Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Laju Deforestasi Indonesia 2024 Tembus 175 Ribu Ha

Angka deforestasi meningkat tajam, memperlihatkan tantangan besar dalam pengelolaan hutan Indonesia.
ErickaEricka25 Maret 2025 Lingkungan
Kenaikan Deforestasi Indonesia 2024
Ilustrasi Kenaikan Deforestasi Indonesia 2024 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Laju deforestasi di Indonesia kembali menunjukkan tren mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2024, luas hutan yang hilang mencapai 175.400 hektare, naik drastis sekitar 44,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kementerian Kehutanan mencatat bahwa angka ini menjadi peringatan bagi keberlanjutan lingkungan, di tengah tekanan pembukaan lahan dan kebakaran hutan.

Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Kemenhut, Agus Budi Santosa, mengungkapkan bahwa deforestasi meningkat meski sebelumnya sempat menurun sejak 2014 hingga 2022. Tahun 2015, angka deforestasi mencapai lebih dari satu juta hektare, namun berhasil ditekan hingga menyentuh 100 ribu hektare pada 2022.

“Jika kita bandingkan dengan dekade lalu, kenaikan ini memang lebih kecil. Tapi secara tren, ini tetap mengkhawatirkan,” kata Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Baca Juga:
  • Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?
  • Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA
  • Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia
  • KLH Dorong Pembatasan Impor Plastik Virgin Demi Kurangi Sampah

Agus menambahkan bahwa sebagian besar deforestasi tahun 2024 dipicu oleh kebakaran hutan dan aktivitas perambahan kawasan hutan atau penebangan liar. Namun, komposisi rinci penyebabnya masih dalam proses pengumpulan data oleh Kemenhut.

Menurut catatan, deforestasi bruto Indonesia sepanjang 2024 mencapai 216.200 hektare. Setelah dikurangi dengan angka reforestasi atau penghijauan kembali seluas 40.800 hektare, maka total deforestasi bersih adalah 175.400 hektare.

Kebakaran yang terjadi di lahan gambut Aceh Barat menjadi salah satu contoh nyata dari masalah ini. Sejak awal Februari 2025, kebakaran di wilayah tersebut telah menghanguskan sekitar 9,5 hektare lahan. Dugaan sementara, kebakaran dilakukan untuk membuka lahan baru di Kecamatan Woyla dan Johan Pahlawan.

Tren deforestasi yang kembali meningkat ini menjadi tantangan berat bagi Indonesia yang tengah mengusung agenda pembangunan rendah karbon dan transisi menuju ekonomi hijau.

Artikel Terkait:
  • Sikat Gigi: Kontributor Tersembunyi Krisis Iklim
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya
  • Bahlil Ungkap Riwayat Izin Tambang PT GAG di Raja Ampat
  • 157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati

“Pemerintah perlu memperkuat pengawasan serta mempercepat rehabilitasi hutan untuk menekan angka kehilangan tutupan lahan,” pungkas Agus.

Situasi ini menegaskan bahwa upaya pelestarian hutan masih menghadapi hambatan besar dan perlu penanganan serius dari semua pihak.

Jangan Lewatkan:
  • Pupuk Kaltim Menangkan Penghargaan AREA 2023: Inovasi Kitosan Cair Limbah Cangkang Rajungan
  • Pj Gubernur DKI dan Dishub Bahas Jam Kerja 2 Sesi untuk Redakan Kemacetan
  • Pemerintah Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat
  • Udin Kecam Perusahan hanya Keruk Batubara, Salurkan Bantuan ke Luar Kaltim
Deforestasi Indonesia Kebakaran Hutan Kerusakan Hutan Lingkungan Hidup Perambahan Hutan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEtika Menemukan Barang di Jalan
Next Article KRL Merak Dibatasi hingga Cilegon Saat Mudik Lebaran

Informasi lainnya

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

10 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

Editorial Udex Mundzir

Lumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal

Editorial Udex Mundzir

Hijrah itu Move On

Islami Syamril Al-Bugisyi

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir

Misi Kemanusiaan yang Mendunia Palang Merah Indonesia

Kroscek Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi