Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 7 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Pemerintah akan menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah melalui sidang isbat bersama ormas dan ahli astronomi.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati7 Mei 2026 Nasional
Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026
Ilustrasi Sidang isbat penentuan Iduladha 1447 H (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penentuan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kembali menjadi perhatian publik, layaknya “penunjuk arah” bagi umat Islam dalam menapaki momentum ibadah kurban. Pemerintah melalui Kementerian Agama menjadwalkan sidang isbat penetapan awal Zulhijah pada Minggu 17 Mei 2026 mendatang di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Sidang tersebut menjadi forum resmi pemerintah untuk menetapkan awal bulan Zulhijah sekaligus menentukan kapan Iduladha 1447 H dirayakan di Indonesia. Proses penetapan dilakukan dengan mengombinasikan metode hisab atau perhitungan astronomi dengan rukyat hilal melalui pemantauan langsung di berbagai titik pengamatan di Tanah Air. Kegiatan itu juga melibatkan unsur pemerintah, organisasi masyarakat Islam, ahli falak, hingga astronom.

“Sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, saat memimpin rapat persiapan sidang isbat di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan hisab dan rukyat digunakan secara terpadu agar keputusan yang dihasilkan tidak hanya mengacu pada perhitungan ilmiah, tetapi juga diperkuat hasil pengamatan di lapangan. Menurutnya, mekanisme tersebut telah menjadi bagian penting dalam penetapan kalender Hijriah nasional.

“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:
  • Niat Umroh, Haji, dan Talbiyah: Bacaan yang Menginspirasi
  • Sulap Aula Pendopo Wabup Menjadi Penginapan Eksklusif Kukarland Festival 2023
  • Nelayan Kali Baru Selamatkan Sapi Terdampar di Perairan Jakarta Utara
  • Libur Lebaran 2025 Selama 11 Hari, Simak Jadwalnya!

Rangkaian sidang isbat nantinya akan diawali seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Seminar tersebut diselenggarakan secara terbuka sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat. Setelah itu, laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia akan dikumpulkan dan dibahas dalam sidang tertutup yang dipimpin Menteri Agama.

Dalam rapat persiapan, Kemenag juga mengungkapkan bahwa secara hisab posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Berdasarkan data awal, tinggi hilal tercatat berada di atas tiga derajat dengan elongasi lebih dari 6,4 derajat sehingga secara teori masuk kategori imkan rukyat atau memungkinkan untuk diamati.

“Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imkan rukyat,” ungkap Abu Rokhmad.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa data astronomi tersebut masih bersifat prediksi awal dan belum menjadi dasar resmi penetapan awal Zulhijah. Hasil akhir tetap menunggu laporan rukyat dari seluruh titik pemantauan dan keputusan sidang isbat yang diumumkan pemerintah melalui konferensi pers.

Artikel Terkait:
  • DPR Minta Pemerintah Perketat Regulasi Pinjol untuk Lindungi Masyarakat
  • Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
  • Kaesang Tanggapi Keluh Kesah Pelaku UMKM di Karanganyar
  • Percepatan Pembangunan IKN: Fokus Ketersediaan Pangan dan Urban Farming

“Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah,” tegasnya.

Kementerian Agama pun mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat agar terdapat keseragaman informasi terkait pelaksanaan Iduladha 1447 H di Indonesia. Keputusan tersebut nantinya diharapkan menjadi pedoman bersama bagi umat Islam dalam mempersiapkan ibadah kurban dan pelaksanaan salat Iduladha.

Dengan proses yang menggabungkan kajian ilmiah dan pengamatan langsung, pemerintah berharap penetapan awal Zulhijah dapat diterima secara luas serta memperkuat semangat kebersamaan umat dalam menyambut hari besar keagamaan tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Alasan Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H pada 1 Maret 2025
  • Menteri PANRB Janji Tuntaskan Masalah Pegawai Honorer
  • Ekonomi Digital Indonesia Mengalami Lonjakan 78,19 Persen
  • Masa WFA ASN Diperpanjang hingga 8 April 2025

Iduladha 2026 Kementerian Agama Rukyat Hilal Sidang Isbat Zulhijah 1447 H
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?
Next Article Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Informasi lainnya

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

6 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

27 April 2026

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ladang Ganja di Bromo: Polisi Tidak Tahu atau Tutup Mata?

Editorial Udex Mundzir

Pajak dan Beban Kehidupan

Editorial Udex Mundzir

Ketika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

Food Alfi Salamah

Makin Canggih, Ini Alasan Warga Indonesia Pilih HP dengan Fitur AI

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Alfi Salamah10 Februari 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi