Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Fenomena Rashdul Kiblat memberi kesempatan umat Islam memastikan ketepatan arah kiblat.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati26 Mei 2026 Global
Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah
Ilustrasi matahari diatas ka'bah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Banda Aceh – Langit akhir Mei kembali menghadirkan “kompas alami” bagi umat Islam. Ketika matahari tepat berada di atas Ka’bah, bayang-bayang benda tegak di permukaan bumi akan mengarah lurus ke kiblat. Momen astronomi yang dikenal sebagai Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zam ini menjadi kesempatan langka untuk mengecek ulang arah salat dengan cara sederhana namun cukup akurat.

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh mengimbau masyarakat memanfaatkan fenomena tersebut yang diperkirakan terjadi pada 27 Mei 2026 dan 28 Mei 2026. Berdasarkan data astronomi, matahari akan berada tepat di atas Ka’bah pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA, bertepatan dengan 10 dan 11 Zulhijah 1447 Hijriah. Pada waktu itu, bayangan benda yang berdiri tegak lurus di tanah diyakini akan mengarah langsung ke Ka’bah di Makkah.

Pelaksana Harian Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Zulfikar, mengatakan fenomena ini dapat menjadi cara praktis bagi masyarakat untuk memastikan kembali ketepatan arah kiblat, baik di rumah maupun tempat ibadah.

“Pada waktu tersebut, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi akan mengarah lurus ke Ka’bah. Momen ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencocokkan kembali arah kiblat secara sederhana dan akurat,” kata Zulfikar di Banda Aceh, Selasa (26/05/2026).

Baca Juga:
  • Singapura Tangkap Dua Wanita Indonesia Bawa Uang Asing Senilai 394,4 juta Rupiah
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!
  • Terusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad
  • Dubai Berencana Bangun Masjid Terapung Pertama di Dunia

Ia menjelaskan, fenomena Rashdul Kiblat dapat diamati di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah selama matahari masih tampak di langit pada waktu kejadian. Sementara di kawasan Indonesia Timur, fenomena ini tidak dapat disaksikan karena matahari sudah terbenam sehingga tidak menghasilkan bayangan benda sebagai acuan arah.

Untuk memperoleh hasil yang lebih tepat, Zulfikar mengingatkan masyarakat agar memperhatikan beberapa hal teknis saat melakukan pengecekan kiblat. Benda yang dijadikan patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus dan dapat dibantu menggunakan lot atau bandul agar posisinya tidak miring. Selain itu, area tempat pengukuran sebaiknya berada di permukaan yang rata agar arah bayangan tidak mengalami distorsi.

“Kami mengajak masyarakat, pengurus masjid, musala, maupun lembaga pendidikan Islam untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai pedoman dalam memastikan arah kiblat,” ujarnya.

Selain posisi benda, ketepatan waktu juga menjadi faktor penting dalam pengamatan Rashdul Kiblat. Masyarakat disarankan menyesuaikan waktu berdasarkan informasi resmi dari BMKG, RRI, maupun layanan penunjuk waktu terpercaya lainnya. Selisih beberapa menit saja dinilai dapat memengaruhi hasil arah bayangan yang dijadikan penunjuk kiblat.

Artikel Terkait:
  • Protes Besar-Besaran Meletus di Pakistan Usai Penangkapan Mantan PM Imran Khan
  • Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor
  • Arkeologi dan Narasi Manusia
  • Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

Fenomena matahari tepat di atas Ka’bah sendiri berlangsung dua kali setiap tahun dan kerap dimanfaatkan oleh pengurus masjid untuk meluruskan kembali arah saf salat. Di tengah perkembangan teknologi navigasi, momen ini tetap menjadi metode alami yang dipercaya mampu membantu masyarakat memverifikasi arah kiblat secara langsung.

Dengan hadirnya Rashdul Kiblat pada akhir Mei ini, umat Islam memiliki kesempatan memanfaatkan cahaya matahari sebagai panduan sederhana untuk memastikan arah salat tetap menghadap Ka’bah secara tepat.

Jangan Lewatkan:
  • Trump Resmikan Fase Dua Kesepakatan Gencatan Gaza
  • Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno
  • Kemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard
  • Isi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin
Arah Kiblat Istiwa A'zam Kemenag Aceh Matahari di Atas Ka'bah Rashdul Kiblat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePenembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump
Next Article Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Richard Mundzir

Buruh Sejahtera, Pengusaha Tertekan

Editorial Udex Mundzir

Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!

Bisnis Udex Mundzir

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Gagasan Adit Musthofa

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi