Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jokowi Masuk Daftar Tokoh Terkorup, PDIP Dorong KPK Bertindak

PDIP mendesak KPK mendalami laporan OCCRP terkait tuduhan korupsi terhadap Presiden Joko Widodo.
SilvaSilva31 Desember 2024 Politik
Jokowi Masuk Daftar Tokoh Terkorup 2024
Jokowi Masuk Daftar Tokoh Terkorup 2024 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Laporan dari Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang memasukkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam daftar tokoh terkorup 2024 menuai respons dari berbagai pihak. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami laporan tersebut dan bekerja sama dengan OCCRP untuk mengungkap kebenarannya.

Juru bicara PDIP, Guntur Romli, dalam keterangannya pada Selasa (31/12/2024), mengatakan bahwa laporan ini harus menjadi dasar bagi KPK untuk bertindak lebih lanjut. “Belum ada pernyataan resmi dari Sekjen PDIP terkait laporan ini, tetapi laporan OCCRP sudah memuat Jokowi sebagai salah satu pemimpin yang terkorup di dunia,” ujar Guntur.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan OCCRP diperlukan agar tuduhan tersebut dapat diperiksa dengan transparan.

Baca Juga:
  • Megawati Mantap Deklarasikan Mahfud Sebagai Cawapres Ganjar
  • MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dilaksanakan Terpisah
  • KPK Sebut Laporan Harta Pejabat Negara Merosot
  • Termasuk Jakarta, MK Terima 206 Gugatan Sengketa Pilkada

Laporan OCCRP dirilis pada Desember 2024 dan menyebut beberapa nama besar selain Jokowi, seperti Presiden Suriah Bashar Al Assad, Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, serta pengusaha India Gautam Adani. Kategori ini bertujuan menyoroti tokoh-tokoh yang diduga melakukan kejahatan terorganisasi dan korupsi.

Drew Sullivan, penerbit OCCRP, menyebutkan bahwa pemimpin korup sering kali menciptakan konflik dan ketidakstabilan. “Pemerintah yang korup ini melanggar hak asasi manusia, memanipulasi pemilu, menjarah sumber daya alam, dan menciptakan konflik akibat ketidakstabilan yang melekat pada mereka,” katanya dalam keterangan tertulis.

Meskipun laporan ini mendapat perhatian luas, belum ada langkah konkret dari pihak terkait di Indonesia untuk menindaklanjutinya. Pemerintah maupun KPK juga belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi tuduhan tersebut.

Artikel Terkait:
  • Projo Siap Jadi Partai Politik Jika Diperintahkan Jokowi
  • Komisi II Usul Kepala Daerah yang tak Masuk Sengketa MK Dilantik Duluan
  • Bahlil Temui Prabowo di Hambalang, Spekulasi Rapat KMP Menguat
  • Hasto Kristiyanto: Program 3 Juta Rumah Senapas dengan PDIP

Laporan ini sendiri merupakan hasil dari nominasi publik yang diajukan sejak November 2024. OCCRP mengumpulkan nama-nama tokoh yang dianggap terlibat dalam kejahatan besar melalui masukan masyarakat internasional.

Dengan adanya dorongan dari PDIP, masyarakat kini menanti langkah yang akan diambil oleh penegak hukum di Indonesia untuk mengklarifikasi tuduhan ini dan memastikan transparansi dalam proses hukumnya.

Jangan Lewatkan:
  • AHY: 100 Hari Pemerintahan Prabowo Berjalan di Trek Benar
  • KPU Tetapkan Pramono Anung-Rano Karno Jadi Pemimpin Jakarta Awal Januari
  • Gerindra Evaluasi Komunikasi Pemerintah, Akui Ada Penyimpangan Besar
  • Mendagri Tegaskan Kepala Daerah Wajib Dukung Program Nasional
Jokowi Korupsi Indonesia KPK OCCRP PDIP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRanking FIFA Indonesia Meroket, Ditutup di Posisi 127
Next Article Warga Pingsan di Perayaan Tahun Baru Bundaran HI, Disiplin Menurun Setelah Era Anies Baswedan

Informasi lainnya

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

26 April 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?

Islami Udex Mundzir

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Editorial Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi