Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Cegah Karhutla Berulang, PKS Kaltim Bergerak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Penolakan Kenaikan Harga BBM dan Listrik: Awal Keruntuhan Soeharto

Bulan Mei adalah saat yang paling kritis dalam sejarah Indonesia. Rakyat merasa tidak sabar lagi dengan kebijakan otoritarianisme yang diterapkan oleh Presiden Soeharto selama hampir tiga puluh tahun berkuasa
Dexpert CorpDexpert Corp8 Mei 2023 Politik
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Indonesia – Bulan Mei adalah saat yang paling kritis dalam sejarah Indonesia. Rakyat merasa tidak sabar lagi dengan kebijakan otoritarianisme yang diterapkan oleh Presiden Soeharto selama hampir tiga puluh tahun berkuasa. Selain itu, kondisi ekonomi yang sulit semakin memperburuk situasi, sehingga orang merasa terdorong untuk melakukan pemberontakan.

Tepat hari ini 25 tahun lalu sejarah mencatat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya Komisi V secara resmi menolak kebijakan pemerintah ihwal kenaikan harga BBM dan tarif dasar listrik (Republika, 8 Mei 1998). Penolakan ini bermula karena tiga hari sebelumnya, 5 Mei 1998, pemerintah menaikkan harga BBM sebesar 46,3% dan tarif dasar listrik 60% akibat tidak mampu memberikan subsidi.

Bila kenaikan harga BBM terjadi maka imbasnya, rakyat semakin menjerit. Sebab, kenaikan dua hal tersebut berdampak domino bagi kehidupan sehari-hari. Atas dasar inilah DPR mengetok palu untuk menolak kenaikan karena memberatkan rakyat.

Baca Juga:
  • Bahlil Targetkan Golkar Raih 102 Kursi di Pemilu 2029
  • PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Tolak Oposisi Maupun Koalisi
  • Isran-Hadi dan Rudy-Seno Berebut Solusi Kesejahteraan Masyarakat
  • Kubu Rido Akan Gugat Hasil Pilgub Jakarta, Ini Respons Bawaslu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artikel Terkait:
  • Rudy Mas’ud Serukan Pemimpin Sinkron dengan Pemerintah Pusat
  • Sinergitas KPU Sidoarjo dan Media dalam Sukseskan Pilkada Serentak 2024
  • Pengasuh Pesantren Pramuka Khalifa Ikut Sukseskan Pilkada 2024
  • Putusan MK Soal Pemilu Dipisah Dinilai Jawab Masalah Sistemik

Menariknya, penolakan ini adalah yang pertama terjadi sepanjang Soeha2023-05-08 14:45:46DPR kala itu sebetulnya berisi para loyalis Soeharto sejumlah 325 kursi fraksi Golkar dan 75 kursi fraksi ABRI.

Jika sebelumnya DPR selalu jadi support system Soeharto, maka kali ini tidak demikian. DPR sudah berani ‘membangkang’. Soeharto pun mulai kehilangan kekuatan di legislatif. Sejak itulah kekuasaan Soeharto mulai ‘pincang’.

Jangan Lewatkan:
  • Koalisi Besar Terbentuk, Seno Aji: Makin Kuat, Rakyat Makin Percaya Probowo
  • MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru
  • Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Kiai Aus Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Era Pemilu 2024
  • Sekda Jabar Pastikan PSU Tasik Siap Tanpa Kendala

BBM krisis ekonomi 1998 Soeharto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePesan Khusus Jokowi untuk Gubernur BI: Menaklukkan Era Ekonomi Digital
Next Article Anies Baswedan Kritik Kebijakan Subsidi Mobil Listrik

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Menag di Vatikan: Diplomasi Iman dan Kemanusiaan

Editorial Udex Mundzir

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Perspektif Udex Mundzir

Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Editorial Udex Mundzir

Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi