Mei, menyusul puncak sebelumnya yang terjadi pada Rabu (21/5/2025). Pada saat itu, ketinggian air laut mencapai 205 sentimeter, jauh di atas rata-rata normal 100 hingga 130 sentimeter,” ujar Ganis Erutjahjo, Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Selasa (27/5/2025).

Ia menjelaskan, banjir rob tidak hanya disebabkan oleh pasang air laut semata, melainkan juga bisa diperparah oleh faktor meteorologis seperti kecepatan angin laut yang mencapai hingga 20 knot.

“Jika saat puncak pasang air laut terjadi bersamaan dengan angin laut kuat, maka tinggi gelombang akan meningkat signifikan dan memperparah rob,” terangnya.

Banjir rob sebelumnya telah menyebabkan gangguan di berbagai titik, termasuk jalan nasional Semarang-Demak yang terendam di wilayah Sayung. Hujan deras yang mengguyur Semarang pada Rabu malam (21/5/2025) turut memperparah kondisi banjir, membuat beberapa ruas jalan utama kota tidak dapat dilalui.

Menurut Ganis, saat ini Jawa tengah mengalami masa peralihan musim atau pancaroba, yang menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat. Ia menambahkan bahwa puncak musim pancaroba diperkirakan akan terjadi pada Agustus 2025.

“Pola musim memang berbeda-beda tiap wilayah. Tapi hingga akhir Mei ini, hujan singkat intens masih berpotensi terjadi di banyak wilayah pesisir,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir utara Jawa untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG melalui berbagai saluran media.

“Warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di daerah rawan rob. Selalu perhatikan informasi terbaru dari kami melalui media elektronik, cetak maupun media sosial,” pungkas Ganis.

Banjir Rob Pesisir Utara Jawa BMKG Semarang Cuaca Ekstrem Jawa Tengah Fenomena Alam Supermoon 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard
Next Article Menag Harap Idul Adha 2025 Jatuh Serentak pada 6 Juni

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

19 November 2025
Paling Sering Dibaca

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Peran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik

Opini Alfi Salamah

Menulis dari Negara yang Terlambat Sadar

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.