Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut

WWF Indonesia bekerja sama dengan perusahaan wisata bahari untuk mendukung kelestarian pesisir dan meningkatkan ekonomi biru.
AssyifaAssyifa4 Februari 2025 Lingkungan
Wisata bahari berkelanjutan Indonesia 2025
Yayasan WWF Indonesia menggandeng 100 perusahaan yang bergerak di bidang wisata bahari (.wwf)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Yayasan WWF Indonesia menggandeng 100 perusahaan wisata bahari dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut serta memperkuat ekonomi biru di Indonesia. Inisiatif ini dilakukan melalui program Signing Blue, yang mengundang para pelaku wisata bahari dalam diskusi bertajuk “Advancing Responsible Marine Tourism Practices” di Bali Dynasty Resort.

Direktur Program Kelautan & Perikanan WWF Indonesia, Imam Musthofa, mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mengelola wisata bahari yang bertanggung jawab.

“Di satu sisi, wisata bahari memiliki potensi ekonomi yang besar, tetapi juga memiliki dampak ekologis. Oleh karena itu, Signing Blue hadir untuk membimbing pelaku wisata dalam menerapkan praktik yang lebih berkelanjutan,” ujar Imam dalam keterangan tertulis, Selasa (4/2/2025).

Dalam satu dekade terakhir, Signing Blue telah bermitra dengan lebih dari 100 perusahaan wisata bahari, termasuk operator selam, kapal rekreasi, dan akomodasi wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui sistem pendampingan, praktik wisata berkelanjutan yang diterapkan oleh anggota Signing Blue meningkat sebesar 24%.

Salah satu program utama yang mendukung inisiatif ini adalah Marine Tourism Improvement Program (MTIP). WWF Indonesia mendampingi perusahaan wisata dalam menerapkan strategi yang berkelanjutan dan pengelolaan ekowisata yang lebih efektif.

Herdi Andrariladchi, Assurance Strategy Manager dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC), menyoroti pentingnya sertifikasi global bagi sektor pariwisata Indonesia. Saat ini, baru dua hotel di Indonesia yang memperoleh sertifikasi GSTC, meskipun banyak hotel yang sudah menerapkan prinsip keberlanjutan.

“Sebenarnya, banyak hotel di Indonesia sudah melakukan praktik berkelanjutan, tetapi kurangnya dokumentasi membuat mereka kesulitan mendapatkan sertifikasi. Jika kita memahami indikator dan prosesnya, sebenarnya itu mudah,” ujar Herdi.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Udayana Agung Suryawan Wiranatha menambahkan bahwa Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC) sedang mengembangkan sistem pengukuran pariwisata berkelanjutan yang lebih menyeluruh.

“Ke depan, ISTC akan berperan dalam mengevaluasi sejauh mana praktik wisata berkelanjutan telah diterapkan di Indonesia,” katanya.

WWF Indonesia berencana memperluas jangkauan Signing Blue agar lebih banyak pelaku wisata bahari yang menerapkan praktik berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola pariwisata yang lebih baik, melestarikan ekosistem laut, dan mendukung pertumbuhan ekonomi biru di Indonesia.

Ekonomi Biru Ekowisata Konservasi Laut Wisata Bahari Berkelanjutan WWF Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek
Next Article Rakyat Kesulitan LPG 3 Kg, Polri Turun Langsung Cek Ketersediaan

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

19 November 2025
Paling Sering Dibaca

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

Islami Lisda Lisdiawati

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z

Opini Alfi Salamah

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir

Bahlil dan Wajah Baru Penjajahan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.