Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Tanpa Rafaksi dan HPP Baru, Stok Beras Nasional Meningkat Tajam

Langkah pemerintah bantu petani jual gabah di harga layak dorong surplus beras.
ErickaEricka30 Mei 2025 Nasional
Cadangan Beras Nasional 2025 Tembus 4 Juta Ton
Ilustrasi Cadangan Beras Nasional 2025 Tembus 4 Juta Ton (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah mencatat pencapaian baru dalam pengelolaan cadangan pangan nasional. Untuk pertama kalinya sejak Bulog berdiri pada 1969, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) resmi menembus angka 4 juta ton. Capaian ini tak lepas dari kebijakan strategis yang diterapkan, terutama penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen sebesar Rp6.500 per kilogram dan penghapusan sistem rafaksi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan petani dan stabilitas pangan nasional.

“Petani kini menikmati harga jual yang menguntungkan, bahkan di saat panen raya. Ini adalah buah dari keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian,” kata Amran, Jumat (30/5/2025), dalam acara syukuran cadangan beras nasional di Jakarta.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi beras nasional periode Januari–Mei 2025 mencapai 16,55 juta ton, meningkat 11,95 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini berbanding lurus dengan keberhasilan Perum Bulog yang berhasil menyerap lebih dari 2,4 juta ton beras lokal hingga akhir Mei, mencetak rekor tertinggi dalam 57 tahun.

Baca Juga:
  • KH Miftachul Akhyar Desak Gus Yahya Mundur dari PBNU
  • Menteri PANRB Janji Tuntaskan Masalah Pegawai Honorer
  • Seminar Sidang Isbat Ramadan Bahas Tradisi dan Sains
  • Jembatan Suramadu Didesak Dirubuhkan, Pemerintah Pusat Angkat Bicara

“Langkah Bulog menjemput hasil panen langsung dari petani sangat efektif. Ini bukan hanya memperkuat cadangan, tapi juga memberi kepastian harga dan pasar bagi petani,” ujar Amran.

Serapan besar-besaran oleh Bulog dipandang sebagai respons cepat terhadap kelebihan pasokan hasil panen raya dan sekaligus strategi pengendalian harga di tingkat petani. Amran menekankan bahwa pendekatan jemput bola ini menunjukkan hasil yang nyata dalam peningkatan cadangan dan kesejahteraan petani.

Dengan kondisi stok beras mencapai 4.001.059 ton, pemerintah optimistis mampu menjaga stabilitas harga dan pasokan hingga akhir tahun. Bahkan, Indonesia telah menargetkan ekspor rutin 2.000 ton beras per bulan ke Malaysia mulai tahun ini sebagai bagian dari ekspansi pasar.

Artikel Terkait:
  • Melangkah ke Surga: Haji, Panggilan Abadi Dalam Hidup
  • Konferensi Riyadh Soroti Sejarah dan Mata Uang Islam
  • Tari Bedoyo Putri Mojosakti Raih Rekor MURI di Majafest 2023
  • Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

Capaian ini, menurut Amran, adalah hasil kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan mulai dari petani, Bulog, hingga pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut sinergi ini sebagai fondasi kuat menuju swasembada pangan berkelanjutan.

Jangan Lewatkan:
  • Menag Siapkan Lembaga Dana Umat, Target Hilangkan Kemiskinan
  • Pemimpin ASEAN Hadiri KTT ke-42 di Labuan Bajo
  • Diskon Tiket KAI hingga 25%, Berlaku 8-11 April
  • Jelajahi Keindahan Turki: TGA Memperkenalkan Pantai yang Menakjubkan di Laut Tengah
Andi Amran Sulaiman Bulog cadangan beras HPP Gabah Pertanian 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR Kritik Stair Lift di Borobudur, Dinilai Berisiko Rusak Struktur
Next Article 17 Juta Pekerja Bergaji Rendah Dapat BSU Rp150 Ribu Juni Ini

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Opini Alfi Salamah

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah

Peran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi