Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet

Kondisi cuaca, Ramadan, dan Lebaran menjadi pemicu utama inflasi awal tahun.
AssyifaAssyifa10 Desember 2024 Ekonomi
Tekanan inflasi Januari 2025 di Indonesia
Waspada! Ancaman ini bisa menguras dompet warga Indonesia di awal 2025.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat signifikan pada Januari 2025. Proyeksi ini terungkap dalam Laporan Survei Penjualan Eceran Oktober 2024, yang dirilis pada Selasa (10/12/2024). Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Januari 2025 tercatat di angka 157,8, naik dari 152,6 pada periode sebelumnya.

Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tingginya curah hujan pada Januari 2025 dan musim Ramadan serta Lebaran yang jatuh pada kuartal pertama tahun depan. BI menargetkan inflasi tetap terkendali pada kisaran 1,5%-3,5% sepanjang tahun 2025.

Menurut laporan tersebut, peningkatan inflasi awal tahun juga berdampak pada penurunan Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) yang diprediksi sebesar 144,7 pada Januari dan 146,5 pada April 2025. Penurunan ini disebabkan oleh normalisasi permintaan masyarakat setelah momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta setelah Idul Fitri.

Baca Juga:
  • PKS Ingatkan Dampak PHK Massal: Ekonomi Bisa Lesu
  • Minyak Goreng Melambung, Minyakita Langka Jelang Natal dan Tahun Baru
  • Turun Tajam! Produksi Industri Jerman Anjlok pada Maret
  • Menyusuri Capaian Emisi Kendaraan Listrik di Hilir Hingga Dampak Ekstraktif di Hulu

“Peningkatan IEH menunjukkan adanya kenaikan tekanan harga yang bersifat musiman, terutama akibat permintaan tinggi selama Ramadan dan Lebaran,” ungkap laporan BI.

Pengamat ekonomi, Dr. Bima Santoso, menyebut bahwa tekanan inflasi awal tahun adalah fenomena yang sering terjadi di Indonesia. Namun, ia menekankan pentingnya langkah antisipatif dari pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Pemerintah perlu memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga distribusi agar kenaikan harga tidak berlebihan,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • JK: 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Etnis China
  • Harga Emas Dunia Terkoreksi Usai Sentuh Rekor Tertinggi
  • 100 Negara Buka 1,7 Juta Lowongan Kerja untuk WNI
  • Uang Tunai Lenyap? Indonesia Siap Targetkan QRIS untuk Bersaing di ASEAN

Sebagai langkah mitigasi, BI akan terus memantau dinamika harga dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas inflasi. Selain itu, langkah strategis juga diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan barang terutama pada masa-masa puncak permintaan.

Warga diimbau untuk lebih bijak mengelola anggaran rumah tangga menghadapi potensi lonjakan harga di awal tahun. Inflasi yang meningkat dapat berdampak pada pengeluaran sehari-hari, terutama untuk kebutuhan pokok.

Jangan Lewatkan:
  • DPR: Coretax Harusnya Permudah Pajak, Bukan Bikin Ribet
  • Menteri P2MI Dorong Warga Manfaatkan 1,7 Juta Lowongan di Luar Negeri
  • Konflik Iran-Israel Uji Ketahanan Ekonomi Indonesia
  • Otorita IKN Beri Lahan Gratis, Menteri ATR/BPN Angkat Bicara
Bank Indonesia Inflasi 2025 Inflasi awal tahun Penjualan Eceran Proyeksi Inflasi Ramadhan dan Lebaran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025
Next Article Zulhas: Pembangunan Pangan Indonesia Tertinggal 27 Tahun

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

MBG dan Risiko Cobra Effect

Editorial Udex Mundzir

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

Techno Ericka

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Editorial Udex Mundzir

Keindahan Negeri Dua Benua, Inilah 10 Tempat yang Harus Dikujungi di Turki

Travel Alfi Salamah

Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi