Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ekonomi Kurban 2025 Merosot ke Rp27,1 Triliun, Terendah Sejak Pandemi

Jumlah pekurban menurun tajam akibat gelombang PHK dan melemahnya daya beli kelas menengah di kota-kota besar.
ErickaEricka27 Mei 2025 Ekonomi
Penurunan Ekonomi Kurban Indonesia 2025
Penurunan Ekonomi Kurban Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Potensi ekonomi kurban nasional pada 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Lembaga riset Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) mencatat bahwa estimasi nilai ekonomi kurban tahun ini hanya mencapai Rp27,1 triliun, lebih rendah dari tahun 2024 yang sebesar Rp28,3 triliun. Penurunan ini juga tercatat lebih rendah dibanding masa pandemi tahun 2021 dan 2022.

Peneliti IDEAS, Tira Mutiara, menjelaskan dalam keterangan resminya pada Selasa (27/5/2025) bahwa jumlah pekurban pada tahun ini diperkirakan hanya 1,92 juta, turun sekitar 233 ribu dari tahun sebelumnya yang mencapai 2,16 juta. Bahkan angka ini masih lebih rendah dibanding saat pandemi COVID-19 yang mencatat sekitar 2,11 juta pekurban (2021) dan 2,17 juta pekurban (2022).

“Penurunan tajam ini disebabkan oleh semakin menurunnya jumlah masyarakat dari kelas menengah dan atas yang berdaya beli tinggi, akibat lemahnya perlindungan negara terhadap kelompok ini,” ujar Tira.

Ia merinci bahwa kebutuhan hewan kurban 2025 terdiri dari sekitar 1,1 juta ekor domba-kambing (doka) dan sekitar 503 ribu ekor sapi. Namun, kapasitas ekonomi masyarakat tampak melemah, dipengaruhi oleh gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terus berlanjut sejak tahun lalu.

Menurut data IDEAS, sepanjang 2024 setidaknya terjadi 77.965 PHK, dengan kontribusi terbesar dari provinsi yang memiliki pusat ekonomi seperti Jakarta (17.085 orang), Jawa Tengah (13.130 orang), Banten (13.042 orang), dan Jawa Barat (10.661 orang). Sementara pada Januari hingga 20 Mei 2025, PHK telah menimpa 26.455 orang.

“Kondisi ini memperparah penurunan konsumsi kelas menengah awal, terutama untuk kebutuhan di luar kebutuhan pokok seperti ibadah kurban,” jelas Tira.

Faktor lain yang memicu penurunan adalah sentimen negatif terhadap perekonomian nasional, perlambatan investasi, serta kekhawatiran terhadap ketidakpastian global akibat konflik dagang antara AS dan China. Semua ini menyebabkan konsumsi rumah tangga tidak tumbuh signifikan, tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 yang hanya mencapai 4,87 persen.

Meski demikian, Tira menekankan bahwa ibadah kurban tetap memiliki potensi besar untuk membangkitkan sektor peternakan nasional. Dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo, sektor peternakan diharapkan menjadi pilar penting ketahanan pangan dan penggerak ekonomi desa.

“Momen kurban perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat ekosistem peternakan agar bisa tumbuh berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Dampak PHK Nasional Ekonomi Kurban 2025 IDEAS Indonesia Pekurban Menurun Sektor Peternakan Kurban
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKerja Sama Indonesia-Swedia, RS Dharmais Terima Hibah Rp15,3 Miliar
Next Article Kemenag Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 6 Juni 2025

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir

Hukum Mencukur Bulu Kemaluan dalam Islam

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.