Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bahlil Ungkap Riwayat Izin Tambang PT GAG di Raja Ampat

Izin usaha pertambangan nikel dikeluarkan sebelum Papua Barat Daya dimekarkan.
ErickaEricka7 Juni 2025 Lingkungan
penghentian sementara tambang nikel PT GAG di Raja Ampat
Tambang nikel PT GAG di Raja Ampat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap latar belakang terbitnya izin tambang nikel PT GAG Nikel yang beroperasi di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Izin tersebut, menurut Bahlil, merupakan hasil dari kontrak karya generasi VII yang telah dikeluarkan pada tahun 1998, jauh sebelum ia aktif di pemerintahan.

PT GAG Nikel didirikan pada 19 Januari 1998 dengan struktur awal saham terdiri dari Asia Pacific Nickel Pty. Ltd sebesar 75% dan PT ANTAM Tbk sebesar 25%. Namun sejak 2008, PT ANTAM mengakuisisi seluruh saham Asia Pacific Nickel, menjadikan perusahaan tersebut sepenuhnya dimiliki oleh negara melalui BUMN tambang tersebut.

“Dulu, saat izin ini keluar, saya masih aktif di HIPMI dan belum masuk ke kabinet. Jadi, isu bahwa ini adalah izin era saya tidak benar,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (7/6/2025).

Seiring dengan mencuatnya polemik dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan di Raja Ampat, Bahlil menyatakan Kementerian ESDM telah memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh operasi tambang PT GAG Nikel. Keputusan ini dilakukan guna memberikan waktu bagi tim kementerian untuk melakukan verifikasi lapangan.

“Sampai hasil verifikasi keluar, kegiatan produksinya kita setop. Ini langkah untuk memastikan dampak ekologis benar-benar ditangani secara objektif,” ujarnya.

Langkah ini diambil menyusul berbagai tekanan dari masyarakat, aktivis lingkungan, dan tokoh daerah yang menilai keberadaan tambang nikel bertentangan dengan status Raja Ampat sebagai kawasan wisata prioritas nasional dan geopark dunia.

Sebelumnya, Bahlil juga menyampaikan bahwa lokasi tambang PT GAG Nikel berjarak sekitar 40 kilometer dari kawasan wisata utama Raja Ampat. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa setiap aktivitas industri di kawasan sensitif seperti ini tetap harus diawasi ketat untuk mencegah kerusakan ekosistem.

Kementerian ESDM akan mengirim tim investigasi ke lokasi tambang untuk menilai kembali kelayakan izin usaha pertambangan tersebut. Hasil peninjauan akan menjadi dasar untuk menentukan apakah operasi bisa dilanjutkan atau dihentikan secara permanen.

“Kita tidak ingin ambil risiko. Keputusan final akan kita ambil setelah melihat kondisi faktual di lapangan,” kata Bahlil menegaskan.

Bahlil Lahadalia Dampak Lingkungan PT GAG Nikel Raja Ampat Tambang Nikel
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWarga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat
Next Article Pemerintah Tegaskan Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Tak Boleh Rugikan UMKM

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

19 November 2025
Paling Sering Dibaca

Mengenal Bukit Kelam, Batu Tertinggi di Dunia dari Indonesia

Travel Ericka

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Jamaah Haji Wafat Dibadalkan Gratis dengan Sertifikat Bukti

Islami Alfi Salamah

Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran

Islami Ericka

DPR AS Desak Apple dan Google Hapus TikTok Januari 2025

Techno Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.