Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UI Edukasi Bahaya Limbah Minyak Jelantah kepada Siswa SD

Alfi SalamahAlfi Salamah23 November 2024 Lingkungan
pengelolaan minyak jelantah oleh anak-anak
Ilustrasi - Pengolah minyak jelantah (.rep)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bekasi – Sampah tak melulu sampah, minyak jelantah pun punya cerita berbeda. Itulah yang dipelajari siswa SDN 01 Rawalumbu, Jumat (23/11/2024), dalam program pengabdian masyarakat dari Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) bersama Labtek Apung.

Kegiatan ini mengusung tema “Perlunya Pengenalan Dampak Limbah Minyak Jelantah dan Solusi Pengelolaannya kepada Anak-Anak.” Didukung Direktorat Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat UI, PT Pertamina Hulu Rokan, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk, program ini mengedukasi siswa tentang bahaya minyak jelantah terhadap lingkungan dan cara pengelolaannya.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa limbah rumah tangga seperti minyak jelantah bukan sekadar limbah, tetapi bisa dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti sabun ramah lingkungan atau bahan bakar alternatif,” ujar Evi Frimawaty, Dosen SIL UI, dalam siaran persnya.

Tak hanya teori, siswa kelas 6 juga diajak praktik langsung membuat sabun dari minyak jelantah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa limbah bisa dimanfaatkan dengan kreativitas.

“Melihat antusiasme siswa, kami yakin mereka dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga masing-masing,” tambah Evi.

Selain itu, tim memberikan wawasan tentang pengumpulan minyak jelantah di rumah untuk disalurkan ke komunitas pengelola limbah. Kepala Sekolah SDN 01 Rawalumbu, Abdul Munir, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

“Melalui program seperti ini, siswa kami mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk membentuk kebiasaan baik dalam mengelola limbah rumah tangga,” ungkap Abdul Munir.

Komitmen UI dalam pengabdian masyarakat terlihat nyata melalui program ini. Harapannya, program serupa bisa dilaksanakan di wilayah lain untuk mencetak generasi muda yang peduli lingkungan.

Abdul Munir Evi Frimawaty Minyak jelantah SDN 01 Rawalumbu Universitas Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKPU Jatim Gelar Apel Distribusi Logistik Pilkada 2024
Next Article Transaksi QRIS UMKM di Malang Tembus Rp 5 Triliun

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

19 November 2025
Paling Sering Dibaca

Angin Segar bagi Narapidana

Editorial Udex Mundzir

Rusia dan Ancaman Tsunami Abadi

Editorial Udex Mundzir

Gubernur Bayangan di Tambang Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Merdeka Jiwa

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

AISNESIA Luncurkan Virtual Buoy untuk Efisiensi Navigasi Maritim

Techno Nugroho
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.