Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Nabi Muhammad dan para sahabatnya berinisiatif membuat parit-parit (khandaq). Setiap 10 kaum Muslim membuat parit sepanjang 40 kilometer dengan tinggi 3 meter.
Alfi SalamahAlfi Salamah22 Juli 2023 Islami
Masjid Qiblatain Madinah
Ilustrasi Masjid Qiblatain di Madinah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kota Madinah memiliki jejak sejarah yang kaya dalam peradaban Islam, sehingga tidak mengherankan jika banyak peninggalan bersejarah yang dapat tertemuikan di kota ini, yang sebelumnya terkenal sebagai Yastrib.

Salah satunya adalah Masjid Tujuh. Demikian masyhur disebut deretan enam masjid di tempat terjadinya perang Khandaq di Madinah. Tempat bersejarah ini ramai dikunjungi jemaah haji dari berbagai negara, termasuk jemaah haji Indonesia. Lokasinya hanya sekitar 2,5 kilometer arah barat dari Masjid Nabawi.

Kunjungi Saksi Sejarah Perang Khandaq

Tim Media Center Haji (MCH) Madinah berkesempatan mengunjungi saksi sejarah perang Khandaq tersebut, pada pertengahan Juli lalu. Pantauan di lapangan, jumlah masjid-masjid kecil yang menjadi pos para sahabat inti ketika perang Khandaq itu hanya berjumlah enam, bukan tujuh sebagaimana namanya.

Melansir dari arabic.rt.com, nama “tujuh masjid” itu mewakili sekelompok masjid yang jumlah sebenarnya hanya enam. Namun lebih terkenal dengan masjid tujuh karena mencakup satu masjid lain yaitu Masjid Qiblatain, yang terletak sekitar 1 kilometer dari lokasi enam masjid itu.

Baca Juga:
  • Ribuan Jamaah Haji Terjangkit ISPA, KKHI Mendorong Kepatuhan Prokes
  • Ramadhan Terbaik
  • Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?
  • Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Pantauan di lapangan, di tengah deretan enam masjid kecil di lokasi Khandaq membangun masjid besar berwarna putih dengan nama Masjid Khandaq, yang berdiri pada 1928 H. Di masjid tersebutlah lokasi tepat parit-parit yang para sahabat Nabi bangun untuk membentengi serangan kafir Quraisy Makkah.

Tentara Quraisy dan Suku Sekutu Menyerang Madinah

Lokasi masjid tujuh ini berada di sisi barat Gunung Sila. Khandaq atau parit yang terletak di bagian barat itu para sahabat Nabi gali melalui inisiator Salman Al-Farisi ketika tentara Quraisy dan suku-suku sekutu hendak menyerang Madinah pada tahun kelima hijriah.

Keenam masjid yang terletak di sekitaran Masjid Khandaq itu memiliki nama sesuai dengan nama penjaga pos-pos peperangan saat itu, kecuali Masjid Al-Fath. Nama-nama tersebut yaitu Masjid Salman Al Farisi, Masjid Abu Bakar, Masjid Umar, Masjid Ali, Masjid Fatimah, dan Masjid Al Fath.

Sebab awal terjadinya perang Khandaq karena para pemimpin Bani Nadir yang merupakan kaum Yahudi yang sebelumnya terevakuasi di Madinah, yaitu Huyay bin Akhtab, Salam dan Al-Rabee bin Abi Al-Haqeeq dan Kinana bin Al-Rabee’ mencari perlindungan ke kaum kafir Quraisy Makkah dengan berperang melawan Nabi Muhammad.

Artikel Terkait:
  • MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI
  • Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri
  • Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan
  • Enam Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Menyembuhkannya

Nabi dan Para Sahabat Berinisiatif Membuat Parit-Parit

Singkatnya, mengetahui hal itu Nabi Muhammad dan para sahabatnya berinisiatif membuat parit-parit (khandaq). Setiap 10 kaum Muslim membuat parit sepanjang 40 kilometer dengan tinggi 3 meter. Kaum kafir Quraisy terus mencoba menyerang kota Madinah.

Di satu sisi Nabi dan para sahabatnya juga melakukan beberapa serangan kecil. Untuk memperlemah pasukan Quraisy yang terus mencoba masuk melewati parit-parit tersebut.

Setelah 20 hari berada di luar kota Madinah dan mereka tidak bisa menembus pertahanan parit. Mereka pun mundur dari medan peperangan. Perang Khandaq berakhir dengan kemenangan pasukan Muslim. Nabi dan para sahabatnya pun berhasil mempertahankan kota Madinah dari serangan-serangan musuh.

Jangan Lewatkan:
  • Mengenal Sosok Siti Maryam yang Penuh Keikhlasan
  • Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?
  • Adab Bertemu Guru dalam Islam
  • Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel
Info Haji 2023 Masjid Salman Al Farisi Perang Khandak Tim MCH
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG: Hujan Sedang Berpotensi Melanda Wilayah Barat Kaltim pada Akhir Juli
Next Article Industri Penerbangan Bangkit, Kilang Pertamina Balikpapan Lampaui 2,6 Juta Barrel Avtur

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Mengapa Sandal dan Sepatu Harus Diparkir dengan Rapi?

Daily Tips Assyifa

MBG dan Risiko Cobra Effect

Editorial Udex Mundzir

Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Jangankan Membuktikan Ijazah Asli?

Perspektif Udex Mundzir

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi