Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lebih Berat dari Zina, Inilah Beberapa Larangan Keras Berghibah!

Adakah seseorang di antara kamu sekalian yang suka makan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang
Alfi SalamahAlfi Salamah13 Maret 2024 Islami
Ghibah
Ilustrasi Ghibah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ghibah bukan lagi kata yang asing terdengar di telinga kita bukan? Kata ini kerap kali merujuk pada aktivitas bergosip atau bergunjing. Lantas apa sih sebenarnya arti ghibah itu?

Dalam bahasa Arab, ghibah merujuk pada membicarakan keburukan atau celaan seseorang, khususnya ketika percakapan terjadi tanpa kehadiran subjek yang dibicarakan.

Sementara dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ghibah artinya membicarakan keburukan (keaiban) orang lain; bergunjing Gibah sendiri disebut dapat terjadi secara lisan, tulisan, atau bahkan hanya dengan bahasa tubuh.

Rasulullah SAW bersabda,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ قَالَ إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

“Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW pernah bertanya: ‘Tahukah kamu, apakah gibah itu?’. Para sahabat menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.’

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: ‘Gibah adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai.’

Baca Juga:
  • Hijrah itu Move On
  • Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini
  • Menebus Dosa Ghibah Menurut Islam
  • Perjalanan Spiritual, Sunnah-Sunnah Wukuf di Arafah

Seseorang bertanya, ‘Ya Rasulullah, bagaimanakah menurut engkau apabila orang yang saya bicarakan itu memang sesuai dengan yang saya ucapkan?’. Beliau berkata, ‘Apabila benar apa yang kamu bicarakan itu ada padanya, maka berarti kamu telah menggunjingnya. Dan apabila yang kamu bicarakan itu tidak ada padanya, maka berarti kamu telah membuat-buat kebohongan terhadapnya.’.

Secara lisan, gibah terjadi saat sekelompok orang membicarakan keburukan orang lain yang tidak ada di sana. Sementara dalam bentuk tulisan, gibah bisa berbentuk surat atau bentuk publikasi apa pun dalam berbagai medium.

Hukum ghibah dalam Islam

Dari sana, sudah jelas bahwa Islam melarang keras kebiasaan gibah. Tak main-main, gibah bahkan tergolong sebagai dosa besar.

Larangan ini juga tersemat dalam ayat suci Al-Qur’an surat Al Hujurat ayat 12.

-يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱجۡتَنِبُواْ كَثِيرً۬ا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعۡضَ ٱلظَّنِّ إِثۡمٌ۬ۖ وَلَا تَجَسَّسُواْ وَلَا يَغۡتَب بَّعۡضُكُم بَعۡضًاۚ أَيُحِبُّ أَحَدُڪُمۡ أَن يَأۡڪُلَ لَحۡمَ أَخِيهِ مَيۡتً۬ا فَكَرِهۡتُمُوهُۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ۬ رَّحِيمٌ۬ -١٢

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan prasangka karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa. Janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah kamu sekalian bergibah( menggunjing) satu sama lain. Adakah seseorang di antara kamu sekalian yang suka makan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang.”

Artikel Terkait:
  • Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA
  • Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?
  • Makna Idul Fitri
  • Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri

Kutipan ayat Al-Qur’an ini mengisyarakatkan kesamaan dosa gibah dengan memakan daging bangkai saudara sendiri.

Lebih berat daripada zina

Mengutip NU Online, diriwayatkan bahwa pada zaman Rasulullah SAW, apabila ada orang yang bergibah, maka hukumannya akan langsung diperlihatkan. Misalnya saja, dua wanita yang Rasulullah perintahkan untuk memuntahkan darah kental dari mulutnya setelah menggunjing saudaranya.

Pada zaman itu, gibah bahkan lebih berat daripada zina. Hal ini juga tercantum dalam salah satu hadis.

الْغِيبَةُ أَشَدُّ مِنَ الزِّنَا . قِيلَ: وَكَيْفَ؟ قَالَ: الرَّجُلُ يَزْنِي ثُمَّ يَتُوبُ، فَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِ، وَإِنَّ صَاحِبَ الْغِيبَةِ لَا يُغْفَرُ لَهُ حَتَّى يَغْفِرَ لَهُ صَاحِبُهُ

“Gibah itu lebih berat dari zina. Seorang sahabat bertanya, ‘Bagaimana bisa?’. Rasulullah SAW menjelaskan, ‘Seorang laki-laki yang berzina lalu bertobat, maka Allah bisa langsung menerima tobatnya. Namun, pelaku gibah tidak akan diampuni sampai dimaafkan oleh orang yang digibahnya.” (HR At-Thabrani).

Jangan Lewatkan:
  • Kesehatan Tubuh: Kunci Kesuksesan Jamaah Haji Lansia dan Risti
  • Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya
  • Keutamaan Puasa Arafah, Ampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka
  • Rindu Rasul

Dalam Islam, ghibah ternilai sebagai tindakan yang sangat tercela. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan tegas menekankan pentingnya menjauhi perbuatan ini dalam banyak hadisnya. Menggunjing tidak hanya merusak hubungan antar sesama manusia, tetapi juga menimbulkan kerusakan dalam kehidupan sosial dan spiritual.

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita harus memperhatikan setiap perkataan dan tindakan kita, menjaga lidah agar tidak terjatuh dalam perbuatan yang menyakitkan hati orang lain serta membangun budaya saling menghormati dan menyayangi sesama, sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT.

Ghibah Nabi Muhammad SAW Ramadhan 1445 H
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya
Next Article Selimiye Peninggalan Emperium Usmaniyah menjadi Masjid Bersejarah di Turki

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Misi Kemanusiaan yang Mendunia Palang Merah Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Islami Udex Mundzir

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

Refleksi Alfi Salamah

Meski Telah Berpura-pura jadi Jakmania, Kang Emil Tetap Kalah

Perspektif Udex Mundzir

Kehadiran Prabowo di Kongres Projo, Akan Menegaskan Dirinya “Termul”

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi